
malam itu juho membaca sebuah gulungan yang diberikan chunso.... senyum di wajahnya mulai merekah... chorong yang duduk di pangkuan pemuda itu tampak nyaman bersama tuannya..
" yang mulia.. besok kita akan berburu di hutan.. .. kakkar akan ikut bersama kita...mempelajari wilayah ini cukup penting supaya lebih mengenali daerah yang kita tempati sekarang..." chunso mempersiapkan senjata yg akan dibawa besok..
"besok yang mulia harus berusaha mendapat buruan yang banyak.. maaf aku tidak bisa membantu... beberapa hari ini paman lall mendapat banyak pelanggan ...ini kesempatan bagus untukku belajar..."
"alasan.. bilang saja kalau kau punya alasan lain ..." taemin membawakan minuman ke meja juho
" bawakan minuman untukku juga..."
"gunakan kakimu sendiri dan ambil sendiri di sana...aku hanya melayani yang mulia saja.. yang mulia... ini ramuan untuk menambah kebugaran tubuh..."
"jangan lupa aku yang memberimu racikan itu"
"ya..lalu akulah yang memasaknya.. terserah mau kuberikan pada siapa..." juho hanya menggeleng2 kan kepalanya melihat perdebatan ke 2 temannya ..mereka memang tidak pernah akur
"kalian selalu bertengkar seperti para wanita. gudakan waktu luang untuk terus berlatih..selain tugas dari yang mulia..kalian harus tetap meningkatkan kemampuan bela diri...supaya bisa melindungi yang mulia.." chunso menimpali....
malam kian larut.. semua orang telah tertidur kecuali chunso...dia menatap juho lekat2.. seorang pangeran dari wanita yang pernah singgah dihatinya... ... juho terlelap di temani chorong.. mungkin dia menganggap juho sebagai induknya...
๐KEESOKAN HARINYA๐
chunso.kakkar dan juho telah sampai di tempat tujuan
mereka memulai perburuan.. . ..beberapa saat kemudian chunso melihat sesuatu bergerak2 di depan sana... seekor kelinci sedang menikmati rumput segar..
chunso memberi tanda pada juho.. juho bersiap memanahnya..dan terang saja anak panah berhasil mengenai sasaran.. setelah anak panah dicabut.. juho menyerahkan kelinci pada kakkar..kakkar mengikat kelinci tak bernyawa itu dan digantung di pinggangnya...
perburuan dilanjutkan lagi..mereka semakin masuk ke dalam hutan..sudah cukup lama tapi yang mereka cari masih belum terlihat...
beberapa saat kemudian
" sssst...".. chanso memberi isyarat pada juho dan kakkar... ada seekor rusa di depan mereka...
(dalam perburuan kali ini memang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan juho dalam memanah..jadi hanya dia yang akan membidik sasaran..) juho mempersiapkan anak panahnya untuk di tembakkan....
" krekkkk".. tanpa sengaja dia menginjak dahan kering..alhasil rusa itu menoleh..kemudian mulai berlari.. mereka ber 3 mulai mengejarnya.... sesekali anak panah dilepaskan..tapi meleset...
__ADS_1
"juho.. ini akan mengasah kemanpuan memanahmu ...dengan buruan yang terus bergerak ...." teriak chunso
"jangan sampai lepas.." kakkar ikut berteriak..
juho menjadi lebih bersemanggat dan menambah kecepatan larinya... hingga tanpa terasa juho telah masuk jauh ke dalam hutan...
juho meninggalkan chunso dan kakkar jauh dibelakangnya...
"lumayan cepat.." kakkar memuji kecepatan berlari muridnya itu
" kita terpisah... "
" tidak perlu hawatir... dia akan menuntun kita pada juho...".. kakkar memerintahkan anjing yang dibawanya mengendus saputanggan milik juho...kemudian anjing itu mulai melacak...
"ayo ikuti dia.."
sementara itu juho terus berlari sambil bersiap2 membidik... dannm..." JLEBBBBBB"
setelah bersusah payah panah itu berhasil menggenai sasaran...
" berhasil...." juho melihat rusa itu terkapar langsung menyongsongnya...tapi rupanya rusa itu masih bisa bergerak... sementara anak panah juho tinggal satu... dia harus menggunakannya denggan baik...
" merampas buruan orang lain itu bukan hal baik..." juho menegur orang yang hendak mengambil rusa yang di dapatnya dengan susah payah.. orang itu mengenakan penutup wajah dari kain... sehingga juho tidak bisa melihat wajahnya.. dia memperhatikan juho sejenak....
.
"aku yAng sudah memanahnya lebih dulu..."
"apa... janggan bercanda... aku sudah mengejarnya dari tadi..dan tiba2 kau bilang ini milikmu....jelas2 rusa ini milikku .. anak panahmu cuman 1..dan yang dua itu milikku..l"juho masih tidak mau menggalah.. di tubuh rusa terdapat 3 anak panah..2 diantaranya milik juho..dan yang satu milik orang asing itu.. dilihat dari corak batang anak panah sama denggan anak panah yang tersisa milik orang misterius tsb...
bukanya menyerah .. dia justru hendak membawa lari hasil buruan juho... tentu saja juho tidak membiarkannya dgn mudah ..perkelahian tidak dapat di hindari lagi..mereka lalu berkelahi..juho mencabut pedangnya.. suara pedang beradu.. memecah keheninggan
juho terus menyerang dan ketika ada kesempatan dia menarik kain yang menutupi wajah musuhnya... orang itu mundur kebelakang... kain hitam yang menutupi wajahnya telah hilang... juho terbelalak melihat orang itu adalah orang yang sama yang telah memberinya apel tempo hari...rambutnya yang panjang berwarna hitam ..tergerai indah..
"nona...kau lagi rupannya....." juho tersenyum melihat gadis itu
"kembalikan rusaku..."
"rusamu.....rusaku maksudmu...ambilah kalau bisa ... ."juho menggejek
__ADS_1
"jila tidak mau memberikannya baik2 akan kuambil secara paksa...." zara mulai menyerang juho lagi...
"tidak kukira .. gadis cantik sepertimu bisa bermain pedang..." juho meladeni seranggan itu denggan senang hati... -....permainan pedang juho terlihat sudah lihai bisa mengimbanggi gadis itu..
"eh siapa dia..." gadis itu menoleh dan tak.. juho memukul pelan tanggan lawannya membuat pedang gadis itu terjatuh...
"kk kau curang...." gadis itu terkejut... menunjuk kesal... juho langsung memunggut pedang itu..
"dalam pertarunggan hanya ada menang dan kalah..tidak peduli dengan cara apa... salahmu sendiri percaya ucapanku..."
"dasar menyebalkan.... kembalikan pedangku...".
saat mencoba mendekat juho sudah siaga menggalungkan pedangnya ke leher zara... gadis itu tersentak..
" kau.... benar2...... apa kau masih mau bertarung dengan wanita yang sudah tidak bersenjata lagi...?..."
"kenapa tidak... kau tetap lawanku saat ini.."
"dasar tidak tau malu.."
"hati2 denggan ucapanmu... aku bukan pria yang akan berbelas kasih..meski pada wanita". juho mencoba menakutinya.. dia terus berjalan maju hingga zara harus mundur hingga tertahan pada pohon. besar di belakangnya
"apa yang mau kau lakukan..;?.." zara mulai gugup...juho diam dan semakin mendekat tatapannya masih menatap tajam pada zara....jarak mereka semakin terkikis...jantung zara berdegub kencang...entah kenapa.. zara seolah tidak bisa bergerak... tubuhnya membatu...
"juhoooo....".. dari jauh terdenggar seseorang berteriak...
"itu pamanku... dia jauh lebih kejam... sebaiknya kau pergi dari sini diam2..." juho membisikkan tepat di telingga zara... pedang gadis itu di kembalikannya..lalu menarik zara kebelakang pohon..menyembunyikannya disana...
suara anjing menggonggong semakin dekat diiringgi 2 orang di bekakanggnya...
"sampai jumpa lagi...".. juho mengedipkan matanya.. kemudian berjalan pergi meninggalkan zara yang terbengong2...
"aku disini..." juho berjalan maju... sedang zara tetap bersembunyi
๐๐๐๐.... ....๐ by friate ceri...๐๐๐๐
๐duillah... bisa2nya ngambil kesempatan dalam ke kagetan.. babang juho... kalo mau pdkt... pake kembang kek๐น..yang berkilau2..kaya yg dipajang di toko yang ono nohhh......kalo ngatau biar ane anter ke tempatnya...sekalian minta di beli in๐๐๐ bukannya main todong... auto dilempar pake ayat ruqyah... biar setan konsletnya cepet ngacir...๐๐
......disini ceri ceria... ya salammmmm๐
__ADS_1