
Pangeran menghapus air matanya yang sempat mengalir dan segera pergi menuju kediaman pribadinya langkahnya begitu cepat dan terburu-buru.
Pelayan dan penjaga di luar kediama permaisuri hanya bingung saat melihatnya pergi ,wajahnya yang suram membuat mereka takut bahkan meski hanya untuk memberikan hormatnya .
Apa ada sesuatu yang salah ?setelah pangeran sadar auranya semakin kuat dan menakutkan. Tidak biasanya pangeran berwajah semengerikan ini ketika selesai berkunjung kemari , pasti ada sesuatu yang tidak benar .
Mereka tentu tidak bisa melihat jejak air mata Pangeran Karena sudah ia hapus dengan baik .
Setelah mengetahui informasi keberadaan Zara istrinya ia tidak mau menunda waktu lagi , dia berniat langsung menyusulnya saat ini juga .
Setibanya di kediaman pribadi pangeran segera menuju kandang chorong ia segera memakaikan pelana khusunya.
Chilsook yang sempat berpapasan dengan pangeran Seong Jun langsung tau jika ada hal besar yang sedang terjadi saat ini.
Pangeran Seong Jun segera menaiki chorong.
shagun yang tengah menggendong pangeran Ji hun bisa melihat pangeran Seong jun yang kini berada di atas punggung singga jantan raksasa itu.
Tidak biasanya
Biasanya pangeran akan langsung menemui putranya tapi saat ini tidak. Bahkan chilsuk ikut menggeleng menandakan ia juga tidak tau apa yang sedang terjadi sekarang.
"Aku pergi sebentar , jaga putra ku . aku akan segera kembali โ Ucap pangeran seraya menatap chilsook tajam
Kemudian pangeran segera memacu chorong dengan cepat , ia sudah tidak sabar bertemu Zara dan putra keduanya.
Dayang dan prajurit yang berpapasan dengannya segera menyingkir dari pangeran tampak gagah perkasa saat menunggangi singa jantan itu.
Pangeran Seong Jun bahkan tidak menghentikan lajunya saat berpapasan dengan yang mulia raja. Dia sedang di kejar waktu.
Pangeran memacu chorong dengan sekuat tenaga, singga itu seolah tau keinginan tuanya hingga ia melaju dengan kekuatan penuh
"buka gerbang nya " Teriak pangeran dari kejauhan
Penjaga pintu segera membukakan pintu dengan cepat , pangeran melesat meninggalkan istana kerajaan dan melaju menuju istana Surya.
Di sepanjang perjalanan tidak ada yang tidak memperhatikan sang pangeran yang menunggangi singga raksasa itu .
Di sepanjang jalan yang ramai pangeran sedikit memelankan lajunya untuk memberikan waktu bagi mereka menyingkir dari jalan .
Dan tentu saja tanpa di minta mereka segera menyingkir, mereka tampak takut dan terkejut saat melihat seekor singa putih itu ,namun lebih terkejut lagi ketika melihat ada seorang pria yang duduk di atasnya.
Dari pakaiannya aja sudah tampak jika pria tampan itu bukan orang biasa , itu pasti salah seorang yang penting . Apakah dia bangsawan? Tapi mereka bahkan belum pernah melihatnya.
Baru kali ini mereka melihat hal luar biasa ini , bagi rakyat yang belum pernah melihat pangeran Seong Jun sebelumnya menjadi bertanya tanya . Siapa pria hebat itu.
__ADS_1
"Aigooo siapa dia ?" ucap seorang pria
" Apa ini ilusi mata ? Bagaimana mungkin ada manusia yang bisa menunggangi singga seperti seekor kuda ? Tidak bisa di percayaโ
" Dia pasti orang yang sangat hebat ?"
" Ya benar , bahkan belum pernah ada orang yang bisa melakukanya sebelum ini"
"Tapi ini menakutkan juga , lihat singannya sangat besar . Ahh aku dengar beberapa waktu yang lalu ada singa yang mengamuk. Apa itu dia ?
Rakyat menjadi gaduh
Panglima Chanso baru saja tiba dan ia Langsung mendapat laporan dari chilsok yang mengatakan bahwa pangeran Seong Jun jadi sangat aneh barusan . ia mengatakan apa yang barusan dilihatnya
Tanpa menunggu waktu paman Chanso segera pergi menemui permaisuri , mungkin permaisuri mengetahui sesuatu. Tidak ada salahnya dia bertanya
Di kediaman permaisuri
Permaisuri Masih menangis bahkan dayang Choi dan so Hwa ikut menangis.
Sementara pangeran ji Yoong tampak memijit pelipisnya karena terkejut dengan apa yang sudah ibunya lakukan.
Menyembunyikan kenyataan bahwa kakak iparnya ternyata masih hidup , keponakan keduanya juga selamat. Dia bisa mengerti kenapa kakaknya yang dari dulu selalu patuh itu menjadi begitu marah .
Dan lebih tidak di percayanya ibu mereka bakan sengaja menyembunyikan fakta ini dari kakaknya alih alih memberi tahu kabar bahagia ini.
Bahkan tetap menikahkan kakaknya dengan Nona Moon geoung young , ia jadi kehabisan kata kata. Meski sedikit banyak ia tau alasannya tapi tidak seharusnya menyembunyikan hal ini dari kakaknya.
Bahkan pangeran ji Yoong juga ikut merasa kecewa , kenapa ibunya berani memilih jalan sulit ini .
"Ibu apa yang sudah ibu lakukan ?โ Pangeran Ji Yoong menjadi frustasi
"Permaisuri apa yang terjadi" Panglima Chanso langsung membuka pintu dengan tergesa,
Dia bisa melihat permaisuri Myung hee yang masih menangis begitupun dengan ke dua dayangnya.
Pangeran mahkota Seong ji Yoong jug tampak memejamkan matanya karena frustasi. Ada apa ini
"Chanso dia sudah tau segalanya , dia sudah tau " Ucap permaisuri di sela sela air matanya yang terus mengalir
Degh . . . Inilah yang dia takutkan
Sejak awal Chanso memang tidak menyetujui tindakan ini namun ia juga tidak bisa berbuat apapun karena permaisuri begitu bersikeras .
"Bagaimana dia bisa tau? APa yang mulia sudah memberi tahu pangeran Seong Jun ?"
__ADS_1
"Aku belum mengatakan apapun โ
Astagaa apa jangan jangan pangeran mengetahui ini karena kemampuan spesialnya . Sudah pasti begitu , arghh ini sungguh tidak baik.
Bisa di pastikan saat ini pangeran Seong Jun sedang dalam suasana hati yang sangat sangat buruk, melihat bagaimana permaisuri menangis sudah membuktikan jika semua sedang tidak baik baik saja . Dia harus menyusul pangeran sekarang
"Saya sudah memperingatkan ini sebelumnya yang mulia , sebaiknya anda mempersiapkan diri saat pangeran kembali nanti . Itupun jika dia memang ingin kembali kemari , pangeran jaga ibu anda dengan baik " Chanso segera pergi dari sana.
Yang tidak mereka sadari ternyata dari tadi yang mulia raja ada di luar kamar dn mendengarkan pembicaraan mereka . Raja juga datang ke mari untuk menanyakan tentang pangeran Seong Jun pada permaisurinya.
Namun dari yang ia dengar begitu ambigu dan dia masih belum tau apa m masalahnya ,yang jelas bukan hal biasa.
Saat keluar tuan Chanso terkejut melihat kehadiran yang mulia raja , namun ia tidak punya banyak waktu. Tuan Chanso segera setelah memberikan penghormatan ada Raja.
"Permaisuri apa yang sebenarnya terjadi"
๐ข
Di kediaman Ratu juga dengan cepat mendapatkan informasi ini dan mulai bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi ? Apa dia sudah melewatkan sesuatu?
Melihat pangeran Seong Jun yang meninggalkan kediaman ibunya dalam keadaan marah ia menjadi berharap jika masalah ini akan menguntungkan dirinya.
Jika sampai pangeran memiliki keretakan hubungan dengan putra sulungnya tidak mungkin dia tidak bahagia
๐ข
Kembali ke kediaman permaisuri
Setelah beberapa saat permaisuri telah selesai menceritakan segalanya , pangeran dan Raja menadi terkejut dengan tidakan ekstrem permaisuri Myung Hee
"Sebagai ibunya bisa bisanya kau melakukan hal ini !!Dia sudah membentangkan jarak begitu jauh dengan ku karena membela mu. Dia begitu mencintai dan mempercayai mu sampai mengorbankan hatinya dan lihatlah apa yang ka lakukan sekarang padanya?
Permaisuri , apa kau tidak takut putra mu juga melakukan apa yang dia lakukan pada ku .
Tidak mengangapmu ibunya lagi? ?"
Raja tidak habis pikir hingga ia ikut mencengkeram meja dengan kuat , bahkan ia sebagai seorang raja tidak akan berani melakukan hal itu pada putranya .
Dia sudah belajar dengan masa lalu dan tidak ingin menambah jarak lagi namun permaisurinya itu justru begitu tega dan berai ! Jangan salahkan jika putranya tidak akan sama lagi
Mendengar perkataan Raja seketika permaisuri jadi tersentak , tidak ! Bukan Ini yang dia harapkan
๐ ๐ช๏ธ Permaisuri kau sudah memicu badai tidak berujung dengan putra tercinta mu , ah kak cery jadi ikut gemeshh sama permaisuri ini
Kan babang Juho jadi ke cueww wa berat , kadang sikap orang tua juga bisa memicu anak menjadi durhaka . Tau ah pusingg . Duh bakal nambah banyak buat namatin buku ini kayaknya ๐ข๐๐๐๐
__ADS_1