The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Pertemuan setelah sekian purnama


__ADS_3

Tidak, bukan ini yang ia inginkan. Dia tidak ingin jauh dari putranya lagi tidak tidak boleh .


Permaisuri semakin tersedu sedu , karena ke egoissanya ia bahkan telah begitu melukai putra kesayangannya itu


Hari depan entah apa yang akan terjadi , dalam fikirannya telah berkecamuk banyak hal . Sekarang ia sudah menyesal karena dulu tidak mendengarkan nasihat Chanso .


,,🌪️ Di kediaman pribadinya putri Moon geoung tidak bisa kemana mana karena tidak enak badan , dan karena tidak kuat lagi ia akhirnya memutuskan untuk beristirahat.


Berita tentang pangeran belum sampai di kediamannya , jika tidak bagaimana mungkin dia akan sesantai ini .


Ga en yang melihat junjungannya tampak tidak baik baik saja tentu membiarkan putri Moon Geoung untuk mendapatkan istirahat lebih banyak hari ini.


Ahh pangeran tentu begitu ganas hingga putri Mon Geoung jadi seperti ini , selanjutnya dia harus lebih memperhatikan hal hal seperti ini .


Sepertinya dia harus meminta ramuan pada tabib untuk menjaga kesehatan putri Moon agar kelak badanya tambah bugar demi bisa mengimbangi pangeran Seong Jun . Aduh apa yang sudah ia fikirkan ini


Ga en memegangi wajahnya dengan kedua tangan ,wajahnya bahkan terasa panas dan telah memerah seperti tomat . Aishhh bahkan dirinya masihlah seorang gadis bagaimana dia bisa berfikir sebegitu sensitif ah betapa malunya.


🦁


Pangeran Seong Jun terus memacu singa putihnya yang perkasa , saat memasuki jalan hutan ia kembali memacu chorong dengan kemampuan maksimalnya .


Saat hampir senja dia bisa melihat sesosok yang sangat ia kenali , itu adalah Taemin. Tidak salah lagi


Bahkan ada kereta kuda sederhana di sana , apakah Zara ada di sana .


Taemin memang sedang berada di luar gerbang untuk memberi makan kuda kuda penarik kereta , karena pintu gerbang yang kecil maka kereta terpaksa harus berada di luar .


Sedang penjaga yang bertugas menjaga kuda baru saja pergi untuk membersihkan diri ,jadi dia terpaksa menggantikan sebentar.


Pangeran menjadi tidak sabar ia akan segera bertemu dengan belahan jiwanya yang telah lama berpisah.


Zaranya , cinta dalam hidupnya


Putra mereka , jantungnya tidak bisa berdetak dengan normal . Berbagai pengharapan ada di dalam hatinya , bagaimanapun keadaanya ia akan tetap mencintai Zara dengan sepenuh hati.


Jantung Taemin seakan berhenti berdetak saat melihat pangeran Seong Jun yang mendekat bersama chorong.

__ADS_1


Taemin merasakan buku kuduknya meremang ketika matanya bersitatap dengan mata pangeran , pangeran menatapnya begitu tajam hingga seolah olah melemparkan begitu banyak pisau ke arahnya.


Dan ini hanya berarti satu hal , pangeran sudah tau kebenarannya . Jika bisa Taemin ingin mengubur dirinya saat ini juga untuk bersembunyi.


Pangeran Seong Jun sangatlah menakutkan jika sedang marah seperti ini . Kenapa ia harus ikut terseret dalam masalah yang begini berbahaya.


Secara tidak langsung dia telah ikut menyembunyikan putri Zara dan pangeran kecil dari pangeran Seong Jun. Dia pantas mati


Pangeran Seong Jun segera melompat turun dan memberi tanda pada chorong untuk berdiam diri di sana.


Kuda penarik kereta tampak gelisah saat melihat singa besar itu namun entah bagaimana saat melihat pangeran sikap mereka kembali tenang .


Chorong berdiri agak jauh dari kuda kuda itu atas perintah pangeran , Sementara Taemin merasa tubuhnya semakin Kaku.


"Apa Zara dan putra ku di dalam ?” ini adalah perkampungan di seberang hutan


Rumah antara satu dan yang lainya cukup jauh , jika tidak tentu akan terjadi keributan besar saat melihat ada penunggang singa di sini.


"Pan pang pangeran" Tenggorokan Taemin terasa kering hingga membuatnya kesulitan bicara


Karena tidak mampu berbicara maka Taemin hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya secara perlahan.


Melihat itu pangeran segera menerobos masuk , beberapa pengawal di dalam sangat terkejut melihat kedatangannya.


Chorong mengikuti dari belakang dan pangeran memerintahkan singa itu berjaga di depan pintu.


Tabib wanita yang baru saja memberikan ramuan obat berpapasan dengan pangeran dan segera menyingkir, tidak tau siapa dia tapi auranya sudah membuatnya takut.


Saat keluar rumah ia bahkan hampir terjungkal ketika melihat seekor singa putih berukuran sangat besar yang berdiri di depan pintu .


Kakinya mendadak lemas hingga ia terjatuh sambil duduk ,apakah ini adalah akhir hidupnya. Mati karena di terkam singa?


"Pergilah singa itu tidak akan memakan mu "Ucap Taemin seraya membantu tabib berdiri , rencananya ia akan kembali kerumahnya untuk mengambil beberapa ramuan lagi .


Tapi saat keluar dia justru di kejutkan dengan ke hadiran singa putih raksasa yang menakutkan itu , lihat tatapanya yang tajam ! Jangan lupakan giginya yang banyak dan tajam .


"Cepat pergi dan segera kembali"Ucap Taemin memecahkan lamunannya.

__ADS_1


Tabib itu kemudian segera pergi meski langkahnya sedikit pelan karena masih terlalu takut ,baru saat keluar gerbang ia langsung berlari terbirit-birit .


"Pangeran "Tuan Kakar terkejut saat melihat pangeran Seong Jun ada di sini


"Juho "Bibi rupa yang sedang menggendong pangeran kecil juga tak kalah terkejutnya.


"Di dia "Pangeran tidak bisa menyembunyikan perasaannya saat melihat bayi mungil yang kini ada di gendongan bibi Rupa


"Bibi a apa dia " pangeran merasa matanya mulai terasa panas dan tampak berkaca kaca.


Bibi rupa mengangguk perlahan


"Putra ku " Pangeran membelai wajah putranya yang begitu halus , bayi kecil itu hanya mengerjab ngerjabkan matanya yang begitu jernih.


"Dia ada di dalam " Bibi rupa berkata lirih ,air matanya juga mulai mengalir


Dengan langkah perlahan pangeran Seong Jun mulai memasuki kamar , air matanya kembali jatuh saat ia akhirnya bisa melihat Zara sedang duduk dengan pandangan mata yang kosong.


Pangeran segera mendekatinya dan langsung menarik wanita itu kedalam pelukannya , tangisan pilu pangeran Seong Jun mulai terdengar.


Pria yang terkenal dengan ketangkasannya ,kepandaiannya kini tampak begitu rapuh .


Siapa pun yang mendengarnya tentu bisa ikut merasakan kepedihan itu , pangeran mengungkapkan semua perasaannya tanpa bisa ia bendung lagi.


Nandini yang baru saja meletakkan segelas air di pojok kamar tidak bisa tidak menutup mulutnya dan ikut menangis karena ikut terbawa perasaan.


Zara hanya diam saja tidak mengerti ,tatapanya masih kosong namun ia tidak berontak sedikitpun. Mungkin hatinya bisa merasakan sesuatu yang sudah lama tidak ia rasakan.


Penantian pangeran setelah sekian purnama akhirnya selesai juga , Tuhan sungguh welas asih sudah membiarkan dia bisa bertemu Zara lagi .


Jiwanya seakan kembali sempurna setelah lama kosong dan mati , ia akan mempergunakan kesempatan kedua ini untuk lebih menjaga keluarga kecilnya dengan lebih baik lagi.


Pangeran bahkan tampak menci*umi seluruh wajah Zara karena saking bahagianya.


Nandini tidak sanggup lagi untuk melihat akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamar ini dan membiarkan Juhi menumpahkan semua isi di hatinya


Rasanya sakit sekali

__ADS_1


__ADS_2