
taemin sedang menemani istrinya yang sedang memakaikan baju pada sang putri usai mandi...
bibi rupa tersenyum βΊ senang melihat putrinya begitu bahagia dalam kehidupan rumah tangganya...
"ibu... kemana ayah.... kenapa belum kembali juga......." payal masih belum selesai dengan ke giatannya....
" nanti kalau sudah saatnya pulang...dia pasti juga akan pulang.... memangnya mau kemana lagi..... urus saja bayi kalian.βΊβΊ.. ibukan sudah bilang kalau ayahmu pergi dengan tuan lalsing.... mungkin sedang mengurus urusan perdagangan..pekerjaannya sekarang bertambah banyak..π€π€... usaha tuan lal dan tuan juho semakin besar....... kita harus bersyukur karena sekarang tidak perlu takut kelaparan atau kekurangan apapun lagi seperti dulu..... " bibi rupa mengingat dulu masa ketika suaminya harus dilengserkan..... awal mula kehidupan yang penuh kesengsaraan...
bibi rupa kemudian menghapus buih yang tak terasa keluar dari kelopak matanya....dia lalu tersenyum.......π
"aish.... kenapa jadi ingat yang sedih sedih..... .... saat kini kita harus mengisi hidup dengan kebahagiyaan..oh sampai lupa..kapan kalian akan mengadakan pemberian nama untuk si kecil....."βΊ....
"kami akan merayakannya dengan sederhana saya bu.... keadaan sedang tidak baik bukan......" ucap payal..menoleh pada suaminya
"......"..taemin hanya diam
"tanpa kau beri tahupun aku bisa menebak apa yang kau bicarakan waktu bersama ayahπ..... aku bisa mengerti.... dia pasti menghawatirkan aku ...keluarga kita..π..." payal begitu pengertian membuat taemin terharu lalu memeluk istrinya dari samping.....
"ibu.... terimakasih sudah memberikanku istri yang baik hati seperti payal..... aku sangat beruntung..."....πππ
"lepaskan... malu ada ibu...."payal mulai protes.
"kenapa... biar saja....." taemin masih bergeming....
"dasar anak muda ππ..." ..
π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦
pagi itu juho telah bersiap siap menaiki kapal... semua persiapan telah selesai untuk melaksanakan.... pelayaran yang indah
mereka berlayar bersama para pedagang yang berniat Berdagang di negara asing...chunso menepuk bahu bahu juhu untuk segera memerintahkan nahkoda kapal segera memulai pelayaran ...
"yang mulia... kita pulang...."
" ya. ... "
"ah sayang sekali taemin tidak bisa ikut dengan kita.... tidak ada orang yang bisa ku ganggu...membosankan.. .π€π€." chilsook tak sengaja menoleh ke arah juho...
"...." juho membalas tatapan chilsook sengan ekspresi datar
"(mana mungkin aku berani menggangu pangeran....π±π±π±..... terlalu berbahaya..)hehehe. .. damai...."
"dia sudah memiliki tanggung jawab baru atas keluarga kecilnya.... aku sudah menitipkan pesan pada gauri.... .. dia sudah dewasa... "...chunso memberi pengertian...
__ADS_1
"hhhh ....seperti sudah pernah berkeluarga saja.. jelas jelas panglima pria yang tampan.... itu pasti karena terlalu pemilih..... " ejek cilsook...
"ah. . ." paman chunso hanya diam. . .. sepertinya memang begituπππ
"a ... a atau janggan jangan ....(apa mungkin panglima tidak menyukai wanita...π±π±π±π±....)..." chilsook mundur satu langkah saat paman chunso berniat mendekat......
"kenapa melihatku seperti itu..... ash.....lama lama anak ini jadi tidak beres isi kepalanya... tentu saja aku pria normal.... dasar. ..." .... paman chunso memukul kepala chilsook dengan pedangnya
"adaw..... sakitπ΅π΅....." chilsook merasa kesakitan..
"itu agar kepalamu kembali normal. ...." paman chunso tampak puas
"normal apanya... bukanya normal... tapi malah jadi tidak waras...."...πππ
juho tersenyum melihat ke konyolan temannya.... hiburan gratis...
πππππππππππππππ
"putri zara balraj kumar tibaaaaaaaa...." teriak seorang pria yang melihat kedatangan putri zara
zara berjalan mendekat. . kemudian memberikan penghormatan pada yang mulia ratu.
"duduklah putri zara.... ... kuharap tidurmu nyenyak tadi malam....."βΊβΊratu tersenyum menyambut calon menantu idamannya....
"terimakasih ....ratu sungguh perhatian..."π
"...πππ( h h h.. )...."
"tidak ku sangka...pangeran jeet akan langsung menerima pernikahan ini.... kau sanggat cantik... pantas saja putraku begitu menyukaimu...aku senang dia sudah menemukan pasangannya....."
"ratu terlalu memuji.... jika dibandingkan ratu... aku sungguh tidak ada baiknya....".ucap ..zara
"kau memang, pandai membuatku senang... tapi tentu saja kau memang cantik..βΊ..aku ingin mengajakmu jalan jalan keliling istana.... maafkan jeet.... dia sedang mengurus hal penting...jadi tidak bisa terus menemanimu.... jadi aku akan menggantikannya untuk sementaraπππ... mari.... " ratu kemudian bangkit dan mulai berjalan ...
zara mengikutinya.... mereka berjalan berdampingan........
pengakrapan mertua menantu...... yah itu memang hal yang sanggat penting bukan.... jangan hanya mau dengan putranya.... tapi tidak dengan keluarganya...... πππ
bagaimanapun juga..istri atau suami tetap saja terlahir dari rahim seorang ibu..... bukanya dari bongkahan batu..... jadi maru sayangi mereka laksana orang tua sendiri..... jika ada ke tidak cocokan..... adalah hal wajar..... perjuangan memang
ππππ
π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦πππππ¦π¦π¦
__ADS_1
juho mengenggam benda milik ibunya ...(semacam gantungan ber bentuk kupu kupu berwarna peach.... disana ada inisial nama ibunya....."
"yang mulia pasti akan sangat bahagia saat bertemu pangeran nanti....π.(ternyata ada baiknya juga kerenggangan pangeran.dengan ...putri zara ...dia jadi teringat pulang.....saat ini mungkin adalah waktu yang baik untuk kembali......)..π....."
"aku sudah terlalu sering membuat ibu hawatir dan menderita.... entah apa ibu bisa memaafkan ku....ππ...."
"tentu saja.... dia akan melakukanya.....bukankah memang begitu tabiat seorang ibu ....."
"(paman juga senangkan bisa bertemu dengan ibu....).....h h h..... "
"apa aku salah bicara yang mulia....."....
"tidak..... .jika di fikir fikir...aku sudah lama sekali tidak berlayar.... dimana chilsook..aku tidak melihatnya...."...
" entahlah.... "
...............
............π€π€π€
"hoek.... hoek..... ... aigo..... ada apa dengan tubuhku.... hoek...hoeh......" chilsook berada di luar kapal... dia tengah berjuang melawan rintangan.yang berat....... badannya menolak misi pelayaran ini
"tuan.... anda baik baik saja.... aku membawakan ramuan untuk meringankan mabuk...π₯π₯πππ.." seorang anak buah kapal datang menghampiri chilsook yang terlihat duduk di lantai.....
"ah..... kenapa tidak dari tadi....aigo ....perutku....π¨π¨π¨..." chilsook memegangi perutnya.... dia menerima minuman itu kemudian mulai meminum ramuan itu........
"minuman ini sanggat manjur dan...."... pria itu mencoba menjelaskan tapi chilsook menyela kata katannya....
"astaga.... aku ini seorang tabib.... tidak perlu menjelaskan semuanya padaku... ..sudah sana....hm... terimakasih untuk ini.. π€¨π€¨π€¨... bawakan aku satu gelas lagi....π ini tidak cukup....." keluh chilsook lagi....
pria itu segera pergi menuruti kaa kata. chilsok.... dia tau bahwa pria itu datang bersama pemilik kapal.... mereka juga pernah bertemu sebelumnya saat memeriksa kapal... ..... .
" ah.... Apa dia bilang tadi...ππ.seorang tabib..... dia bahkan tidak bisa mengurus dirinya sendiri..... benar benar tidak bisa di percaya......πππ......" meski mengomel ...pria itu tetap pergi mencari apa yang diminta chilsook....
π΅π΅π΅π΅π΅π΅
"padahal saat pertama kali berlayar ke mari aku tidak mabuk begini..... sungguh menyedihkan.... untung saja taemin tidak ikut..... dia pasti akan mengejek ku habis habisan jika melihat ku tidak berdaya seperti ini..... ππππ.... ah.... ramuan ini ternyata manjur sekali...... ke mana paman tadi pergi....... kenapa lama sekali ......"..... keluh chilsook...
dia seharusnya banyak berterimakasih padanya karena telah membantu di saat yang kritis.... dasar anak muda....
"jika dia tidak segera datang.... aku tidak jadi saja memberinya uang.....π....."
..........ππππππ
__ADS_1
πππππππππππππππ
sikap chilsokk ini benar benar menggoda.... mengoda siapa saja untuk menjitaknyaπ€£π€£π€£π€£π€£..... ditunggu vote nya ya master master..... ππππππ