
"Pa pangeran ” moon Geoung sedikit tersentak saat pangeran tiba tiba bangkit dan berdiri .
"Aku harus pergi " ucap pangeran datar kemudian mulai pergi untuk menyelidiki .
Ada apa dengan suaminya itu ?meski bukan pria manis dan suka beramah tamah tapi pangeran termasuk pria yang cukup baik , setidaknya itulah penilaian yang ia miliki
Putri Moon Geoung tampak heran , tak lama setelah kepergian pangeran. Ga en yang tadi berjaga di luar segera masuk .
"Putri , dayang juru masak istana sudah datang untuk mengantarkan makanan .Lapor ga en seraya mempersilahkan dua orang dayang yang tengah membawa baki berisi sarapan pagi .
Dayang dayang itu masuk dan meletakkan makanan di meja yang ada di sana , setelah selesai melaksanakan tugasnya mereka segera undur diri.
"putri ada apa ? " Tanya ga en , kenapa junjungannya justru melamun . Apa ada yang salah
"Ah tidak. Tidak ” sikap pangeran tadi masih membingungkannya hingga tak sadar sudah mengabaikan ga en
"Putri harus segera makan untuk memulihkan tenaga , ekhmm silahkan Putri " Ga en jadi senyum senyum sendiri saat masih bisa melihat tanda merah yang sedikit terlihat oleh matanya. Ia cukup jeli , bahkan wajahnya jadi ikut malu malu saat melihat tanda cinta itu🙈
Ah sepertinya hubungan putri Moon Geoung dan Pangeran Seobg Jun jauh lebih hangat dari kelihatannya, rasanya Ga en jadi ikut senang dan juga lega
Sebelumnya ia juga sempat hawatir jika junjungannya akan mendapat banyak kesulitan di sini
Namun sepertinya itu tidak akan terjadi , lihat saja ! Baru beberapa waktu yang lalu mereka sudah sama sama menerima satu sama lain . Pangeran juga tidak menahan diri ,ini adalah awal yang sangat bagus bukan .
Semoga saja setelah ini akan ada anggota kerajaan yang baru , ia akan menantikan hari bahagia itu
Putri yang menyadari sikap dayang pribadinya itu jadi ikut salah tingkah dan membenarkan kerah bajunya karena malu.
Kemudian dia segera meminum air yang di sediakan .
"Saya jadi tidak sabar untuk melihat bayi kecil di sini " Ucap Ga en seraya senyum senyum
"Uhuk uhuk uhuk" mendengar itu putri moon geoung jadi tersedak dan akhirnya batuk batuk .
Astaga apa yang di fikirkan dayang pribadinya itu , bisa bisanya membahas masalah ini begitu cepat. Ia bahkan baru sehari menikah .Namun pikiran ga en tampaknya sudah melompat terlalu jauh
__ADS_1
Untung saja di kamar ini hanya ada mereka berdua , ah tidak di luar kamar ada beberapa dayang . Dia jadi malu
Dan benar saja diluar kamar beberapa dayang yang di tugaskan di sini ikut senyum senyum kala mendengar celetukan Ga en .
"Putri hati hati " Ga en segera memberikan sapu tangan pada putri dan sedikit mengelus punggungnya.
Moon geoung meliriknya sekilas hingga ga en langsung menyadari jika ini adalah akibat dari ucapanya barusan , astaga mulutnya memang kadang suka hilang kendali .
"He he he maaf putri , kelepasan " ucapnya sedikit berbisik
Moon Geoung hanya bisa geleng-geleng kepala melihat datangnya yang cengar cengir
Hubungan mereka memang cukup dekat layaknya sahabat .
💢
Pangeran segera bertindak cepat dan langsung memeriksa tempat minum yang ada di kamarnya namun ternyata teko itu sudah tidak ada di sana karena memang sudah di ganti dengan yang baru .Lagi pula isinya juga hampir habis
Jika mencarinya sudah pasti dia tidak akan menemukan apapun karena setelah barang barang itu di ambil para dayang pencuci tentu segera membersihkannya .Huh sial
Ya ,pagi tadi Kasim sudah menyingkirkannya . Dia berani masuk karena tau jika tuan putri sedang tidak ada di kamar dan ada di tempat lain untuk membersihkan diri
Untung saja pangeran masih belum bangun dan tidak menyadari kedatangan Kasim itu . Jika tidak habislah dia
Tak pantang menyerah pangeran lalu mulai menanyai prajurit yang semalam berjaga, prajurit itu akhirnya memberi tahu siapa saja yang masuk ke dalam paviliun .
Dengan daya ingatnya yang sangat bagus pangeran bisa dengan mudah mengingat mereka semua, jika orang susah sekali menghafal sesuatu tapi berbeda dengan pangeran yang justru sulit melupakan hal hal yang sempat di ketahui ya . ingatannya sangat tajam
Pangeran yang ingin menggali informasi agar lebih akurat akhirnya memegang baju prajurit itu dan menatapnya tajam .
Sikap ini tentu membuat prajurit itu tegang , apa dia sudah melakukan kesalahan . Sial ini gara gara temanya yang terlambat datang untuk bergiliran berjaga di sini.
Rekanya sempat datang namun karena mendadak ada masalah dengan perutnya ia jadi berjaga lebih lama menunggu prajurit pengganti yang dikirim dan sialnya juga tak kunjung datang .
Dari penglihatannya ia bisa melihat apa saja yang pernah di lihat penjaga itu sejak kemarin , beberapa gambar melintas begitu saja.
__ADS_1
Ia bisa tau dayang mana saja yang sempat masuk ke dalam paviliun ini , dan dari kesemuanya itu ia bisa melihat dayang so hwa yang datang ke mari .
Paviliun ini juga memiliki dayang dayang yang khusus bekerja di sini , namun anehnya kata salah satu prajurit kemarin dayang permaisuri juga datang ke mari untuk membawakan beberapa barang miliknya yang masih kurang.
Setelah mendapatkan informasi itu pangeran segera pergi tanpa mengatakan apapun. Meski tak lebih dari semenit pangeran menyentuh bahunya tapi prajurit itu sudah begitu tak berdaya saat merasakan aura pangeran yang begitu kuat hingga membuatnya tak bisa bergerak . Huh
Baru setelah itu teman nya akhirnya datang sambil berlari ke arahnya untuk bergantian jaga .
Huh dia sudah datang terlambat hingga ia harus berhadapan dengan pangeran Seong Jun. hari ini dia sungguh sial
" terima kasih kau bisa pulang sekarang , hei ada apa ? " Dia melihat rekannya yang sedikit pucat seperti sedang ketakutan.
Tanpa menjawab prajurit itu segera pergi dari sana untuk pulang ia bahkan tidak menghiraukan temanya itu , tenaganya seakan sudah tak bersisa untuk sekedar bicara.
"Kenapa dia ,aih aneh sekali . Sudahlah mungkin ada masalah di rumahnya "
Sepergi nya dari sana pangeran segera menuju kediaman ibunya untuk memastikan sesuatu , ia harap dugaanya salah.
Saat berpapasan dengan dayang so hwa pangeran bisa melihat gerak geriknya yang sedikit aneh , h h bahkan saat pangeran sengaja menatapnya dayang itu tampak sedikit tak nyaman seakan sudah melakukan sesuatu yang salah.
Dari sini pangeran sudah menangkap satu hal , dayang itu pasti melakukan sesuatu .
"Permaisuri yang mulia pangeran sudah datang " Lapor dayang Choi
Pangeran sejenak memberikan salam penghormatan pada ibunya kemudian mulai duduk.A
" Pangeran kau datang " permaisuri tersenyum menyambut kedatangan putranya
"Salam ibu , bisa kita bicara sebentar"
Permaisuri memberi isyarat pada dayang Choi untuk pergi saat mendengar ucapan putranya..
" Apa ada yang ibu ingin katakan pada ku ? " tanya pangeran yang kini memasang wajah datarnya .
"putra ku , ada apa ?
__ADS_1