The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
Pangeran mabuk 3


__ADS_3

Chote yang sadar lebih awal segera berlari ke arah pangeran seong jun dan menariknya hingga pangeran yang saat itu sudah kehilangan kesadaranya bisa di pisahkan dengan mudah.


Chote berteriak pada beberapa prajurit untuk membantu memapah pangeran yang kini sedang mabuk berat.


Pangeran terus saja memanggil nama istrinya , semua orang bisa mendengar itu meski pangeran hanya berbicara lirih.


Zara.... Zaraa.... Zaraa


Seketika orang orang yang mengawal pangeran termasuk pemain musik dadakan itu ikut mengikuti junjunganya pergi. Mereka sempat merutuki kebodohanya saat membiarkan sang pangeran berinteraksi begitu dekat dengan wanita itu.


Arghhh bagaimana jika nanti pangeran sadar dan menghukum mereka semua karena telah lalai.aduh bagaimana ini ?


Meski begitu orang orang dari suryavans tentu sebenarnya juga tidak rela saat melihat pangeran sedekat itu dengan wanita lain.


Mereka juga merupakan orang yang sangat menyayangi serta mengagumi putri zara , hah benar benar .


Hari ini mereka sungguh lalai menjalankan tugas , biarlah . Mereka akan menerima dengan hati lapang jika saja pangeran murka saat nanti sudah sadar . Semua yang sudah terjadi tidak bisa di rubah lagi


Harus mempersiapkan diri baik baik๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”


"Astaga... " Para bangsawan hanya mengeleng dan bedehem dehem memecah kecanggungan kemudian memilih segera pergi dari sana.


Merekapun sama saja , merasa berada dalam situasi yang tidak tepat . Mau protes toh tadi mereka sendiri yang berhenti dan memutuskan mendengar pertunjukan itu, mau marah dan mengumpat tapi itu adalah seorang pangeran yang bahkan dalam keadaan tak sadar karena mabuk.


Yang jelas ini bukan saatnya membahas hal tidak pantas itu sekarang ,hari semakin malam sebaiknya mereka segera pergi dari sana .


Toh mereka juga salah karena bahkan tidak segera menghentikan tindakan agresif pangeran seong jun pada nona moon geoung


Hanya saja saat pergi mereka bahkan bergumam dan sedikit menyuarakan pendapatnya.


"Hah ini tidak pantas "


"Pangeran sungguh memiliki pengendalian buruk , bagaimana mungkin bisa sampai mabuk berat seperti itu "


"mm berapa banyak yang sudah dia minum ? "


"Kasihan Nona moon " Dan masih banyak lagi kata kata yang di lontarkan orang orang malam ini.


Pqngeran Hajong mencengkeram erat jari jemarinya sejak tadi , dia meningalkan tempat itu dengan kesal . Apa apaan itu


Sementara Nona moon hanya bisa menghela nafasnya , ia juga salah karena sempat terlena tadi. Dayangnya yang panik segera mengajaknya untuk cepat meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


๐Ÿ’ข๐Ÿ’ค


Nona moon Geoung terdiam di ruanganya , fikiranya kalut . Entahapa yang terjadi besok tidak ada yang tahu .


Sementara dayang kepercayaanya juga tak lebih gelisah darinya , bagaimana mungkin dia bisa tenang setelah kejadian malam ini.


Nama baik nonanya tentu akan tercemar , kenapa hal ini harus terjadi pada junjunganya . Hatinya menjadi gelisah


"Pergilah , aku akan istirahat " Ucap moon geoung pada dayangnya yang masih menemaninya di dalam kamar.


Mereka sempat berbincang sebentar membahas masalah yang terjadi di istana , hanya bisa pasrah ..


"Tapi Nona " Dayang itu merasa ragu dan masih ingin membahas masalah yang barusan terjadi.


Namun setelah melihat wajah datar nonanya yang sudah tidak ingin membocarakanya lagi dengan berat hati dayang itu pergi meninggalkan nona moon geoung sendiri di ruanganya.


Wanita berparas cantik dengan kulit seputih salju ini kembali mengingat kilas balik saat pangeran seong jun menyentuh wajahnya dengan tanganya yang besar dan hangat.


Tatapan mata pangeran saat itu sejenak sudah membuat dirinya tengelam di dalamnya , setiap sentuhanya telah membuat dirinya bergetar.


Aroma tubuh pangeran yang memabukkan bahkan membuatnya tak bisa mencium aroma arak yang juga ada bersamanya.


Ia juga bisa merasakan tubuh pangeran yang begitu kekar memenuhinya hingga sulit untuk bergerak .


Astaga ada apa ini ? Kenapa bisa begini ? Dirinya bahkan sudah melakukan kontak fisik seperti itu dengan pangeran Seong jun. Bahkan ada begitu banyak orang di sana yang melihat kejadian itu.


Meski itu karena pangeran seong jun sedang kehilangan kesadaranya dan mendekatinya saat mabuk namun tidak akan merubah apapun.


Dia harus siap dengan segala konsekuensinya nanti , cepat atau lambat pasti akan ada rumor yang tersebar karena kejadian malam ini .


Bisa di pastikan besok rumor akan tersebar ke segala penjuru , tidak ada yang bisa di lakukan selain pasrah menghadapainya.


Nona moon geoung menghela nafasnya dengan perlahan , sejenak mencoba menenangkan diri lalu mencoba menutup ke dua matanya.


Ya benar , Tidak ada yang bisa dia lakukan . ia akan mencoba menghadapi apapun besok.


wanita cantik itu perlahan merebahkan tubuhnya , namun meski mencoba memejamkan mata nyatanya cukup sulit juga.


Kilas balik bayangan kejadian itu serta aroma tubuh pangeran masih menganggunya , ia seolah masih bisa menciumnya . Padahal saat itu keadaan pangeran tidak bisa di bilang baik baik saja.


Bahkan rambut pangeran di biarkan tak terikat rapi, dia juga tidak bercukur sama sekali . Namun meski begitu aura dari pria keturunan raja itu begitu terpancar kuat.

__ADS_1


Karena mabuk pangeran sampai salah mengenali dan mengira dia adalah istrinya , pangeran terlihat kacau .


Sebegitu besarnya cinta yang ia miliki untuk istrinya sampai dalam keadaan tidak sadarpun dia masih terus memanggil namanya.


Sedalam apa perasaanya hingga membuat pangeran terjatuh begitu dalam hingga jadi terpuruk seperti ini ?


Zara , wanita itu bernama Zara . Wanita seperti apa yang bisa membuat seorang pria sampai tidak bisa melupakanya .


Moon geoung jadi ingin melihat sosok itu, sejauh ini pria yang memiliki kekuasaan selalu memiliki istri lebih dari satu bahkan di usianya yang tergolong masih muda.


Namun dari yang ia dengar pangeran Seong jun hanya memiliki wanita yang bernama Zara itu .


Entahlah , hati manusia adalah sesuatu yang luas untuk di sebrangi. Setelah beberapa saat akhirnya Moon geoung mulai terlelap.


Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dirinya dan pangeran Seong jun yang kala itu masih berumur belasan tahun.


"Kau baik baik saja ? " Tanya pangeran saat membantunya bangkit karena barusaja terjatuh.


"Yang mulia "


"Perhatikan langkah mu " ucap pangeran seraya tersenyum manis


Dia bahkan membantunya menepuk debu yang menempel di bajunya , ini adalah kali pertama dia bertemu sedekat ini dengan pangeran. Kesan yang baik, Pangeran terlihat tampan dan ramah.


Kala itu nona Moon Geoung sedang berada di lingkungan istana untuk menghadiri perjamuan khusus yang pada hari itu ternyata orang tuanya datang untuk menerima dekret pernikahan antara dia dan pangeran Seong jun yang kala itu masih menjadi putra mahkota.


Setelah membantunya sebentar pangeran lalu pergi dari sana karena ada yang mulia raja memangilnya menghadap .


Nona moon terjatuh saat sedang asik melihat keadaah istana yang megah hingga tidak memperhatikan langkahnya dan akhirnya tidak sengaja menabrak putra mahkota yang juga berada di tempat itu.


"Nona anda tidak apa apa ? " Tanya dayang yang tadi sempat bersamanya namun tidak bisa mengikuti langkah kaki sang nona yang begitu lincah itu. Nona mereka memang energik


#


Di sebuah kamar pangeran sudah tertidur dengan memeluk selendang milik putri Zara.


Yah tidurlah pangeran , puaskan hari mu untuk beristirahat karena besok akan ada sedikit badai yang mungkin akan segera menghampiri mu.


๐Ÿ’Sementara ini jika ada sedikit typo mohon maklum ya ๐Ÿ™ nanti saat novel ini tamat kak cery akan memperbaikinya dari episode awal sekaligus merefisi atau mungkin menambahkan sedikit cerita untuk menyempurnakan novel ini


Untuk Readers tercinta jangan luoa like love dan dukunganya ya, jangan felit felit biar kak cery semakin semangat berkarya. Terimakasih sudah berkenan membaca ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ™๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’

__ADS_1


__ADS_2