The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
perjalanan kembali


__ADS_3

"apa salahku"


"salahmu? salahmu kau sudah bersikap buruk "


"sekali lagi aku lihat kau bersikap seperti itu lagi, akan ku buat kau menggantikan pria ini jadi gelandangan " ancam Juho lalu menyarungkan pedangnya dan pergi


"Maafkan aku " pria itu ketakutan karena chilsok masih mengancamnya dengan pedang, lalu chilsok mengikuti Juho


melihat orang orang yang mengancamnya itu pergi pria itu mulai mengomel


" memangnya siapa dia sampai sampai bisa membuatku jatuh miskin, dasar. awas aku akan membalas kalian nanti kalau bertemu lagi"


Juho mengendong anak itu lalu mendudukkannya di kursi miliknya


"Apa kau lapar ? " tanya juho pada gadis cilik itu, dan hanya di jawab dengan angukan


"Kau boleh makan sepuasnya, paman yang akan membayarnya , jadi jangan menangis lagi " ucap juho sambil mengelus kepala anak itu


"Tuan terimakasih , " pria paruh baya itu senang ada yang mau menolongnya


"Jangan pikirkan itu " Juho tersenyum


Ayah dan anak itu terlihat makan dengan begitu lahap, mereka benar benar kelaparan. Juho menjadi berfikir, selama ini dia bahkan tidak bisa mengurus rakyatnya sehingga membuatnya menderita.


Dalam hati kecilnya dia ingin membantu rakyat yang hidup dalam penderitaan, melihat mereka makan begitu lahap sudah membuat Chilsok merasa kenyang.


"Tuan tuan apa tidak ikut makan, kami akan duduk di tanah saja . Tuan bisa makan di kursi ini " pria itu berniat duduk di tanah tapi langsung di cegah juho


"Jangan lakukan itu, aku sudah makan tadi ,, tidak apa apa,......apa kau tidak punya pekerjaan untuk menghidupi putrimu agar bisa hidup dengan layak ? " tanya Juho


"Kami hanya orang miskin tuan, sebelumnya aku punya sedikit tanah untuk meladang .tapi karena selalu gagal panen kami terpaksa menjualnya karena harus membayar hutang. penjualan ladang masih tidak cukup untuk membayar hutang, aku terpaksa mengadaikan rumahku juga . tapi mereka menipuku dengan memberi hutang yang miliki bunga tinggi sampai kami tidak bisa membayarnya lagi dan beginilah aku sekarang .." pria itu teringat malang nasibnya menjadi begitu sedih


"pada siapa kau mengadaikan rumahmu ? " tanya chilsok ingin tau


"pada bangsawan cha tadi yang ada di sana "


"hah orang seperti dia , benar benar tidak punya hati.. tau begitu biar saja ku teb@s kepalanya tadi" chilsok menjadi kesal ๐Ÿคจ๐Ÿคจ


"kau bisa bekerja untuk ku nanti " ucap Juho kemudian


"Benarkah tuan , apa benar itu๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ "


"Tenanglah , tuanku tidak akan menipumu . " chilsok meyakinkan pria tua itu


"T tentu saja tuan aku mau "


"Habiskan makanan kalian dulu setelah itu kita pergi dari sini " Ucap juho


"terimakasih tuan " anak perempuan itu tersenyum ke arah juho, badanya telah di isi makanan .sudah memiliki cukup tenaga


" sama sama "

__ADS_1


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Juho mengajak mereka untuk membeli pakaian yang pantas , setelah selesai mereka lalu kembali lagi ke kapal .


"Kita mau kemana Tuan , "


"kapal itu milik tuanku kau tidak perlu hawatir , kita akan ke selatan . "


"Baik , " pria itu mengangguk


"Ayah ini pertama kali kita naik kapal bagus seperti ini "


"Iya sekarang Tuan adalah tuan kita, tidak perlu hawatir kelaparan lagi "


"Iya ayah "


Chunso sudah menunggu juho dan chilsok dari tadi , saat melihat pangeran kembali dia merasa tenang. chunso membungkuk ke arah Juho


"Kapan kita berangkat paman ? " tanya Juho saat menaiki kapal.


"Segera sesuai permintaanmu yang mulia " ucap paman chunso pelan ,tapi masih bida di dengar oleh pria tua itu sehingga membuat pria di itu kaget


" (Yang mulia??, sebenarnya siapa tuan , kenapa dia memanggilnua yang mulia )


"apa semua perbekalan sudah di isi ? "


"iya sudah "


" baik "


mereka lalu mulai memasuki kapal, anak kecil bernama na rien itu tampak senang karena bisa naik kapal yang sangat bagus .


" dia bekerja dengan kita sekarang , paman urus sisanya. Aku mau istirahat sebentar " ucap juho lalu pergi


"Baiklah, ikut aku " paman chunso lalu mengantarkan mereka ke awak kapal untuk di antar ke kamar peristirahatan.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Zara telah selesai bersiap siap untuk kembali pulang ke kerajaannya sendiri, tentu saja hari itu sangat di nantikannya.


Pangeran Jeet telah bersiap di depan, Zara dan shagun akhirnya turun.


"Putri zara kau sudah siap ? " tanya pangeran Jeet


"Ya aku sudah siap "


"Zara , sebenarnya ibu ingin kau disini lebih lama. Tapi sepertinya kau sudah merindukan orang tuamu, jadi kau boleh kembali ke sana sekarang . "


"Aku sangat berterimakasih karena yang mulia ratu selalu menemaniku selama berada di sini " ucap zara seraya tersenyum manis


"Ibu , kau boleh memanggilku ibu .." Ratu memeluk Zara dengan penuh cinta kasih

__ADS_1


"baiklah , aku pulang dulu bu. Ku harap ibu selalu menjaga kesehatan di sini " zara memberanikan diri menyangupi permintaan ratu untuk memanggilnya ibu


"Ya , terimakasih . Hati hati di jalan " ucap ratu kemudian melepas calon menantunya


Zara segera menaiki kereta kudanya bersama shagun sementara para pengawal sudah di siap siagakan untuk mengawal perjalanan itu. Pangeran Jeet pun turut serta dalam perjalanan mengantar tunangannya


"P


angeran Jeet tunggu " Ucap Yash yang tiba tiba berlari mendekat


"Panglima ada apa " tanya Pangeran jeet yang tidak jadi naik ke atas kereta kuda


"Aku akan menggantika pangeran untuk mengantar putri kembali, yang mulia raja memanggil pangeran karena ada urusan penting . Ini tentang balasan surat surat kita "


Pangeran Jeet menoleh ke arah kereta putri Zara kemudian melihat ke arah ibunya .


๐Ÿ™


๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


Setelah meminta maaf pada putri zara karena tidak bisa mengantarnya kembali pulang ke kerajaan , pangeran segera kembali menemui maharaja .


Putri Zara akhirnya memulai perjalanannya di kawal oleh Panglima yash.


"kenapa pangeran tidak jadi mengantar kita "


"entahlah , mungkin ada urusan yang sangat penting yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja. Tidak apa apa shagun .Yang penting kita hari ini bisa pulang , โ˜บ"


"setelah pangeran nev pulang ke kerajaan sepertinya pangeran jeet bertambah sibuk"


"tentu saja dia menghawatirkan adiknya yang sedang sakit, itu hal yang wajar bukan "


"(tapi dari rumor yang ku dengar pangeran nev mendapat serangan dari musuh , ah nanti saja kalau sampai di rumah ku ceritakan semua yang ku dengar pada putri . Lagi pula mereka semua adalah prajurit pangeran jeet . aku tidak boleh bicara sembarangan๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”๐Ÿค”) ...."


"kenapa ? "


"oh , tidak putri tidak ada apa apa "๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚


๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก๐Ÿงก


"Kita akan sampai satu hari lagi " ucap paman chunso


"Syukurlah , aku bisa sedikit lega mendengarnya . "


"Kau masih mabuk laut ? "


"Ehem ... sedikit. aku sudah meminta seseorang untuk membeli ramunya saat sampai di pulau .Jadi tidak perlu hawatir "


" Kenapa aku harus menghawatirkan seorang tabib , itu tidak perlu " Juho langsung menjawabnya dengan telak


"Eh i itu ,, kenapa selalu membawa nama tabib . hah,,, apa benar seorang tabib tidak boleh sakit . aigo tau begini dulu aku tidak mau belajar pada tuan lall

__ADS_1


๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


__ADS_2