
Kini putra mahkota hanya tinggal berdua dengan pangeran seong Jun.
"Kakak , kakak harus kuat . Putra mu membutuhkan kasih sayang dari ayahnya . Jangan seperti ini " Ucap putra mahkota sedih.
Jika biasanya yang memiliki kedudukan tinggi akan duduk di depan maka itu tidak di lakukan oleh pm ji yongg , dia justru membiarkan pangeran seong jun berada di tempatnya .
"Mereka sudah melakukan kesalahan besar , aku tidak akan diam lagi sebelum menghabisi semua yang bertanggung jawab pada kematian istri ku " Ucap seong jun penuh amarah.
Hanya dengan orang orang tertentu dia akan berbicara seperti ini.
"Bukankah dia sudah menghabisi mereka "
"Mereka memang terlibat , aku tau dia belum bisa menghabisi sisanya karena musuh yang cukup kuat. Kita harus memiliki bukti , aku bisa saja menghabisi mereka saat ini juga . Tapi sejarah akan menuliskan kisah hidup mereka dengan tinta emas "
"Jadi maksud kakak ,kita harus membongkar semua kejahatan mereka semua lebih dulu ? Aku setuju , dengan begitu mereka bukan hanya akan di eksekusi , tapi juga akan kehilangan nama baik dan kehancuran reputasi yang sangat mereka takutkan.
Bahkan anak keturunanya pasti akan menanggung malu sampai kapan pun , rencana ini sanggat bagus . Aku akan mendukung apapun keputusan kakak " ucap ji yoon sungguh sungguh
"Aku akan tinggal di sini sementara waktu , tapi tidak akan lama .karna rakyat ku menunggu di istana " Ucap Pangeran seong jun
"Ya, tidak apa apa , kakak bisa sering menginap di sini . Ayah sepertinya belum mengizinkan ibu tinggal menetap di sana "
"Aku akan memaksanya , kau tidak keberatan jika ibu ada bersama ku di sana ? "
" Tidak , aku justru merasa senang karena ibu akan jauh lebih aman dan bahagia jika berada di sana. Kak istana milik mu sangat luar biasa , aku baru pertama kali melihat bangunan seperti itu "
" Zara hidup dalam istana seperti itu , aku membangunnya agar dia tidak terlalu merindukan kampung halamanya .. " pangeran seong jun terdiam karena tidak sanggup melanjutkan kata katanya.
"Jangan hawatir kita pasti akan menghukum mereka semua"
😭😭
Di perjamuan teh ini telah berkumpul banyak gadis di sana , mereka adalah putri para bagsawan .
__ADS_1
Selain mengeratkan hubungan pertemanan😑 acara seperti ini juga berguna untuk banyak hal lainnya , sebagian dari mereka tentu menginginkan hal lebih .
Yah mungkin saja jika beruntung bisa di pilih menjadi pasangan putra mahkota ji yoong , meski sebagai selir tidak mengapa .
Namun anggota perkumpulan ini tidaklah banyak , ini hanya putri bangsawan partai kanan .partai biru yang memihak permaisuri myung hee dan putra mahkota ji yoong .
Sedangkan partai kiri atau yang biasa mengenakan pakaian berwarna merah adalah partai yang mendukung ratu Dae hwa dan mereka tentu menginginkan jika putra sulung ratu yang menjadi putra mahkota , bukannya putra permaisuri myung hee.
"Maaf terlambat " Ucap putri hye sun ketika memasuki tenpat perkumpulan yang cukup luas itu ( semazam gazebo khas kerajaan kore* ya )
" tidak mengapa kami juga belum lama menunggu " ucap salah seorang nona di sana
"putri itu siapa ? " Tanya nona lainya
"Oh ini putra kakak ku , pangeran seong jun " ucap putri Hye sun memberitahu.
Mereka saling tatap kemudian tersenyum , ternyata rumor tentang pangeran seong jun yang ternyata masih hidup itu benar .
Tapi mereka baru tau jika putra sulung raja ternyata sudah memiliki seorang putra , lihat anak kecil itu begitu tampan dan menggemaskan.
Mereka sebagian besar adalah orang asing meski pakaiannya sudah di sesuaikan dengan kerajaan ini ( bayangin aja orang ind!a memakai hannbookbya .. Udah nurut aja ! Nanti ada waktunya mereka berubah kok.. 😉)
"Lihat dia sangat lucu , matanya juga berbeda . Indah sekali " ucap seorang nona ketika melihat bayi berusia hampir 1, 4 bulan itu.
"Ya , mata ini seperti milik ibunya " Ucap putri hye sun dengan raut wajah sedikit sedih namun segera di tepisnya , ia inggat jika perasan anak kecil begiti peka . Ia bisa tau jika orang yang bersamanya sedang sedih , marah atau bahagia.
" Siapa namanya "
"Namanya adalah seong ji hun " ucap putri hye sun .
"Wah nama yang indah "
Perjamuan teh terus berlangsung mereka membicarakan ini itu , hal hal yang biasa di bahas para gadis .
__ADS_1
Selama perjamuan pangeran ji hun tidak rewel , justru keberadaanya menjadi daya tarik tersendiri.
😍😍
Rapat istana sudah mulai di gelar , dewan istana melaporkan kinerja mereka masing masing.
Hingga tiba satu saat tentang pembahasan hukum .
" Yang mulia mohon ampuni kelancangan hamba , tapi pangeran seong jun telah lama kembali ke kerajaan ini . Tidakkah yang mulia akan memberikan keadilan tentang hal ini ? " Ucap bangsawan park membuka pembicaraan.
"mohon ampun yang mulia , tapi keadaan pangeran seong jun sedang tidak sehat . Pembicaraan ini tidak pantas di lanjutkan " ucap bangsawan lain di blok kanan yang memakai baju berwarna biru.
"mentri park apa kau ingin aku menghukum putraku yang sedang sakit ? Apa ini kebijaksanaan mu , pangeran seong jun lari dari kerajaan karena menghindari penjahat yang berusaha melenyapkannya hinggabia tersesat ke negri lain . Dia sudah lama di tempat asing ,itu adalah hukuman yang sudah cukup untuknya . Apa yang ingin kau tuntut lagi dari ku " ucap raja marah.
"Mohon maaf yang mulia , bukan itu maksud hamba yang sebenarnya " tuan park masih berusaha menjelaskan.
"apa yang ingin kau katakan mentri park , pembahasan seperti ini tidak ku sangka akan keluar dari pemikiran mu yang cemerlang " partai kanan tampak tidak senang
"Yang mulia , pangeran Seong jun sudah kehilangan istrinya . Maka dari itu hamba fikir sudah waktunya pangeran untuk mencari pendamping hidup yang baru , maksud ku pangeran ji hun membutuhkan kasih sayang seorang ibu " ucap mentri park
Berita pangeran masih hidup saja sudah membuat kegaduhan apalagi ketika fakta baru yang baru mereka ketahui jika panheran ternyata sudah menikahi wanita asing dan memiliki seorang putra .
Mereka semua tentu begitu heboh dan segera menggoreng informasi ini.
Mendengar itu mulai terjadi kegaduhan , dari pihak kiri tampak setuju berbeda dengan pihak kanan .
Secara tidak labgsung mereka ingin memperjelas keadaan pangeran seongbjun yang katanya sudah gila . Partai kiri benar benar licik.
"Itu mustahil yang mulia , kesehatan pangeran seong jun masih belum baik " ucap bangsawan kanan tidak setuju dengan ide ini.
"Maafkan hamba yang mulia , tapi menurut rumor pangeran seong jun telah kehilangan akal fikirannya , hamba hawatir pangeran ji hun akan kurang kasih sayang dan perhatian .
Yang mulia , meski pangeran tidak sehat tapi pangeran harus tetap mencari pengganti untuk mengurus pangeran ji huun . perhatian pengasuh tidak bisa di bandingkan dengan kasih sayang seorang ibu " Ucap mentri kim seowon menambahkan
__ADS_1
Jelas mereka tentu sedang berusaha melemparkan masalah ini untuk menggiring opini publik