
"aaaa...." teriak keduanya sebelum akhirnya meregang nyawa.
Zara dan ill su dapat menghela nafas selama beberapa hari ini sebelum akhirnya keberadaan mereka di ketahui oleh musuh.... Lagi
Saat itu Zara sedang memangku bayinya saat mendengar suara orang berkelahi di luar . Zara menjadi waspada
Ill su tampak sedang bertarung dengan dua orang pria , seorang dari mereka sudah tergeletak bersimmbah darah.
Zara meraih kayu untuk melindungi diri saat seorang pria lain masuk dan tampak menghunuskan pedangnya yang berkilat.
Zara segera mendekap erat bayinya yang terbungkus gendongan . Pria itu mencoba menyerang Zara namun Zara bosa mengelak dan membalas memukul tangan pria itu dengan kayu uang ia pegang hingga dia mengaduh.
"hya " Seorang pria masuk dan membantu kawanya yang tampak kesulitan .
Ill su masih bertarung dengan musuhnya , ia akhirnya bisa menebas punggung dan lehar mereka .
Ill su segera masuk dan membantu Zara melawan musuh , saat ini Tae Gwa sedang menuju tempat ini dengan beberapa orangnya.
Zara dan ill su tampak berhasil menghabisi dua orang itu.
"tempat ini sudah tidak aman ayo kita pergi dari sini" Ucap ill su
Zara segera mendekap bayinya dan ikut beranjak pergi .
Namun setelah keluar dari pintu itu ,begitu pintu terbuka
Sretttt sretttt srettt
Saat baru keluar rumah mereka sudah di berondong dengan beberapa anak panah , untung saja Zara bisa mengindar meski bahunya sedikit terserempet .
Sedang ill su terkena di perutnya .
Panglima Tae Gwa sudah mengepung tempat ini dengan enam orang pria bersamanya. Mereka tampak datang mengendarai kuda .
" Rampas bayi itu " ucap panglima Gwa pada anak buahnya.
Beberapa orang mulai mengepung ill su dan Zara .
Zara yang kondisinya masih belum stabil pasca melahirkan sedikit goyah dan membuat keseimbanganya terganggu.
__ADS_1
Di tambah lagi ia harus melawan tiga pria sekaligus dengan satu tangan. Ini akan sedikit sulit dan menghambat pergerakannya.
Alhasil salah satu dari mereka bisa merebut bayi dalam gendonganya dan menyerahkannya pada panglima Gwa.
Zara yang sempat terjatuh segera bangkit ,ia mengusap sudut bibirnya yang berdarah .
" kembalikan putra ku " teriaknya marah , zara mencoba menahan tubuhnya berpegangan pada pedang yang ia tancapkan di tanah.
Panglima Gwa begitu terkesan dengan kemampuan Zara , bagaimana mungkin seorang wanita bisa menggunakan pedang se hebat itu ,sungguh menarik .
Ia sempat melirik ke arah bayi yang ada di gendonganya, bayi laki laki ini tampak menggeliat ber kali kali , mungkin ia bisa memanfaatkan bayi ini untuk menekan permaisuri dan ke dua pangeran.
ini adalah ide yang sangat bagus bukan?
ill su masih mencoba melawan begitu juga dengan zara , mereka berdua berhasil menghabisi beberapa orang musuh.
Zara tidak perduli dengan keadaanya sekarang , yang ia fikirkan adalah bagaimana bisa merebut kembali bayinya dari tangan musuh.
Namun karena melihat keadaan mereka yang tidak mungkin menang melawan panglima tae gwa dan seorang yang masih tersisa ill su menarik zara ke arah se ekor kuda yang berada di dekat mereka.
"Aku tidak akan segan menghabisi bayi ini jika kalian masih tidak mau menyerahkan diri " ucap panglima Gwa . Yang berdiri cukup jauh dari mereka
"Aku akan menghabisi*mu jika kau sampai berani melukai putra ku " Ucap Zara marah
Panglima tampak mengeluarkan belati dari sarungnya ia kemudian mulai menusuk bayi itu .
"Tidakkkkkkkk " teriak Zara keras namun ill su tidak membiarkan Zara lepas dari cekalanya.
Dunia Zara seakan berhenti berpitar untuk sejenak , air matanya mengalir tanpa bisa di bendung lagi.
Bayi ke duanya , buah cinta kasihnya dengan juho sedang di hab!si di dwpan matanya sendiri dan ia tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkanya.
Jantung Zara seakan berhenti berdetak ketika melihat warna merah darah yang merwmbas di kain putih pembungkus malaikat kecilnya itu.
Dunianya runtuh seketika 😭😭😭
Zara bisa melihat darah yang merembas di kain yang membungkus bayinya.
Bayi kecil itu tampak menangis kencang
__ADS_1
" lepaskan tidak... Putrakuuu " Teriak Zara kencang. Air matanya mengalir semakin deras saat menyaksikan kejadian keji itu dengan mata kepalanya sendiri.
Ill su segera memukul tengkuk zara hingga pingsan dan menaikannya ke atas kuda ,ia lalu segera memacu kudanya pergi meninggalkan tempat itu tanpa perduli dengan apa yang terjadi pada putra zara.
Dalam fikiran ill su yang penting mereka bisa segera pergi dari tempat ini , meski dia juga terkejut saat melihat tindakan gila panglima Tae Gwa barusan
Sementara seorang prajurit yang masih tersisa itu segera mendekat ke arah panglima. Ia bisa melihat punggung tangan panglima yang terluka dan menggeluarkan darah .
Ternyata panglima sengaja melukai tanganya yang menggendong bayi itu untuk memprovokasi zara , ia tentu tidak akan setega dan sebodoh itu sampai berani membun*h seorang bayi yang nantinya ia fikir akan sangat berguna untuknya.
"panglima anda terluka "ucap pria itu tampak hawatir.
Dari semua pria yang di perintahkan menangkap zara dan ill su hanya dia yang masih bernafas.
Panglima hanya diam sambil melihat kuda yang di naiki ill su dan zara pergi menjauh , meski tangannya terluka tampaknya panglima tidak memperdulikanya lagi .
Baginya bayi ini sudah cukup, ia bisa memerintahkan orang orangnya lagi untuk melacak zara dan ill su nanti .
Ia fikir dengan melakukan itu dia bisa membuat zara mendekat namun sialnya tangan kanan Daejin itu lagi lagi mengagalkan semua rencananya . Sungguh sial
Flash back of
Tae gwa mengingat dengan jelas peristiwa itu, ia tidak menyangka karena kejadian itu sampai bisa membuat jiwa Zara terguncang.
Tae gwa melihat bayi yang kini sudah lebih besar , dia membawa bayi itu ke kediamannya .
Tae Gwa sengaja tidak memberitahukan ini pada Ratu atau Daejin untuk menghindari Daejin agar tidak kembali merusak rencana yang sudah di susunya .
😠😠😠
Namun pengejaranya itu sempat di ketahui oleh yoon jae dan kim seowon saat mereka tak sengaja mendengarnya memerintahkan benerapa orang untuk menyelidiki tangan kanan Daejin yang mendadak mengundurkan diri karena sakit keras.
Menurut Dae jin waktu itu ia sempat melihat ill su memuntahkan darah dan karwna penyakitnya itulah ill su memohon pada Daejin untuk di bebas tugaskan.
Ia bilang ingin menghabiskan sisa hidupnya di desa, namun Tae Gwa merasa ini sedikit aneh .
Karena ill su tiba tiba sakit tak lama setelah peristiwa pembakaran , bukanya apa dia sempat melihat sorot mata ill su yang sedikit berbeda saat melihat ke arah Zara .
Dan benar saja ketika di selidiki ternyata ill su justru tidak berada di rumahnya di desa ,karena itu ia memutuskan diam diam mengirim anak buahnya untuk melacak keberadaan ill su.
__ADS_1
Hingga ia mendapatkan kabar mencengangkan bahwa ternyata ill su pergi dengan membawa seorang wanita asing, tae gwa semakin yakin jika itu adalah Zara