
π’ ... Hay hay Readers jangan lupa untuk selalu mendukung karya ini ya , ayo sebelum baca like lopenya... ngausah lama lama mari cap cussβΊ
πππ
Meski dengan berat akhirnya Juho mau pergi juga dari sana , sedangkan bibi Rupa kembali masuk ke dalam kamar Zara .
Gadis itu masih senyum senyum sendiri karena melihat kejadian barusan.ππ
"Bibi ? " Ucap Zara saat melihat bibi Rupa masuk
" Benar benar tidak sabaran , hmnn jadi putri Zara . Sebaiknya kau lekas istirahat , besok adalah hari bahagia mu . Jangan sampai nanti kau mengantuk di pelaminan "
" Iya bi , terimakasih "
" Apa kau bahagia putri ? " Bibi yang hendak meninggalkan kamar itu menghentikan langkahnya dan memberanikan diri untuk menanyakan hal penting ini .
Zara tersenyum kemudian baru menjawabnya
" Iya bi , aku sangat bahagia . Tentu saja "
" Syukurlah kalau begitu aku senang mendengarnya . Dengar , Juho adalah pria yang baik aku percaya dia mampu membahagiyakan mu nanti "
" . . . ( Aku juga akan berusaha membuatnya bahagia bibi ) "
" Jangan biarkan dia bersedih , aku sudah pernah melihatnya terpuruk saat kau meninggalkannya . Jangan lakukan itu lagi , percayalah padanya . Jika suatu saat ada masalah apapun kau bisa membaginya pada Juho atau kami , jangan pernah memendam masalah sendiri "
" Aku akan mengingatnya bi , bibi tidak perlu hawatir . Aku sudah pernah merasakan kehilangan dirinya , aku tidak ingin itu terjadi lagi "
Bibi Rupa lalu memeluk Zara , mereka berpelukan sebentar .
" Aku percaya pada mu , sekarang beristirahatlah . Dan satu lagi , kunci pintu dan jendelanya . Jangan sampai anak nakal itu kembai lagi "
Mereka berdua tertawa sejenak , kemudian wanita paruh baya itu berjalan keluar . Zara segera mengunci pintu kamarnya , yah siapa tau Juho masih belum menyerah untuk menganggunya .
πππππ
Matahari mulai terbangun dari tidurnya ,semua orang di tempat rahasia ini telah sibuk melakukan banyak hal , ada yang memasak , ada yang menghias tempat pelaminan .
Mereka semua melakukan tugasnya masing masing , Tuan Lall Singh dan bibi Damini juga sudah sampai di tempat itu.
Mereka tentu tidak akan melewatkan hari bahagia Juho , bibi Damini bahkan membawakan banyak hadiah .
Bibi Damini , bibi Rupa , Payal dan Gauri mendapatkan tugas untuk menghias kamar pengantin Juho .
.......... .........
__ADS_1
πDuh kasian banget Gauri , sudah cintanya tidak mungkin terbalas, sekarang malah harus menghias kamar pengantin Juho dan Zara . Meski sudah mencoba mengiklaskan tentu ini tetap berat dan menyakiti hatinya.
Sabar ya neng , kak ceri ikut sedih . Tapi juga nga bisa berbuat apa apa , kamu masih muda nanti saat waktunya sudah datang percaya deh . Pria yang telah di takdirkan untuk mu juga akan tiba . π
................ .........
Kamar Juho kini di penuhi banyak bunga dan tirai , warna merah , putih dan hijau tampak mendominasi tempat itu .
Karena ini tempat larangan maka hanya mereka yang di Izinkan masuk , alasan kenapa tempat ini dilarang adalah karena Juho tidak ingin sembarang orang masuk ke sana.
Juho hanya ingin privasinya terjaga , di tempwt inilah Dia , paman Chanso ,Taemin dan Chilsuk membahas banyak hal Rahasia .
Di samping itu Chorong dan Raza memang sengaja di lepas bebas saat Juho ada di sana .
Yang namanya binatang buas , nalurinya tentu masih sama . Akan berbahaya jika ada orang lain yang berada di sana tanpa Juho , meski sudah di jinakkan nyatanya hanya Juho yang benar benar di patuhi oleh Chorong dan Raza .
Mereka dengan cepat menyelesaikan pekerjaan mendekorasi , setelah ini mereka juga harus bersiap siap untuk menghadiri acara intinya
π¦π¦π¦
Matahari kian tinggi ( kirabkira jam 10 pagi )
Juho telah selesai bersiap siap , dia terlihat sangat tampan dan gagah saat memakai baju pengantin berwarna merah itu . Juho kemudian segera pergi menuju pelaminan yang berada tak jauh dari sana.
Dia lalu duduk di pelaminan seorang diri , pasangan pengantin itu memang sengaja tidak di tempatkan di tempat yang sama saat bersiap siap .
Di depannya sudah ada Tuan kakkar yang merupakan wali zara yang sah .
Di tempat lain Zara masih belum selesai , beberapa wanita membantunya merias diri . Zara memakai gaun pengantin berwarna merah dengan beberapa bordir bunga berwarna keemasan .
Zara juga memakai berbagai perhiasan yang terlihat begitu cocok untuknya , anting yang meggantung indah di telinganya , kalung yang bergelayut manja di lehernya , gelang yang berjejer di tangan , cincin dan beberapa aksen lainnya
Semua perhiasan itu semakin membuat Zara terlihat ayu dan menawan , beberapa wanita di sana bahkan begitu terkesima melihat kecantikan putri Zara.
Meskipun semuanya dilakukan secara mendadak tapi usaha mereka yang begitu maksimal dan totalitas membuahkan hasil yang memuaskan .
"Apa Putri Zara sudah siap ? " Tanya. seorang wanita yang sengaja di utus untuk melihat mempelai wanita
" Kami sudah siap " ucap para gadis
Wanita yang baru datang itu tersenyum dan menatap penuh ke kaguman pada sang putri, pantas saja Juho sampai tergila gila padanya.
Putri Zara memang sangat cantik layaknya bidadari ππ .
" Ayo tuan Putri , sepertinya pengantin pria sudah tidak sabar lagi untuk segera bertemu dengan mu. Jangan biarkan dia menunggu lebih lama lagi , jika tidak dia pasti tidak akan meminta orang lain untuk menjemput mu . Aku yakin pengantin pria akan datang sendiri kemari untuk membawamu lari ke pelaminan " Ucap bibi Rupa menggoda.
__ADS_1
Semua wanita di sana tertawa mendengar ucapan bibi Rupa , Zara menjadi malu wajahnya terlihat bersemu merah jambu .
Sepertinya bukan hanya pengantin prianya yang tidak sabar , tapi semua orang di sana. π€£π€£
Di pelaminan Juho sudah gelisah karena Pengantin wanitanya tak juga kunjung datang , orang orang di sekelilingnya tersenyum senyum melihat tingkah yang tidak biasa ini .
" Sepertinya tuan Juho sudah tidak sabar memulai acara " Bisik Sahil pada Chote di sebelahnya
" Lihat dia begitu gelisah " Chote ikut mengomentari gerak gerik Juho.
" Sst , jangan macam macam . Nanti kalau kalian menikah kalian pasti juga akan merasakan hal yang sama seperti itu " Ucap Taemin menimpali
Juho sudah merasa tegang , gugup , bahagia semua bercampur aduk . Dia terus menoleh ke arah jalanan yang akan di lalui Zara nantinya, jalanan yang telah di hias sedemikian rupa .
" (kenapa lama sekali " batin Juho. Juho benar benar merasa tidak sabar menunggu lagi.
Pucuk di cinta ulam pun tiba , Iringan pengantin wanita mulai terlihat . di depan tampak empat orang gadis pengiring yang berjalan bersisihan .
Kemudian di belakangnya tampak empat orang yang memegang kain panjang berwarna merah yang di pegang tiap ujungnya oleh empat gadis itu dan di angkat tinggi tinggi.
Putri Zara tampak berada di bawah kain itu , iring iringan itu di sambut dengan lemparan bungga oleh orang orang di sepanjang jalanan menuju pelaminan .
Iringan pengantin wanita itu berjalan dengan perlahan lahan terus mendekat ke arah pelaminan
Juho tanpa sadar langsung berdiri saat melihat putri Zara yang mulai berjalan semakin dekat ke arahnya , dia terpesona untuk kesekian kalinya .
Mata Juho bahkan seolah tak berkedip melihat pengantin wanitanya yang sangat cantik hari ini , Zara terlihat memakai pakaian yang senada dengan dirinya .
Bukan hanya Juho , semua orang di sana tampak terpana . Hanya saja tidak berani menatap selekat itu karena hak itu hanya akan di miliki Juho saat ini dan seterusnya .
Jarak mereka semakin dekat , kini kedua mempelai telah saling berhadapan . Juho bisa dengan jelas melihat wajah putri Zara yang kini ada tepat di hadapannya , sejenak mereka saling menatap.
Putri Zara juga merasakan hal yang sama pada pengantin prianya , entah kenapa hari ini Juho terlihat lebih tampan dan gagah . Jantungnya terasa berdegup begitu kencang tidak seperti biasanya .
Orang orang di sana jadi ikut tersenyum senyum menyaksikan tontonan gratis ini, bagaimana tidak . Ke dua pengantin ini tampak saling mengagumi satu sama lain
"Ehem, , , kalian akan terus menatap atau kita bisa segera melakukan akad nikahnya ? " Ucap Paman Chanso yang menyadarkan lamunan pasangan pengantin ini . Mereka berdua jadi malu dan Salah tingkah .
π π π π ππ ππ ππ
Bang Juho ini , awas jangan sampe itu iler netes , malu . Mending di tunda dulu kompetisi tatap menatapnya . Biar cepet dilanjutin dan cepet di sah hin ...
Nah , kalo udah sah noh. jangankan liat , ***** ***** atau yang lain juga boleh malah πππ
bue bye ..jangan lupa like ya...
__ADS_1