
Pangeran Sanjev meminta tabib untuk membuatkan mereka ramuan agar badan kembali segar setelah bertarung dengan Juho yang cukup menguras tenaga .
Bahkan di tubuh pangeran Yuvraj terdapat beberapa luka lebam di sana sini , Juho benar benar menghajarnya tanpa sungkan.
" Juho , prajurit tadi lumayan juga . Dia pantas mendapat jabatan tinggi "
" Prajurit " Pangeran sanjev terlihat tersenyum masam
" Kenapa ? kalau kau tidak mau mengajaknya bergabung aku bersedia menjadikannya prajurit pribadi ku "
" Kau tidak bisa melakukannya ,percayalah pada ku Zara tidak akan mengizinkannya "
" Oh , dia pengawal Zara ? "
"Masuklah .. " Ucap pangeran Sanjev saat melihat dayang datang membawa ramuan dari tabib istana. Ke dua pangeran itu lalu menerima minuman itu . Pangeran Yuvraj lalu mulai meminumnya
"Dia itu bukan pengawal Zara ,tapi suaminya..."
"Uhuk... uhuk uhuk " Mendengar itu pangeran Yuvraj menjadi terkejut hinga tersedak dan minuman di tangannya pun terjatuh dan tumpah di lantai ....
" Kau baik baik saja , minumlah perlahan tidak akan ada yang merebutnya dari mu " Ucap pangeran Sanjev seraya menepuk nepuk punggung sepupunya itu.
" Uhuk , ehm...m Su .. su ami ? suami siapa " pangeran Yuvraj masih berharap dia salah dengar , yah mungkin saja sepupunya itu hanya bercanda . Bisa jadi kan ?
" Juho ? dia suaminya Zara , memang ada berapa Zara di sini ? " Pangeran Sanjev tersenyum jahil , yah terlihat jelas dia sengaja melakukannya untuk memberikan kejutan yang luarrrrrr biasa pada sepupunya yang sudah berani menaruh hati pada adik kandungnya itu.
Pangeran Sanjev tentu dapat menangkap semua gerak gerik sepupunya itu , sudah lama dia tau . Dari cara Pangeran Yuvraj menatap adiknya , apalagi dia pernah memergoki pangeran Yuvraj yang memperhatikan adiknya dengan tatapan penuh cinta .
Bagai tersambar petir di siang bolong , berita ini sunguh sudah meluluh lantakkan hatinya . Hatinya yang sudah mulai bersemi harapan setelah mendengar berita pembatalan pertunangan pangeran Jeet singh dan Zara .
berharap dia masih memiliki sedikit peluang untuk menikahi sepupunya yang cantik jelita itu mendadak pupus sudah, rencananya hari ini dia datang untuk mengutarakan niat baiknya itu harus di kubur dalam dalam .
Tubuhnya mendadak lemas tak bertenaga , tulang tulangnya seakan habis di cabut dari tubuhnya , arghhhh jika bisa saat ini dia ingin berteriak melampiaskan semua kekesalannya saat ini.
__ADS_1
" Kau bercanda .... kataka pada ku kalau itu tidak benar " Pangeran Yuvraj masih berharap itu hanya bualan
" Terserah kalau kau tidak percaya kau bisa menanyakannya pada semua orang di sini "
" Kenapa kau tidak menghalanginya , bukankah itu pria asing . Bagaimana mungkin Zara bisa menikahi pria asing "
" Zara mencintainya "
" Apa a a a?!!?!!! " Belum juga selesai keterkejutannya mendengar berita pernikahan Zara , dia kembali di kejutkan dengan fakta baru itu.
" Jika bisa aku sudah pasti mengagalkan pernikahan Zara dwngan pria asing itu , dia hanya rakyat biasa . Tapi apa yang bisa ku lakukan ?? saat itu aku ada di dalam penjara "
" Arghhhh h h h "
" Lupakan Zara , aku tau kau menaruh hati pada adik ku " Pangeran Sanjev menatap tajam sepupunya itu
" K kau mengetahuinya ? sejak kapan ? "
" Sejak lama , tidak sulit untuk mengetahuinya. Sepertinya Juho cukup peka dan menyadari hal itu . Melihat bagaimana dia menghajar mu dengan sungguh sungguh , sudah pasti dia juga tau "
" Ck sial , apa kau lebih suka jika pria asing itu yang menikahi Zara daripada aku ? " Pangeran Yuvraj tidak lagi menyembunyikan kekesalanya ,toh dia juga sudah tidak bisa mengelak lagi . lenyataannya dia memang mencintai Zara.
" Tidak kalian berdua " Pangeran Sanjev meminum ramuannya dengan tenang, seolah tidak perduli dengan sepupunya yang tengah kebakaran jenggot karena patah hati .
Kalah sebelum berperang . . menyedihkan bukan , ck ck ck nasib yang kurang beruntung .
" Huh , tunggu dari mana kao tau jika Zara mencintainya ? apa kau sudah tau hubungan mereka sejak lama . Dan kau tidak berusaha menghalanginya ? "
" Aku tahu sejak pertunangannya dwngan pangeran Jeet Singh , kau pikir apa ? aku akan diam saja ? aku bahkan sengaja membakar Juho bersama para penghianat itu . Entah mengapa dia bisa lolos dari itu " Pangeran Sanjev tidak habis pikir , bagaimana mungkin Juho bisa selamat dari kebakaran hebat itu ?.
Hmn sepertinya Pangeran Sanjev tidak di beritahu kebenaranya oleh ibu dan istrinya.
" Jadi kau yang sengaja membakar tempat itu ? h h h berhentilah memberiku banyak kejutan , lama lama kau bisa membuat ku mati karena terkejut " Panheran Yuvraj mengelus dadanya perlahan , ah ia sudah melewatkan banyak hal rupanya .
__ADS_1
" Jangan membahas ini lagi , meskipun aku tidak menyukai Juho . Bagaimanapun juga aku dan kerajaan ini sudah banyak berhutang padanya , dia sudah menyelamatkan kerajaan ini dan keluarga ku " Yah bagaimanapun tindakan Juho benar benar tidak bisa di kesampingkan, ia sangat bersyukur bisa melihat anak istrinya masih dalam keadaan hi dup .
" shhh .... " Pangeran Yuvraj mendengus kesal.
Jika di sini Pangeran Yuvraj sedang berkubang dalam kekesalan dan kesedihan yang tiada tara , maka berbeda dengan Zara dan Juho sekarang .
💕💕💕
Juho kini tengah sibuk men cum bu istrinya , rasa cemburu di hatinya membuatnya ingin menerkam Zara dan menyimpannya di dalam kamar . Jika perlu dia tidak akan membiarkan istrinya keluar agar tidak ada yang mencuri curi pandang lagi padanya , namun sepertinya ini adalah hal yang
M U S T A H I L
Mengingat Zara adalah wanita yang menyukai kebebasan seperti dirinya .
" Ju ho .. ap pa yang kau ... shhh " Zara mulai kembali terbawa suasana yang menjadi kian panas .
Juho masih saja belum puas men ja mah t#b#h istrinya, padahal mereka sudah dari tadi melakukannya , bahkan sejak Juho memaksa Zara untuk membantunya Mandi .
Dan akhirnya Juho tidak hanya sekedar mandi ,namun mencuri setiap kesempatan untuk merengkuh surga dunia bersama istrinya yang cantik jelita itu.
Alasan yang bagus bukan , bahkan mereka masih belum selesai sampai sekarang.
Juho terus bergerak , ia mempercepat gerakanya. Membuat Zara harus setengah mati menahan de sa h hanya agar tidak sampai terdengar keluar.
"Arghh h h h h h..."
"Mhhh h h h " Akhirnya Juho berhasil sampai pada puncaknya bersamaan dengan Zara, Juho hingga menjatuhkan badannya di a tas tub#h istrinya karena lemas.
Sudah beberapa kali dia mengeluarkan benihnya di rahim Zara , semoga saja lekas bersemi dan membuahkan hasil.
" Terimakasih , aku mencintaimu " Juho mengecup kening istrinya kemudian menjatuhkan tubuhnya ke samping agar bisa memberi ruang bagi Zara untuk bernafas.
Juho meraih Zara ke dalam pelukannya , Zara menyandarkan kepalanya di dada bidang Juho . Dia juga menikmati kegiatan panas mereka , tentu saja
__ADS_1