
Pangeran Ji yoong akhirnya sampai di kediaman pribadi kakaknya setelah berjalan beberapa saat , langkah pria itu terhenti sejenak ketika melihat kakaknya yang ternyata sedang menggendong pangeran kecil.
Anak itu tampak tertidur di pelukan ayahnya ,anak lelaki yang baru berumur satu tahun lebih beberapa bulan itu tampak begitu nyaman di gendongan ayahnya.
Pemandangan yang menyejukkan hati serta menyedihkan tentunya.
Tangan pangeran seong jun perlahan mengelus punggung putranya agar semakin nyaman dalam pelukannya. Sebuah naluri dasar
Itu adalah kasih sayang sejati dari seorang ayah, meski mungkin tak selembut buaian sang ibu tapi tentu tidak kalah . Pangeran tidak pernah melewatkan saat kebersamaan dengan putranya itu.
Semua orang di kediaman pribadinya bisa melihat ini hampir setiap hari ,meski ada shagun yang selalu mengasuhnya tapi pangeran seong jun tidak serta merta melepaskan pengawasan atas putranya itu.
Ia tetap ingin merawatnya dengan tanganya sendiri , shagun hanya membantunya di saat saat tertentu saja jika pangeran Seong jun sedang pergi .
Takkan ia biarkan putra kecilnya kekurangan kasih sayang darinya , ia akan mencurahkan semua cinta yang ia miliki.
Meski jauh dalam hatinya sering kali merasa kosong karena tidak ada zara di sisinya. Kehidupanya tidak seindah dulu ketika masih ada wanita yang ia cintai itu.
Meski begitu dia harus bertahan demi buah hatinya itu , ia bersumpah akan membalaskan kematian zara dan calon anaknya.
Siapapun itu , tidak akan ada kata ampun untuknya . Tidak perduli siapa dia , dengan tangannya sendiri dia berjanji akan membinasakan siapapun yang terlibat dalam peristiwa nahas itu.
Sesekali di kecupnya pucuk kepala sang putra, pangeran seong jun adalah figur seorang ayah yang begitu penuh kasih sayang pada putranya.
Orang orang yang ikut bersama putra mahkota tampak terharu melihat hal itu , meski sedang terguncang jiwanya ternyata pangeran Seong Jun memiliki sisi yang begitu hangat .
Tidak banyak pria yang bersikap begitu manis pada putranya seperti yang di lakukan pangeran seong Jun.
๐ฟ๐ฟ
Sementara itu di suatu tempat terdapat ruangan dengan tirai tirai yang berwarna biru yang sesekali tampak bergoyang tertiup semilir angin yang datang dari luar.
ruangan tampak rapi, banyak jendela yang terbuka membuat kamar ini tampak terang dan begitu sejuk .
Seorang wanita tampak tengah duduk di lantai berbulu yang begitu hangat.
__ADS_1
Matanya yang jernih terlihat kosong seakan tidak ada kehidupan di sana , rambutnya telah di sisir rapi .
Sebuah jepit rambut terpasang di rambutnya yang panjang menjuntai , bulu matanya lentik , bibir tipisnya berwarna kemerahan .
Wajahnya merupakan anugrah tuhan yang begitu sempurna tanpa cela, siapapun yang memandangnya tentu akan jatuh ke dalam pesonanya.
Kecantikan alami dan murni , sayang sekali kini raga itu seakan seperti cangkang kosong tanpa jiwa dan kehidupan.
Tidak akan ada yang menyangka jika wanita secantik itu ternyata dalam gangguan jiwa . Sungguh kasihan
Kemalangan yang menimpanya sungguh telah merenggut segalanya , ya . Dia adalah putri Zara Balraj Kumar.
Ruangan itu tampak begitu hening , tak lama kemudian seseorang berjalan masuk.
Seorang wanita paruh baya masuk bersama seorang pria di sampingnya, itu adalah tuan bangsawan kim seowon. Salah satu orang dari partai kiri yang memihak Ratu Dae hwa .
Pria itu telah berhasil membawa putri Zara bersamanya sebelum Orang orang kim tae gwa menangkapnya.
Mereka berdua meski berada di partai yang sama tapi sebenarnya tidak selalu sefaham karena sikap kim tae gwa yang begitu otoriter sedang bangsawan kim Seowon yang kedudukanya setara denganya tentu tidak ingin selalu di atur ataupun di tekan orang itu.
Meskipun dia tidak memperlihatkan ketidak sukaanya secara langsung , orang orang di kelompoknya sudah tau itu .
Tapi meski begitu kim seowon dan tae gwa tetap bisa bekerjasama dan bahu membahu untuk memperkokoh posisi Ratu Dae Hwa .
Mereka adalah orang orang yang paling tangguh di antara yang lain.
"Bagaimana keadaanya ? " Tanya bangsawan Kim pada istrinya yang telah merawat putri Zara sejak berhasil di bawa ke kediaman ini secara diam diam olehnya.
Keberadaan putri Zara tidak di ketahui oleh siapapun kecuali dirinya dan beberapa orang kepercayaan kim seowon yang memang di tugaskan untuk berjaga melindungi sang putri.
Entah kenapa bangsawan kim seowon sampai membawa putri Zara ke sini ,tempat ini adalah paviliun yang berada paling ujung di kediaman .
Tempat yang paling tersembunyi dan teraman di tempat ini .
"Dia baik baik saja , h h h nasibnya begitu malang . Suami ku bagaimana dengan bayi itu ? Apa benar benar masih hidup ? " Tanya wanita itu ingin tahu.
__ADS_1
Dia adalah nyonya di kediaman ini , istri dari bangsawan kim seowon.
Sebagai sesama wanita tentu ia bisa merasakan kepedihan yang di rasakan putri Zara. Jika dia berada di posisinya tentu dia juga akan terguncang.
Tidak ada seorang ibu yang bisa melihat putranya di habi si di depan matanya sendiri , hatinya pasti begitu hancur saat menyaksikan itu. Bagaimanapun bayi itu masih suci tanpa noda dan dosa. Begitu kejinya bangsawan Tae gwa
Bayi itu tidak memiliki cela kesalahan sedikitpun namun harus tetap menjadi korban , beberapa saat yang lalu bangsawan kim seowon melihat gerak gerik tae gwa yang mencurigakan.
Kemudian dia turun tangan sendiri hingga dia bisa tau bahwa mereka berhasil melacak keberadaan putri zara. mengejutkan ternyata istri panheran seong jun masih hidup
Kim seowon tidak akan melewatkan ini begitu saja , dan akhirnya dengan kampuanya ia bisa mengikuti orang orang itu dan merebut putri zara dari mereka.
Kemudian dari penyelidikanya ia juga berhasil mengetahui sebuah fakta lain yang tak kalah mencengangkan .
Fakta yang menyatakan bahwa bayi putri Zara dan pangeran seong jun ternyata juga masih hidup ,masih bernafas dan saat ini berada di kediaman pribadi bangsawan Tae Gwa.
Mereka berdua sama sama mendapatkan tangkapan besar kali ini.
"Bayi itu masih hidup , tae Gwa tidak akan melukainya Dia akan menggunakan itu sebagai senjatanya kelak. Entah aku bisa membawanya kemari atau tidak " ucap Kim seowon seolah tak percaya diri.
Bagaimanapun tempat itu juga di jaga dengan ketat, sama seperti kediamanya saat ini.
"Lalu bagaimana ,aku takut dia akan hilang kendali nanti " wanita itu melihat putri Zara yang tampak mulai meraih boneka yang ia tidurkan di dekatnya dan memeluknya erat.
"Aku akan mencari jalan keluar, yang penting jangan sampai ada yang tau keberadaan putri Zara di sini " ucap kim seowon seraya pergi beranjak dari ruangan itu.
Dia harus memeras otaknya untuk merebut bayi itu bagaimanapun caranya, jangan sampai panglima Tae Gwa itu mendapatkan keuntungan dari pangeran kecil itu.
Sudah cukup sikapnya yang selalu mendominasi .
Diam diam kim seowon telah lama menyusupkan seorang pelayan ke kediaman Taa Gwa sejak lama , apa alasanya ? Tentu saja itu karena sejak dulu dia tidak mempercayai kelicikan orang itu.
Dia selalu melakukan segalanya untuk memperkokoh posisinya sendiri bahkan jika perlu dia tak akan segan mengorbankan orang lain untuk meluluskan semua ambisinya .
Dia jelas sudah mengetahui sisi buruk ini sejak lama , jangan harap dia tidak akan membiarkan Tae Gwa bersinar sendirian .
__ADS_1
๐๐
Maaf baru bisa up date ๐๐ lagi eroorr soalnya. Jangan lupa komen dan like lope ya..