
" paman yang memberitahu ibu tentang iniπππ " Pangeran menatapnya tajam karena sedikit merasa kesalπ€π€π€π€«π€«π€«
"Kenapa marah seperti itu, ibu yang memaksanya mengatakan hal itu.π Kenapa kau tidak membawanya ke mari untuk bertemu dengan ibu, ibu ingin melihat gadis seperti apa yang sudah berhasil merebut hati putrakuππ "
Pangeran terdiam ,gadis yang begitu di cintainya tega berhianatπ’ dan mempermainkan perasaanya yang begitu tulus.πππ
Jika dia adalah pria yang buruk tentu sudah lama dia membawa gadis itu dan memaksa untuk menikahinya setuju ataupun tidak.ππ
Tapi pangeran bukanlah pria pengecut seperti itu , padahal tinggal selangkah lagi rencananya pada pangeran Jeet . Tapi insiden malam itu sungguh membuatnya kecewa, bahkan nyawanya hampir saja melayang karena rencana busuk pangeran Sanjev yang sengaja ingin membakarnya hidup hidup di dalam penjara.ππ
Untung saja panglima Chunso datang di waktu yang tepat sehingga dia bisa selamat dari kebakaran hebat itu.π±π±π±
"Kenapa diam ? apa kau ada masalah dengannya ? " Permaisuri dapat membaca dengan mudah ekspresi yang ditunjukkan Pangeran saat itu, di tambah nalurinya sebagai seorang ibu.
"..... πΆπΆπΆπ " Pangeran masih diam tidak menjawab pertanyaan yang di lontarkan ibundanya tercinta yang sebenarnya benar benar sesuai dengan keadaan sekarang..... apalagi selain kata kacau yang lebih tepat untuk menggambarkan semuanya
"Apa salah satu alasan kau mau kembali kesini karena sedang ada masalah dengannya di sana ? apa ibu benar " π€«π€«π€«
" h h h h ....percayalah aku hanya sedang merindukan ibu, sebaiknya jangan bahas itu sekarang. Aku sedang tidak ingin membicarakannya,π€«π€« bagaimana kalau kita membahas hal lain saja bu , coba lihat mataharinya sudah mulai naik "
Melihat sikap putranya yang berubah menjadi kikuk membuatnya menjadi tambah penasaran , karna baru kali ini dia melihat sisilain dari putranya itu.
ππππ
ππππππππππππ
Beberapa saat yang lalu
Di lain tempat seseorang datang dengan sedikit tergesa gesa , dia harus segera melaporkan hal penting ini.
"Apa kau bilang ? ? ? menyandra ?!!! kita kesana sekarang juga "
Tidak butuh waktu lama mereka segera pergi menuju suatu tempat. Keadaan bisa saja menjadi buruk jika mereka tidak segera datang ke sana
Orang orang itu memacu kudanya dengan begitu kencang seolah sedang di buru waktu.
Hya
hya
hya
Saat ini permaisuri sedang melihat Pangeran yang tengah semangat menunjukkan pedang kesayangannya , Pangeran sendiri yang mendesain pedang itu sehingga terlihat indah πππππ.
__ADS_1
"Jangan menyentuhnya itu sanggat tajam, aku memesan bilahnya jauh dari persia. Itu lebih tajam di bandingkan pedang pedang biasanya. " Pangeran dengan senang menceritakan asal mula pedang itu.
"Apa pangeran sudah bisa menggunakannya dengan baik " tanya permaisuri
"Bukan hanya baik yang mulia sekarang Pangeran bahkan jauh lebih tangguh dariku , " Ucap panglima Chunso memuji
Dayang Choi dan So hwa hanya mendengarkan pembicaraan mereka tanpa bicara sepatah katapun
"Benarkah , apa kau berlatih dengan keras selama ini "
"Aku tidak akan kembali ke sini sebelum aku yakin bisa melindungi diriku dan orang orang yang kusayangi dengan tanganku sendiri"ππ
Pangeran mengatakannya dengan penuh keyakinan. para dayang ikut tersenyum mendengarnya.
π«
............π
π₯
Sekelompok pria berkuda itu kini telah sampai di tempat tujuannya.
"Di mana mereka "π‘π‘
"Mereka ada di atas "
Pria itu melihat ada seseorang yang menghunuskan pedang menjadi bertambah kalut.
"Ada tamu tidak di undang rupanya " panglima Chunso memperingatkan.
"Ibu tidak usah hawatir , aku sudah siap untuk ini ,, paman tolong jaga Ibuku, sudah lama aku tidak bermain main . " Pangeran sudah bersiap
"Pangeran apa yang kau lakukan , kau tidak bisa melawan mereka sendiri." teriak Permaisuri hawatir jika terjadi sesuatu pada putranya karena musuh di depan cukup banyak.
"Percayalah pada Pangeran, dia akan baik baik saja" panglima Chunso mencoba meyakinkan permaisuri bahwa dia menghawatirkan sesuatu yang tidak perlu.
Bagi pangeran Seong jun ini adalah waktu yang tepat untuk memamerkan kemampuannya di depan ibunda tercinta , tentu dia tidak akan menyia nyiakan kesempatan baik ini.
Pangeran berjalan maju menyongsong musuh , mereka semakin dekat , Pangeran juga semakin dekat . Saat sudah saling berhadapan mereka segera menyerang juho yang hanya seorang diri di sana, dan pertarungan pun akhirnya di mulai.π€ π€
"Beraninya kau menyandra permaisuri "
Mendengar itu seketika Pangeran menyadari sesuatu jika saat ini mereka sebenarnya sedang salah sangka padanya karena berfikir dia tengah menyandra permaisuri bersamanya. Itu berarti mereka adalah sekutu, tapi pangeran akan tetap melawannya untuk menjajal kemampuan pasukan kecil itu. Apakah cukup layak atau tidak .
__ADS_1
Pangeran berfikir akan melawan mereka tanpa harus melukainya dengan pedang andalan miliknya itu.
Hyaaaaaaa!!!!π‘π‘π‘π‘
Pertarungan iti begitu sengit tapi orang orang itu di buat kewalahan dengan kemampuan juho yang begitu lihai dalam bela diri maupun kemampuan pedangnya.
"Apa hanya ini kemampuan kalian, menyedihkan sekali ππ" Juho sengaja membuat mereka bertambah emosi agar pertarungan menjadi semakin seru lagi.
Mendengar itu mereka menjadi geram dan lebih bersemangat untuk melawan pria itu.π€¬π€¬π€¬
Juho dapat menghajar mereka satu persatu. seseorang yang menggunakan topi khusus mencoba melawan juho dia terlihat lebih muda dari juho tapi kemampuanya cukup lumayan. Hanya saja tetap bukanlah lawan Juho.
Juho menendangnya beberapa kali hinga tersungkur, melihat pemimpinnya yang kewalahan para pengawal mencoha bangkit dan melawan juho lagi .π±π±
Tak jauh dari sana permaisuri dapat melihat aksi yang di tunjukkan oleh Putra Sulungnya itu, jika tidak melihatnya sendiri mungkin dia tidak akan mempercayai itu.π²π²π² Putranya yang hanya seorang diri bisa mengimbangi sepuluh orang di sana , bahkan bisa membuat mereka kewalahan dan tak berdaya.π
Dayang Choi dan So hwa ternganga melihat pertunjukan bela diri gratis itu, tidak menyangka bahwa kemampuan pangeran sungguh luar biasa dia terlihat kuat πͺπͺ, cepat tangguh dan di tambah parasnya yang tampan , apalagi yang tidak ada padanya.
"Apa itu benar Pangeran seong jun putraku "
"Itu belum seberapa Yang mulia , pangeran masih menyimpan kemampuan terbaiknya .Dia belum serius "
Belum serius saja sudah seperti itu apalagi jika Pangeran serius, sebenarnya seperti apa jika pangeran sudah serius. Permaisuri dan para dayang terlihat kagum sekaligus terkejut.
π€―π€―π€―
Orang orang itu sudah tergeletak di tanah mereka semua telah di hajar juho dengan sedemikian rupa di tendang ada yang kena pukul , walau pedang Juho memang hanya di gunakan untuk menangkis, tapi sarung pedangnya telah memukul mereka bertubi tubi hingga orang orang itu begitu merasa begitu
kesakitan.
"Lindungi yang mulia " π€π€Seorang pria berlari memimpin tiga orang yang lain berlari datang , sepertinya bala bantuan... t tunggu .. apa yang mereka katakan tadi ....yang mulia ? π³π³apa jangan jangan......
π¬π¬
Dahi juho berkerut dia tampak berfikir dan tampaknya dia kini dia telah menyadari sesuatu .
ππππππ’π’π’π’π’π’π’π₯π₯π₯π₯
ππππππππππππππππ
Semangattttttt....... satu hal yang ku pelajari sampai saat ini setelah mencoba menulis dan itu adalah........ rahasia ..... hehehehhehe
ππππππππππππππππ
__ADS_1
Yoi disini kak ceri cuman mau bilang terimakasih sudah mau mampir, jangan lupa dukungan nya ya.... karena itu sungguh berarti untuk ku .....layaknya bahan bakar bensin untuk kuda besi kita.... jadi jangan lupa tinggalkan jejak supaya kak ceri bisa melihat pesonamu ...ππππ
ππππππππππππππππ