
setelah di musyawarahkan..mereka akhirnya setuju kembali ke kota... hanya saja nani ingin tetap disana...tuan kakar dan istri juga telah nyaman disana..juho tidak akan memaksa gurunya untuk ikut.. kini tinggal..menunggu tempat tinggal yang sedang disiapkan lallsing ... chorong serta raza juga tetap disana.. tidak mungkin membawa mereka ke kota...
juho pergi ke kota untuk menemui lallsing... langkahnya terhenti ....juho melihat seorang ibu yang menggendong anaknya yang sedang menangis. anak umur 3 tahun itu mengeluh lapar...tapi orang2 tidak perduli....
"tuan tolong... anakku lapar... beri kami sedikit sedekah..."
"sana sana.... kalau mau makan...kerja....mengganggu saja...tidak tau apa kedaiku sedang sepi...."... pedagang makanan itu mengusir mereka
"nona.. kasihan sekali dia...kenapa tidak ada yang mau memberi sedekah..."
gadis bermata indah itu berniat membeli makanan dan beberapa buah.... ada apel dan anggur... setelah selesai mereka berjalan akan menghampiri ibu itu....tapi...
.....
juho tiba2 meraih anak yang menangis itu.. mengendongnya..sang ibu terkejut...saat akan mengatakan sesuatu juho sudah bicara lebih dulu
" adik manis...kau lapar.... ayo kita cari sesuatu untuk dimakan...." juho tersenyum...
"mari bu... "juho mengajaknya membeli makanan.. saat di gendong juho..anak itu mendadak diam..juho meraih roti dan diberikan pada sikecil...anak itu memakannya dengan lahap.... juho memesan beberapa makanan .. kemudian mendudukan anak itu di kursi...
"beri mereka makanan....."
"baik tuan..." pelayan memberikan nasi biryani dan 2 gelas air minum...juho meraih air minum dan meminumkan pada si kecil
"pelan2 saja makannya...nanti bisa tersedak."
"terimakasih atas belas kasihnya tuan..."..
"gunakan ini sebaik mungkin..." juho memberikan uang pada ibu itu setelah membayar semua pesanan mereka
"terimakasih tuan..terimakasih... terimakasih banyak"
"aku harus pergi...makan yang kenyang...nikmati makanan kalian..." juho mengelus anak perempuan itu kemudian pergi
dari jauh gadis cantik itu terus memperhatikan sikap pemuda itu... mereka hanya melihat pungungnya...
"nona kita apakan ini semua..."
"tetap berikan padanya....." shagun lalu berjalan mendekati ibu dan anak tsb ..memberikan makanan itu pada mereka... zara melanjutkan aktifitasnya... dia memilih kelopak bunga2 segar dan memasukkanya ke dalam kranjang bunga...
"shagun ini sudah cukup ayo kita pulang..."
"mari nona..."
juho menuruni tangga kecil menuju kanal...dia berpapasan dengan seorang pria mabuk yang sedang susah payah melangkahkan kakinya... dia hampir2 menabrak juho.. " hei...apa lihat2.." pria itu memaki juho sembari terus berusaha menaiki tangga .. juho hanya geleng2 kepala... percuma meladeni orang mabuk. buang2 waktu pikirnya
"nona... berjalanlah yang benar.." shagun memprotes zara yang bersenda gurau sambil berjalan mundur..membahas. bagaimana shagun tadi salah menggandeng orang yang dikirannya zara ternyata orang lain
dan zara hanya mbiarkannya hingga shagun dan ibu2 itu berjalan jauh.. baru kemudian zara memanggil shagun..begitu menoleh..shagun langsung melepaskan gandenganya dari seorang ibu2..yang entah siapa dia...yang setelah itu mengomeli shagun tiada henti..
karena terus menarik - narik dirinya tanpa mengizinkan ibu2 itu bicara...
__ADS_1
(ini dia penampakannya putri zara balraj kumar)
zara terus menggoda shagun... "kau bahkan tidak menyadarinya..."
"itu juga salah nona...."... mereka tiba di tangga batu.. tiba2 saat akan berbalik berjalan lurus...seseorang menabrak zara... zara tersandung dan otomatis zara terpental jatuh terjun ke bawah.zara berteriak..begitu juga shagun...
"aaaaaaaaaaa"
"nona awasssssssss. ...."
namun seseorang berhasil menahan dan menangkapnya.. zara jatuh ke pelukan seseorang
..."hei ... jalan yang benar....pakai kedua matamu..."pria yang mabuk itu justru mengomel..padahal dia yang salah......lalu dia berlalu pergi....
zara masih syok... perlahan dia menengadahkan wajahnya... matanya terbelalak... mata mereka bertemu sejenak ..meski lama tidak bertemu...zara tau betul siapa pria di depannya.... juho hanya diam saja .....
.(secret..; juho memang memiliki kharismatik yang sangat kuat.. selain tampan ...sorot matanya juga tajam lansung menembus ke hati....πππππ ππππ silauwww man.....)
"...apa kau masih ingin memelukku lebih lama lagi..."..ππ. juho kemudian tersenyum pada zara. menyadari itu zara langsung melepaskan pelukannya... dan jadi salah tingkah sendiri
shagun segera menuruni tangga dengan tergesa - gesa
"nona kau tidak apa - apa ..apa ada yang sakit..dimana yang terluka."
"aku baik shagun... aku baik. . awww"..saat akan melangkahkan kakinya zara terpekik.. kakinya sakit
"nona..." shagun
"kau mau apa..."
"membantumu berjalan...memangnya apa lagi.."
"biar shagun saja yg membantuku..."
"nona..." shagun mengangkat 2 kranjang yang dibawanya... sambil menggeleng
"dasar keras kepala..." tanpa ba bi bu.. juho langsung menggendong zara... π²π²
"hei...turunkan aku... aku bisa jalan sendiri.. turunkan aku..." zara memukul dada juho berkali - kali .. tapi juho tetap bergeming tidak perduli
"aku akan mencium mu..kalau masih tidak mau diam...."ancam juho sambil tersenyum mengancam...zara dan shagun melotot
"kau..."π²
"apa..mau dicium..."..juho mendekatkan wajahnya seketika zara menutup bibirnya dengan kedua tanggan
"........aku tidak akan macam2 kalau kau diamππ..." juho terus berjalan mengendong zara..orang - orang mulai memperhatikan mereka ...ada yang tersenyum malu...ada yang tertawa... ada yang hanya geleng2... mereka kira ...juho dan zara pasangan yang baru menikah...sehingga terlihat begitu romantis....
"dasar pasangan baru...tidak tau tempat..." bisik ibu2 pedagang sayur sambil tersenyum
"kau itu seperti tidak pernah muda saja..."π€«π€«π€«π€«
__ADS_1
"memangnya sekarang sudah tua.... aku juga sering begitu...tapi tidak dijalalan juga. "mereka terus berbisik.."
juho mendudukkan zara di bawah pohon yang rindang... kemudian duduk jongkok...melepaskan alas kaki zara.
"adu..duh.." zara kesakitan saat juho memutar -mutar..menggerakkan pergelangan kaki zara. .kemudian sekali tarikan..."krek..."
"aaaaaaaawwww...." zara memekik kesakitan...
"nona... aduh..tuan pelan2..kasian nona"
"coba gerakkan kakimu..."zara mencoba menggerakkan kakinya. dan ternyata sudah tidak sakit lagi...
"bagaimana sudah tidak sakit kan...?" tanya juho...
"iya sudah..."..jawab zara ketus..
"ya sudah kalau begitu... lain kali kalau jalan hati - hati.... apa saja yang dimakan nonamu... badanya berat sekali.ππ..."ejek juho sambil merenggangkan ke dua tangannya
"tidak ada yang menyuruhmu menggendongku... siapa juga yang mau kau gendong ..."
"tau begitu tadi kuseret saja..."
"tidak sopann"
"jangan marah2 terus.. nanti cepat tua..."
"kau....dasar pria menyebalkan..."
"apa dia selalu seperti ini.. galak dan suka marah2.."
"ya.. terkadang memang begitu"
"kenapa masih bertahan dengannya...tinggalkan saja...ikut denganku juga boleh..."
"shagun... "
"ops...maaf kelepasan"
"kompres kakimu dengan air hanggat..."
"tidak perlu saran darimu..."
"tuan... terimakasih karena sudah menolong nona zara..."
"sama2.... kalau begitu aku pergi dulu..... awasi gadis ceroboh ini...." juho lalu beranjak pergi... shagun membungkukkan badannya
"sampai jumpa lagi.." juho melambaikan tanggannya tanpa berbalik.... dalam hati juho merasa senang karena bertemu zara
selama ini juho hanya bisa melihatnya dari jauh....
ππππππππππππππ
zara menyisir rambutnya....dilihatnya pantulan wajahnya di cermin....bayangan juho kembali terlintas di kepalanya....
__ADS_1
"astaga... ada apa dengan kepalaku... ....