
Tuan Kakkar terlihat terdiam saat melirik cincin yang ada di jari manis Zara , dia mengenali cicin itu. Ratu menyadari tatapan tajam Itu dan penasaran apa dia mengetahui sesuatu tentang rahasia di balik cincin merah yang di kenakan putrinya itu.
"Ada apa Panglima Darswan "
"Tolong jangan memanggilku dengan sebutan itu.. aku sudah lama meletakkannya di bawah kaki ku Ratu ..."ππ dia merasa tidak menyukai panggilan yang di tujukannya
"Aku tidak bermaksud menyinggung mu , tapi bagiku kau tetaplah seorang Panglima . maafkan aku jika kau menjadi tidak nyaman... "
"Ratu tidak perlu melakukan itu . . . " Tuan Darshwana Kakkar mengerti maksud sang Ratu , dialah orang pertama yang menolak pelengserannya sebagai panglima perang kala itu.
"Darshwan , kita sudah lama tidak bertemu . Apa yang terjadi padamu selama ini ? maaf aku tidak bisa membantu mu . aku pernah mencoba mencari keberadaan mu tapi tidak berhasil , Raja tidak membiarkanbku menemukan mu ..."
Mendengar itu Tuan Darshwana Kakkar termenung dia mengingat kembali masa lalunyaπ
Flash back
hari pelengseran panglima perang Darshwana Kakkar dengan tuduhan berat yaitu penghianatan.
Saat itu
Ratu percaya pada kesetiaan tuan Darshwana kakkar yang memang selalu menjunjung tinggi ke bajikan , bahkan Ratu sendiri yang akan menjaminnya . Tapi sekeras apapun pembelaan yang di berikannya tetap tidak bisa merubah apapun , Panglima Darshwana Kakkar tetap di lengserkan dari jabatannya dan di keluarkan dari istana dengan tidak hormat.
Ratu mengantarkan kepergian tuan Darshwana kakkar dan seluruh keluarganya keluar dari isana , mereka pergi bersama putra putrinya .Pergi tanpa membawa sepeserpun harta di tangan mereka.
Itu adalah hukuman yang di jatuhkan Raja atas tuduhan Penghianatan , sebelumnya ada petisi untuk menghukum mat? dirinya . Tapi mengingat besarnya jasa sang panglima maka hukuman itu tidak di jatuhkan kepadanya, dan di ganti dengan hujumanblain yang tak kalah menyengsarakan.
__ADS_1
Tapi Ratu bukanlah orang yang setega itu , diam diam tanpa sepengetahuan siapapun dia memberikan sejumlah uang yang cukup banyak kepada tuan kakkar untuk menyambung hidup saat menjadi rakyat biasa. Meski beresiko tapi ratu tidak perduli dengan hal itu.
Tuan kakkar masih mengingatnya , karena bantuan itulah dia bisa membeli sebuah rumah sederhana untuk keluarganya bernaung dan memiliki modal untuk menyambung hidup. Mulanya kehidupannya sebagai rakyat biasa berjalan lancar tanpa kendala apapun .
Hanya saja semenjak istrinya sakit sakitan semuanya menjadi sulit karena harus mendapat pengibatan yang rutin , karena penyakit yang di derita istrinya tidak kunjung sembuh perlahan uangnya mulai habis. Apalagi harus mengurus keperlian mereka sehari hari .
Sehingga tanpa di ketahui istrinya Tuan Kakkar mulai merampok para bangsawan , ataupun orang kaya dan menggunakan uang hasil rampasannya itu untuk menyambung hidup dan pengobatan istrinya. Dengan kemampuan yang di milikinya tentuitu bukanlah hal sulit.
Tentu saja dia melakukan aksinya dengan menyamar , dan semua kegiatannya itu mulai berhenti saat dia bertemu dengan Tuan Lall sing . Disitulah kehidupannya mulai berubah dan kembali normal.
Flash back of
" Apa gunanya mengenang masa lalu Ratu , dengan mengingatnya tidak akan mengubah apapun yang telah terjadi di sana . benarkan tuan putri ?ππ" ucap Darshwana kakkar seraya menatap tajam putri Zara, entah kenapa dia ingin mendengar sesuatu dari wanita iti secara langsung.
"eh..πΆπΆ. " Zara sedikit tidak mengerti akan arah pembicaraan itu , entah fikiranya ada di mana sekarang.
"Tidak , kami hanya pernah bertemu dua kali . dan hari ini adalah kali ke duaku bertemu dengan tuan putri , tapi aku mengenal dengan sangat baik pemuda yang memberikan cincin merah itu pada putri Zara . " π
Mendengar itu Ratu jadi terkejut dan akhirnya Zara mengerti arah pembicaraan tuan Darshwana saat ini. tentang masa lalu yang tidak bisa di ubah , tentang kesalahannya yang sangat fatal.
Tentang sebuah cinta dan penghianatan, tentang perbuatannya yang membuat malapetaka pada satu satunya pria yang benar benar di cintainya dengan sepenuh jiwa dan raga. ππMata Zara mulai sembab dan air yang tertampung di sana perlahan mulai menetes keluar, dengan mengingatnya saja hatinya sudah sesakit ini.
"Zara... " Ratu segera mendekati putrinya yang mulai menangis dalam diam .
"Aku tau putri sudah bertunangan dengan Pangeran Jeet Singh , tapi melihat Ratu membiarkan Putri Zara mengenakan cincin lain dan melepaskan cincin pemberian pangeran Jeet aku yakin Ratu sedikit banyak tau tentang Juho , apa aku benar ? " Tuan Darshwana menatap ke dua wanita itu bergantian
__ADS_1
" Ya , Zara sudah memberitahukan itu padaku . putri ku sangat menyesal dengan tindakannya, kau mengenal pemuda itu ?? "
" Ya , aku mengenalnya sejak pertama kali dia menginjakkan kakinya di tanah kerajaan ini. Sudah bertahun tahun yang lalu , dia juga murid ku . Aku sudah menganggapnya seperti putra ku sendiri , aku tau segalannya tentang dia ."
Zara hanya terdiam mendengarkan pria itu yang mulai bercerita panjang lebar tentang pria kecintaannya.
" Dia anak yang hebat , apa putri fikir aku tidak tau saat Juho mulai mengejar mu . Aku tau itu , dan aku sengaja membiarkannya karena pria itu memang pantas untuk tuan putri , maafkan aku Ratu karena bersikap lancang seperti ini . Aku tau bahwa aku tidak berhak mengatakan hal itu mengingat aku bukanlah siapa siapa bagi putri Zara . Tapi aku di sini karena aku perduli dengan keturunan mendiang Raja terdahulu , aku tidak akan membiarkan Juho mendekat jika dia memang tidak layak . "π€¨
Ratu mengerti dengan sikap Darshwana yang begitu protektif pada penerus kerajaan , itu adalah salah satu sumpahnya pada kakek Zara.
"Jika di bandingkan dengan pangeran Jeet , Juho jauh lebih layak untuk putri Zara meskipun dia bukan seorang pangeran atau bangsawan. Ratu bisa membuktikannya sendiri jika saja Juho masih ada di sini. Bahkan jika seluruhkerajaan mengadakan sayembara untuk putri putri mereka tentu Juho akan keluar sebagai pemenang"
"maafkan aku ... " Zara terus menitikkan air matanya karwna merasa sangat sedih, sisi lemahnya begitu terlihat saat ini ππ
" aku yakin dia juga sudah tau jika putri mencampurkan sesuatu di minumannya , tapi tetap saja meminumnya . Ya dia menjadi bodoh karena cinta ..."
Mendengar itu Zara menjadi tercekat... Benarkah hal itu?? Ratu juga ikut terkejut. Dia menjadi penasaran dengan pria itu.π³
"Juho adalah pria yang sangat tau bagaimana memperlakukan wanita dengan baik , Juho bukan hanya cerdas . Dia lebih dari itu, anak itu istimewa . . . aku yakin putri juga telah melihat beberapa kelebihannya meski belum semua . . . Dia sudah menunggu bertahun tahun berlatih sekuat tenaga untuk memantaskan diri ketika pada waktunya menemui mu."
........
Shagun berjalan mendekat kearah mereka membawakan minuman ke sana.
"Juho sudah berusaha sangat keras untuk bisa menarik perhatian tuan putri , dan untuk seluruh pengorbanannya dia harus mendapat penghianatan . "
__ADS_1
ππππππππππππππ