
zara menyadari perubahan juho jadi bertambah mendongkol hatinya...
"hhhhj kenapa..? apa kau mulai meremehkan ku karena aku wanita..."
"......... hentikan... kita tidak memiliki dendam atau masalah apapun..kenapa kau terus menyerangku nona..."
"bukanya kau yang menyerangku lebih dulu.." zara masih terus mengeluarkan kemampuan bela dirinya...
"itu karena kau tadi bersikap seperti musuh... saat kutanya kau juga tidak mengatakan apapun... " juho mencoba membela dirinya
zara kini berhasil merampas pedangnya yang ada di tanggan juho.. dan berhasil... saat ini juho terpojok di sebuah pohon...pedang zara telah berada tepat di samping leher juho...kini gantian juho yang mengalami hal tidak menyenangkan itu
"apa yang kau lakukan dihutan ini nona..."..
"kenapa aku harus memberitahumu... seharusnya aku yang bertanya begitu.. ini adalah hutan larangan dan masih dalam wilayah kerajaanku...".....
"aku hanya membersihkan diri disini.. tidak lihat keadaanku sekarang..." juho memang sudah memakai baju..tapi masih belum selesai dia masih bertelanjang dada... zara yang tersadar melihat badan juho yang penuh dengan roti sobek kotak - kotak sejenak otaknya mulai terkontaminasi..
"kenapa berhenti... "ucap juho yang melihat zara tidak melanjutkan serangannya
"ini hutan larangan.. tidak ada yang boleh masuk ke sini.. disini banyak wabah"
"kau juga masuk .."
"itu..." .. zara mulai kehabisan kata.. ...tiba2 jari jemari juho telah menyentuh lembut dagu zara yang terluka... zara tersentak kaget.
"apa yang kau lakukan. ...."πΆπΆ...juho tidak menghentikan aktifitasnya... zara mendekatkan lagi pedangnya di leher juho... leher pria itu sedikit terluka dan mengeluarkan darah... perlahan cairan merah itu mengalir menggotori pedang zara....
"apa ini sakit... " juho tidak menghentikan aktifitasnya..."seandainya tadi kau mau bicara... kita tentu tidak harus bertarung..ππ."
"kubilang hentikan..aku ttidak akan segan menebasmu..." zara sedikit gugup saat menerima sentuhan lembut jemari juho
"lakukan saja ..." juho .menatap ke dalam kedua bola mata zara... mereka saling menatap..
"slashhh...".. sebuah anak panah melayang kearah zara..... menyadari itu juho langsung mendorong zara ke belakang hingga jatuh.. sementara juho berhasil menangkap anak panah itu dengan ke dua tanggannya....... zara menoleh ke arah datangnya panah..dan disana ternyata ada 4 orang berpakaian hampir sama seperti pakaian zara... memakai pakaian hitam dengan penutup rambut dan kepala...
__ADS_1
"siapa mereka..."
"tadinya kupikir kau adalah teman mereka...karena itulah aku langsung menyerangmu..."
"...(astaga ...pantas saja ..pakaian mereka memang sama seperti yang ku kenakan sekarang......................dia.. bisa menangkap anak panah dengan tangannyaπ€¨,)..."..zara kemudian bangkit... orang2 itu terus menembakkan anak panah...
"anak panah mereka beracun.. jangan kemana2.. bersembunyilah di balik pohon..."
"kau meremehkanku..."
"tidak.. " zara menangkis anak panah itu denggan pedangnya
sedang juho berlari ke arah mereka... sambil terus menghindari setiap tembakan panah... setelah mereka kehabisan amunisi... mereka mulai menggunakan pedang... juho mulai bertarung dengan mereka denggan tanggan kosong...kemudian berhasil merebut pedang ..dan setelah itu mulai menghabisi mereka satu persatu dengan brutal... dalam sekejap semua musuhnya tewas... zara yang hendak membantu mengurungkan niatnya melihat juho sendiri mampu mengalahkan mereka dengan mudah..
tiba2 sebuah anak panah mengenai bahu kanan juho.. rupanya masih ada musuh yang bersembunyi... juho terjatuh.. zara terlihat terkejut langsung berlari dan melihat keadaan juho...
"kau terkena anak panah..." zara melihat darah mulai mengalir.
"aku tidak apa - apa....argh...." juho kemudian mencabut anak panah itu..... musuh mereka ada 20 orang... mereka menaiki kuda dan melaju kearah juho dan zara
juho terus menghabisi mereka... sesekali melindungi zara...
taemin datang dan membantu juho...mereka bertiga melawan musuh2nya...dari jauh terdengar suara singga... seekor singga putih besar mendekat dan mulai menyerang musuh..
zara fikir binaang itu datang untuk memangsa mereka semua..... setelah beberapa saat mereka semua tewas hanya tinggal mereka ber 3... zara shok melihat singga itu mendekati juho... zara berusaha mengatasi rasa takutnya mencoba melinduni juho...
"chorong... berhenti.... " juho berteriak ...singga itu tiba2 berhenti dan diam saja di hadapan zara... .. jantung zara seolah berhenti melihat seekor singa yan sangat besar berdiri di hadapanya..sesekali mengeluarkan suaranya yang menyeramkan...dari kejauhan chote .chanso datang..mereka membawa senjata masing2...
juho berjalan kearah chorong...langkahnya tertatih... pandangan matanya mulai kabur.. zara yang melihat ada yang aneh pada juho langsung mendekatinya dan..."BUKKKK"... juho jatuh ke pelukan zara....juho masih sadar ..hanya saja tubuhnya terasa sanggat lemas... racun di tubuhnya mulai menyebar...
"hei...... dia terkena panah beracun...kita harus segera membaeanya ke tabib.. " ucap zara panik...zara menoleh kearah taemin...
"ayo..paman.. juho terkena panah beracun...."
"naikkan ke chorong.."
__ADS_1
juho dinaikkan ke atas chorong dibantu chanso dan taemin...
"nona..naiklah... tolong peganggi juho.."
"app...pa..."
"janggan hawatir..singga ini adalah peliharaan juho..dia tidak akan melukaimu...percayalah..aku akan segera menyusul.." dengan ragu2 zara ikut naik..kemudian chorong mulai berlari...
"peangan yang erat.." ...juho menarik tanggan zara ..sehingga zara memeluk juho dari belakang..sedang juho berpeanggan pada chorong
chanso menaiki kuda milik musuh
"kalian bereskan yang disini.. aku akan segera meminta ..banu dan sahil kesini.."
" serahkan saja pada kami..." ..chanso segera menyusul juho...sedang taemin dan chote mulai menankapi kuda2 dan mengikatnya di pepohonan.. tidak sulit.. karena kuda2 itu jinak... mereka akan membawa semua kuda pulang.. selain itu meteka harus membereskan semua mayat itu menguburkannya dalam sebuah lubang yang sama.. jika tidak akan membusuk disana...
chorong telah sampai... melihat kedatangan chorong dan juho.... banu segera membuka gerbang rahasia..
(rumah rahasia juho di kelilinggi bambu seperti ini agar tidak terlihat dari luar...)...
chorong membawanya masuk... zara tidak menyangka ada rumah rahasia di sana... bahkan ada banyak tanaman disana... ada juga seekor singga betina yang langsung mendekati juho
"dia terkena racun..." ucap zara pada banu
ππππππππππππππππ
juho telah dirawat chilsuk..lukanya diobati dengan ramuan khusus... di sekeliling lukanya tampak membiru... juho kini tidak sadarkan diri
nyonya kakkar dan istri taemin ikut membantu...banu sahil sudah dari tadi pergi menyusul taemin ..chilsuk yang mengirimnya... keadaan juho juga sudah tidak membahayakan lagi... ternyata keputusan juho memerintahkan mereka belajar tentang ilmu beladiri dan pengobatan ada manfaatnya..terutama jika dalam keadaab seperti ini...
zara menoleh kearah wanita yang sedang hamil besar itu.. dia merawat juho dengan baik... zara berfikir kalau dia adalah istri juho... pemandangan itu entah mengapa membuat hati zara terusik...
semua kuda telah dimasukkan ke kandang... mayat2 telah dikuburkan... tak lupa kuda zara juga dibawa kesana... zara meminta mereka untuk memasak hasil buruannya ... zara kini sedang bersama nyonya kakkar...
__ADS_1