
semua orang menatap ke arah keluarga kerajaan yang telah berkumpul....raja kemudian memulai acara..menyambut semua yang sudah hadir disana... sementara zara dan ranjev mulai berbisik2...adik kakak itu justru sibuk dengan obrolan mereka... sesekali ranjev melirik calonnya ...
"kakak.. terimakasih..."
"untuk apa..."
"karna telah memberikanku kakak ipar yang cantik...lihat.. kalian akan sanggat serasi"
"kau ini.... setelah kakak giliranmu juga akan segera tiba.."
"haish...aku tidak ada rencana menikah muda.."
zara dan kakaknya masih kasak kusuk saat raja sedang melakukan pidato penyambutan seluruh tamu
"
"semua orang sudah memberiku hadiah... tapi adik ku sendiri justru melupakannya..."
"siapa bilang.. aku sudah susah payah mendapatkannya.... nanti juga akan ku berikan... tapi tunggu sampai acara selesai..."
"kenapa..?
"rahasia.. kalau ku beri tahu sekarang nanti bukan kejutan lagi.."
"baiklah... aku akan sabar menunggunya..."
" selain untuk memperingati hari ulang tahun.....hari ini putraku pangeran ranjev kumar akan resmi..bertunangann dengan putri jhanvi.." . raja memberi isyarat mempersilahkan pasangan itu mendekat...ke dua keduanya kemudian saling berhadapan...shagun membawakan cincin pertunangan...
"silahkan...." raja mempersilahkan mereka bertukar cincin... ranjev menyematkan sebuah cincinpada jari manis putri jhanvi... begitu pula sebaliknya.... semua tamu bertepuk tanggan
" selamat yang mulia..3x"..."..
"dengan ini persahabatan kedua kerajaan akan semakin erat..."
perjamuan kembali di lanjutkan.... makanan telah di siapkan ....raja balraj dan raja aveenas duduk berdekatan ..begitu juga para ratu... mereka menikmati hidangan sambil bercerita
"raja balraj..aku benar2 tersanjung kau mau menerima putriku sebagai menantu..kami tentu akan mendapatkan berkat yang banyak.."
"aku juga senang bisa menjalin kekeluargaan denganmu... sekarang kekuatan kita akan semakin kuat.... raja madhar akan berfikir 2x untuk berhadapan dengan kita..."
"ya..ya... itu benar... kita tidak perlu hawatir lagi dengan mereka..."
" kemudian... untuk pesta pernikahan... sebaiknya kita lakukan bulan depan... ada hari yang sangat baik untuk anak2 kita..."
"terserah padamu saja...apapun itu aku akan setuju..."...
"ini adalah hari bahagia... kenapa jadi membahas politik... kita nikmati saja hari ini..."
"kau benar ratu avantika... tapi mau bagaimana lagi... para lelaki setiap saat.. hanya itu yang ada di fikiran mereka ..."
__ADS_1
"hahhaha.... maafkan kami ratu... begitulah kami... membuat kerajaan semakin kokoh adalah hal penting.. jika tidak ..bagaimana rakyat akan tidur dengan nyaman..." raja avenas menimpali... pembicaraan mereka selalu diselinggi canda dan tawa.....
zara makan bersama kakaknya.. ditambah jhanvi yang ikut mengakrabkan diri...
"kakak ipar.. kuharap kakak ku tidak akan merepotkanmu setelah menikah"
"jangan bicara yan tidak2.."mendengar itu ranjevv jadi waspada
"memang kenapa..bukankah kau selalu saja menggangguku... setelah menikah kakak tidak boleh menggangguku lagi ...karna sekarang sudah ada kak jhanvi yang bisa kau ganggu..."
" jadi dia menikahiku karna itu.." jhanvi menyahut..mereka memang telah sering bertemu... sehingga tidak canggung lagi jika harus berbincang2 bersama
"jangan dengarkan dia... kadang2 adikku bicaranya asal..."
" ckckckck... dia sering membasuhkan air diwajahku ketika tidur...apa itu cara membangunkan orang dengan baik..."
"salahmu sendiri kalau tidur seperti orang mati.."
"kakak selalu mengomentari apapun bahkan hal kecil... kak jhanvi harus bersiap2 menguatkan hati... kalau tidak sesuai seleranya.. dia akan protes dan mengomel seharian... benar2 pemilih..."
"kalau begitu biar dia yang akan menyiapkan keperluanku... jika sesuai keinginannya .. maka dia tidak akan memiliki kesempatan untuk mengeluh..."
"ini makanlah yang banyak...jangan hanya bicara terus... "
"kaka mau membuatku jadi bertambah gemuk ya.. aku sudah makan banyak hari ini.."
"kalau sampai kurus..aku tidak bisa melakukan ini padamu... " ranjevvv mancubit kedua pipi zara cukup lama...
"hei.. tenagamu itu sudah seperti laki2 saja.. bersikap lemah lembutlah..jika tidak..tidak akan ada pangeran yang berani menikahimu..." mereka terus bercanda...menikmati indahnya kebersamaan keluarga
. πππππππππππππππ
dilain tempat lallsing masih mencoba bernegosiasi dengan chunso..
" jadi bagaimana...bisa kan..."
" juho tidak boleh terlalu mencuri perhatian.. kau tau sendiri kami memiliki alasan pribadi .untuk itu......"
"tolong pertimbangkan sekali lagi..sekali iniiiiiiii saja...putri zara sendiri yang memintanya..."
"kenapa tidak menolaknya..."
"aku sudah coba menolaknya... tapi dia tidak mau tau... putri mengancam akan mengacaukan semua usahaku jika terus menolak..πππ
mendengar nama zara disebut..tiba2 juho langsung memiliki ide.πππ.. ya .sebenarnya dia hanya ingin memastikan...zara yang dimaksud lallsing itu zara yang sama yang pernah bertemu dengannya atau bukan....
" baiklah..aku akan pergi...tapi dengan penyamaran... "
"juho.. "
"aku tidak akan sendiri kesana.... paman chunso yang akan menemaniku... paman yang akan menjadi pelukisnya disana..dan aku yang akan mengawal..."
__ADS_1
"aku.... tidak mengerti maksudmu juho...;?"
" nanti akan kujelaskan.... paman lal siapkan kumis dan jenggot palsu untuk kami..."
"akan kucarikan sekarang juga..." lall buru2 pergi...
setelah semua persiapan selesai.. juho dkk bergegas menuju istana raja...mereka harus bergegas.. perjalanan lumayan jauh....mereka ber 3 memacu kuda secepat mungkin... lallsing tidak bisa mengantar mereka karena damini sedang sakit.. sehingga kakarlah yang mengantar...
πππππππππππππππ
perjamuan telah selesai.. pihak wanita pun telah pulang.... sementara itu zara justru bolak-balik di dalam kamarnya... orang yan ditunggunya tak kunjung datang... padahal ini sudah hampir tengah malam
"kenapa tidak sampai2...awas saja kalau berani menipuku.. akan kubuat perhitungan.."
"adik..duduklah.. kau ini kenapa"
"sebentar kakak..tunggu sebentar lagi.. aku yakin kau akan senang dengan hadiah yang akan ku berikan..."
"baiklah...sebentar saja... kakak sudah lelahmmm"
TOK TOK TOK.... SESEORANG MEMGETUK PINTU
"nona... ada 2 orang datang mencarimu.. merwka membawa ini..." shagun menunjukkan sebuah plakat kecil.. milik zara
" akhirnya datang juga.... suruh masuk... ajak ke tempat biasa...aku akan segera menyusul.."
"baik.." ... shagun segera pergi ke gerbang utama ...
chunso dan juho telah sampai.. hanya saja..kakkarmenolak untuk ikut masuk.. diamenunggu di penginapan penduduk... setelah menunggu beberapa saat ..terlihat seorang wanita didampingi seorang prajurit datang
"prajurit... tolong rawat kuda mereka......"
mari tuan... silahkan ikuti aku... putri sudah lama menunggu kedatanggan kalian.."
juho dan chanso megekor dibelakang shagun.. mereka ber2 tampak kagum dengan bentuk..arstitektur kerajaan itu
"paman.. nanti aku akan membangun istana seperti ini di kerajaan kita sendiri" ucap juho menggunakan bahasa korea
"bagaimana caranya... pekerja di negara kita tidak pernah membuat yang seperti ini..."
"aku akan membawa pekerja dari sini..."
"lakukan apapun yang anda inginkan yang mulia .. aku akan terus mendukungmu..."
"aku akan segera membuat sketsanya.."
shagun hanya mendengarkan pembicaraan mereka... meski tidak mengerti apa yang mereka katakan... kedua orang asing itu memakai bahasa yang tidak shagun mengerti...melihat ke dua orang itu mengamati keadaan istana...mungkin mereka sedang mengagumi keindahan tempat itu...shagun hanya menyimpulkannya sendiri... dan memang benar itulah yang sedang mereka bicarakan.
ππππππππππβ€β€β€πππ
__ADS_1