The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Chorong , Si Buas yang Bertuan


__ADS_3

Juho tampak memanggil Chorong yang berada tak jauh dari tempat mereka saat ini , Zara dan Juho segera menaiki binatang buas itu dan mulai pergi ke suatu tempat .


" Kenapa kita tidak naik kuda saja ? "


" Masih belum terbiasa dengan Chorong ? dia tidak akan mengigit mu tenang saja "


" Aku hanya sedikit takut saja ,bagaimanapun juga dia adalah binatang buas " Zara tentu saja merasa hawatir akan fakta ini ,


" Dia adalah bagian dari kehidupan ku , aku merawatnya dari kecil . Mungkin dia sudah menganggapku sebagai induk nya "


" Apa dia tidak pernah menyerang orang sebelumnya ? "


" Tentu saja , aku mengajarinya dengan baik . Aku selalu berkeliling hutan dengan Chorong , Dia lebih kuat cepat dan tangguh "


"Dan satu lagi "


"Apa ? " tanya Juho penasaran


" Menakutkan "


" ... πŸ™‚" Juho hanya terkekeh mendengar ucapan Zara


" Juho kita mau kemana ? "


"Kau sudah cukup istirahat , bagaimana kalau kita pulang " Ucap Juho


" Hm ... baiklah "


"Pulang menemui Maharaja dan Ratu "


" Kau mau mengajak ku pulang menemui orang tuaku , kau bilang kita akan pulang besok ?" Zara tampak terkejut mendengar penuturan Suaminya itu

__ADS_1


"Jadi kau tidak mau ? "


" Bukan begitu , kau sering kali merubah rubah rencara sampai aku tidak bisa menebaknya " Sepertinya ini adalah salah satu Kebiasaan suaminya yang baru dia ketahui ,senang sekali merubah rencana hmn , entah bagaimana perasaan orang orang yang ada di sekitarnya saat menghadapi sikap suami tercintanya itu.


" Memang itu tujuan ku agar tidak mudah terbaca , jadi bagaimana ? "


" Ayo kita pulang , tapi tunggu . . apa kita akan ke istana dengan bantuan Chorong ? maksud ku apa itu tidak apa apa kita kesana dengan dia apa orang tidak akan takut nanti ? "


" Tentu saja dengan Chorong . . . jika menaiki chorong akan jauh lebih cepat.. tidak perlu memikirkan apapun ada satu keuntungan lain jika memiliki Chorong , tidak akan ada yang berani mencurinya ...., ayo " yah tentu saja, mana ada orang waras yang berani mencuri tunggangan se berbahaya Chorong , bisa bisa langsung di terkam dan di jadikan santapan untuknya. Cari masalah


" Bagaimana jika ada yang tetap menginginkan Chorong ? mungkib saja bukan "


"Itu tidak akan terjadi , Chorong hanya patuh pada ku "


" Hmn ... terserah pada mu saja " Akhirnya Zaea menyerah juga , dia benar benar mendapat lawan sepadan untuk sekedar berdebat


" Chorong ... ayo tunjukkan kemampuan mu...hya...."


Beberapa saat kemudian Juho sampai di pos ke 2 dia segera menemui anak buahnya , sahil yang mengerti isyarat Juho segera datang dengan membawa seekor burung yang biasa mereka gunakan untuk berkirim pesan dengaan orang lain yang ada di tempat yang Jauh.


Maklum y soalnya pada zamannya babang Juho kan belum ada yang namanya setan gepeng alias hp buat sms telfon atau whats up. jadi nga hawatir harus beli pulsa ato ku wow ta...kuota. hehehehh


Tampak Juho menyerahkan selembar kertas kecil pada sahil , setelah memasukkannya ke tempat yang di sediakan sahil segera melepaskan burung pembawa pesan itu agar segera pergi ke tempat tujuan .


Zara sempat menanyakan perihal pesan itu pada Juho , dia hanya ingin tahu . Juho kemudian menjelaskan pada Zara bahwa ia menulis pesan itu untuk paman Chanso yang kini berjaga di istana , Juho mengirimkan pesan padanya jika mereka akan datang saat ini juga .


Wah ternyata babang Juho sengaja memerintahkan mereka untuk tetap berjaga di kerajaan untuk berjaga jaga jika masih ada duri duri kecil di sana .


Mereka lalu melanjutkan perjalanan , Juho duduk di belakang Zara . Saat ini Chorong sedang berlari kencang.


😎 ( Jika readers tercinta pusing kenapa bisa ngendarai singga, maka manut bin nurut aja ya. namanya juga dunia imagine...dan dalam imaginenya kak cery Chorong ini ukuranya berbeda dengan singga putih di dunia nyata ya. bisa di bilang lebih dua kali lipat besarnya dari singga biasa . Mantaf nga tuh

__ADS_1


Dan itu di sebabkan kelainan genetik , jadi ukuranya jauh lebih besar dan tinggi . Nah kalo pasangannya si Raza ukurannya sama seperti singa betina pada umumnya , hanya saja tetap sedikit lebih besar . hayo barangkali ada yang mau ikut nhrasain sensasinya menunggang Singa putih bernama Chorong ? ? bisa minta request ama abang Juho nih.. kalo kak cary mah...ogah terimakasih masih sayang umur..we hehe... )😎


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Di menara pengawas Chanso melihat burung pembawa pesan , burung itu langsung bertenger di tangannya .


Chanso segera mengeluarkan kertas kecil dari tabung kecil di sana , kemudian Chanso membiarkan burung itu kembali terbang bebas .


Dia lalu membaca pesan yang di tulis Juho . Paman chanso tentu sangat mengenali tulisan siapa itu , Chanso mengerti dan segera pergi menemui tuan Kakkar untuk segera menyampaikan pesan itu.


Tuan Kakkar kini sedang berkumpul bersama pangeran Sanjev , ratu dan Raja Balraj kumar , sementara Raja Avenash telah kembali ke kerajaannya sendiri bersama sisa pasukannya . Dia harus segera kembali dan mempersiapkan segalanya , mempersiapkan diri untuk perang yang akan segera tiba .


Namun kali ini dia yakin dengan rencana Juho , melawan kelicikan dengan kecerdikan . Ia akan bertaruh pada Juho kali ini .


Kembali pada Chanso , dia telah berkumpul bersama tuan Kakkar . Semula raja Balraj Kumar sedikit keberatan dengan keberadaan tuan Kakkar , yah tidak di pungkiri memang . Mereka berdua memiliki masa lalu yang tidak terlalu baik. Lebih tepatnya tidak akur sodara sodara


Namun Raja Balraj Kumar juga tidak bisa berbuat banyak , keadaanya masih belum pulih sepenuhnya . Raja masih sedikit kesulitan untuk bergerak bebas , rupanya pertarungannya yang lalu telah memberinya cidera yang cukup serius.


Mau tidak mau akhirnya Raja Balraj Kumar menerima bantuan yang tidak sedikit ini , Paman Chanso memberi penghormatan pada Raja dan Ratu .


Dia lalu mengatakan perihal surat itu pada mereka semua .


" Zara sedang menuju kemari ? " Tanya Ratu memastikan kebenaran nya.


" Itu benar , mereka sedang dalam perjalanan kemari "


" Ini adalah hari pertama kita menyambut mereka sebagai pasangan suami istri , aku akan mempersiapkan semuanya ."Ratu begitu gembira mendengar kabar itu .


Ratu segera pergi untuk mempersiapkan penyambutannya , sebentar lagi ia akan bertemu dengan putrinya tercinta .


Sementara pangeran Sanjev tampak tidak suka , hanya saja ia tidak bisa melakukan apa apa. Bagaimanapun ia harus belajar meneriima hubungan baru ini .

__ADS_1


" Ku harap tidak ada yang akan mengusik Juho di sini , terlepas statusnya sebelumnya . Dia tetaplah pahlawan kerajaan ini. tanpa dia maka Mahender tentu masih menapakkan kakinya di sini , Pangeran Sanjev kerajaan ini berhutang besar padanya , ingat itu baik baik . Jika ada yang berani mengusiknya aku tidak akan diam saja , seperti saat kalian melakukan hal keji itu padaku . " Tuan Kakkar lalu pergi dari sana bersama Chanso.


__ADS_2