The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Singa ini adalah tunggangan ku


__ADS_3

Chorong melangkahkan kakinya ke suatu tempat , matanya yang ganas melihat ke sekeliling.


sedang pangeran Seong Jun mengetahui tidak ada chorong di sana menjadi semakin gusar , dia sempat melihat seorang prajurit yang sedang sekarat kemudian pangeran melompat turun dari atas kuda dan segera menghampirinya.


" Kemana singa itu pergi ? "


Prajurit itu sudah tidak mampu lagi bicara tapi ia sempat menunjuk ke suatu arah dengan tangannya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.


Pangeran kini tau ia harus pergi ke mana sekarang.


💢


Chorong masih terus berjalan di kawasan istana yang tampak sepi , tapi binatang itu bisa merasakan jika ada orang lain di sekitarnya.


Sekelompok prajurit bersembunyi dan bersiap untuk menembakkan semua anak panahnya karena mustahil jika harus berhadapan dengan singa itu secara langsung.


Raja yang juga ada di sana ikut merasakan ketegangan ini.


sementara itu di luar istana chanso masih bertarung dengan musuhnya , pria yang cukup tangkas hingga mampu mengimbangi setiap serangan yang ia lancarkan.


Chanso menatap mata musuhnya dengan penuh kemarahan ,ia yakin bahwa pria itu adalah biang keladi dari semua masalah yang sudah terjadi.


Panglima Tae gwa mulai merasa lelah menghadapi chanso , gelarnya dulu sebagai panglima perang meski masih di usia muda memang bukanlah isapan jempol belaka.


Sebelumya Tae Gwa saat melihat singa besar itu merasa ngeri sekaligus terkejut , untuk apa binatang buas seperti itu di bawa ke dalam istana ? Apa motif sebenarnya dibalik semua ini ?


Dia harus mencari tau lebih lanjut , sebagai pelindung istana dalam ia harus segera pergi dari sini karena pasti di dalam istana kini sedang ada kekacauan .Tadi ia sempat melihat singa itu lari ke arah istana saat menghindari penyergapan .


Chanso bersiap menyerang lagi namun sayang Tae Gwa yang licik itu melemparkan banyak pasir ke wajahnya hingga membuat penglihatan Chanso bermasalah.


Tae Gwa memberi isyarat pada orangnya yang tersisa untuk mundur segera, dan merekapun segera pergi secepat mungkin.


Sementara orang orang yang bersama chanso hanya tinggal empat orang saja yang masih hidup meski menderita beberapa luka di tubuhnya.


Dari delapan orang hanya empat yang tersisa, mereka orang yang cukup terlatih namun lawannya juga tidak bisa di pandang sebelah mata.


Chanso tampak memegangi matanya yang terkena pasir setelah bertarung dengan pria misterius yang ia yakin dia adalah orang yang sama yang dulu pernah menyerang putri Zara saat pertama kali datang ke kerajaan ini.


Tuan Chanso tidak akan pernah melupakan tatapan mata penjahat yang sudah membuat penderitaan bagi pangeran Seong Jun.


Pria itu sangat licin seperti belut, argh dia lolos lagi ,benar benar sial .

__ADS_1


Di tempat lain pertarungan masih berlanjut.


Tae sung sebelum pergi memberi isyarat pada beberapa orang yang sejak tadi bersembunyi untuk mulai bergerak .


beberapa anak panah tampak melesat ke arah tuan kakkar dan kelompoknya , melihat ada sedikit celah Tae sung segera bergerak ke arah berlawanan untuk melarikan diri .


Semua orang yang di bawanya telah banyak yang tewas dalam penyergapan ini.


💢


Pangeran Hajong tengah bersiap dengan anak panahnya , ia yang sempat mendengar keributan akhirnya ikut datang karena menghawatirkan ibu dan moon geoung saat tau bahwa ada singa yang berjalan ke arah mereka tinggal.


Pangeran Seong Jun dari kejauhan bisa melihat chorong setelah mencari ke beberapa tempat , ia juga melihat sejumlah besar pasukan pemanah yang bersiap menembakkan anak panah ke arah chorong.


Anak panah kemudian mulai di lepaskan setelah pangeran Hajong memberi perintah


Pangeran Seong Jun melompat dan menarik urumi yang selalu ada di pinggangnya.


Ia mengayunkan kedua pedang lentur itu dengan cepat hingga bisa menangkis semua anak panah yang terbang kearahnya Dan Chorong.


Melihat pangeran Seong Jun ada di depan sana seketika nafas raja seolah tercekat , putranya menerjang puluhan anak panah yang di siapkan untuk melumpuhkan singa itu.


,"hentikannnn " Teriak Raja pada semua prajurit pemanah


Pangeran Seong Jun sedikit terengah , terlambat sebentar saja entah apa yang akan terjadi pada Chorong.


"pangeran apa yang kau lakukan pergi dari sana , binatang itu sangat berbahaya " teriak seorang pemimpin pasukan


Namun pangeran Seong Jun mengacuhkannya dan malah berbalik , ia melihat Chorong yang berdiri tak jauh darinya . Singa itu menunjukkan gigi gigi tajamnya dan meroar


Orang orang menjadi takut akan suaranya , pangeran melihat ada beberapa anak panah yang tertancap di tubuh Chorong akibat dari penyerangan penyerangan sebelumnya.


Singa jantan berwarna putih itu langsung melompat ke arah pangeran Seong Jun.


"Pangeraaaaannn ”


"putra kuuuu ”teriak raja bersamaan dengan orang orang di sana saat melihat singa itu akan menerkam pangeran Seong Jun.


Namun apa yang mereka takutkan ternyata tidak terjadi sama sekali , mereka justru melihat singa itu menggosokkan kepalanya pada pangeran Seong Jun layaknya seekor kucing yang minta di belai.


Pangeran Seong Jun mengelus kepala singa putihnya dan memeluknya .

__ADS_1


Semua orang di sana sangat terkejut melihat pemandangan itu , apa mereka tidak salah lihat .


Panglima Tae gwa yang baru saja datang juga tak kalah shok melihat pemandangan tak biasa itu.


Panglima licik itu sangat cepat mengganti pakaiannya agar bisa sampai ke tempat ini tepat waktu.


"Chorong apa yang kau lakukan , lihat kekacauan karena ulahmu sudah membuat keributan "


Pangeran mendekati anak panah yang menancap di tubuh singanya, ia mengelus tubuh chorong sejenak.


" Aku akan mencabutnya , tahan sebentar " Seakan mengerti singa itu langsung merebahkan tubuh besarnya .


Dengan gerakan sangat cepat pangeran Seong Jun akhirnya bisa mencabut dua anak panah dari tubuh chorong.


Dan singa itu hanya sedikit mengeram karena merasakan sakit .


Pangeran lalu membuang anak panah itu , dan melihat ke arah sekeliling yang tengah menatapnya dengan berbagai arti.


"Pangeran "


Pangeran Seong Jun berjalan ke arah raja di ikuti singa putih di belakangnya hingga membuat mereka memundurkan langkah kakinya karena ketakutan.


"pangerannn anda di sini "chanso dan orang orangnya akhirnya sampai dan langsung menghampirinya.


"Maafkan kelalaian kami yang mulia , ada beberapa orang yang menyerang kami saat mendekati gerbang istana " lapor tuan chanso


"Hmm aku mengerti, Raja maafkan kelalaian ku "


" pangeran Seong Jun , singa ini ? " Raja menatap putranya dalam


"Dia adalah singa tungangan ku ”


Jeduarrrrrrrr


mereka semua tampak membelalakkan mata nya mendengar itu , tunggangan ? Seekor singa raksasa? AA mereka tidak salah dengar ? Astagaaaaaa


Melihat kemampuan pangeran menghalau puluhan anak panah saja masih menyisakan keterkejutannya apalagi iniiii


" Kakak apa yang kau katakan " ucap pangeran Hajong tak percaya dengan pendengarannya.


"Kau tidak salah dengar pangeran hajong , singa ini adalah milikku yang sengaja aku bawa kemari untuk menjaga kediaman putra ku. "

__ADS_1


__ADS_2