The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
mengalihkan isu


__ADS_3

" Benarkah ? Lalu kau ada di sini ? Apa kau juga mengenal Juho ? Apa yang . Ups " karena kesenangan bertemu dengan chanso Nandini sampai keceplosam astaga karena begitu terkejut sampai dia bisa mengucapkan nama ini begitu saja ?


Bagaimana jika orang di depanya ini bukan orang baik, tapi dia baru saja menolong warga kan ? pasti dia orang baik tapiiii i .Ah entah lah dia jadi bingung


" Kau mengenal Juho ? Siapa kau ? " chanso memang tidak mengenal Nandini karena saat penyerangan dulu Nandini sudah di amankan oleh ayahnya ke pelosok desa.


"Aku datang ke mari untuk mencarinya , dia kenalan ku di suryavans " Lagipula Sudah terlanjur lebih baik sekalian saja bicara , fikir Nandini .


"Kita bicarakan ini di tempat lain , ikut aku ! jangan hawatir aku juga mengenal juho " Chanso menjelaskan


"Apa yang terjadi dengan putri Zara ? Kenapa dia sampai begitu menderita " Tanya Nandini membuat langkah Tuan Chanso terhenti sejenak


"Kau sudah pernah bertemu dengan putri di sini ? " Chanso tidak menyangka bahwa gadis ini pernah bertemu Zara sebelumnya


"Ya , aku menemukanya . Tapi orang orang itu sudah menculik putri saat aku pergi keluar , apa yang sebenarnya terjadi ? "


"Tuan putri Zara ? Kita tidak bisa membicarakan ini di tempat ini , ayo cepat ikut dia ada bersama dengan tuan Darshwana Kakkar sekarang " Ucap Chanso menjelaskan , mereka tetap menggunakan bahasa suryavans karena takut jika ada yang mencuri dengar . Bisa saja kan ? Mereka harus berhati hati membahas masalah ini


Pembicaraan ini terlalu serius untuk di bicarakan di tempat terbuka seperti ini , sangat tidak aman .


Akhirnya Nandini memutuskan untuk ikut di sepanjang perjalanan mereka sesekali berbincang , Nandini memberitahukan identitasnya tanpa rasa takut setelah tau jika pria matang ini adalah salah satu orang kepercayaan Juho.


Dia bahkan juga mengenal ayahnya , tuan kakkar dan yang lainya . Tidak perlu meragukanya lagi.


Chanso memerintahkan Taemin untuk mengantar Nandini ke tempat bangsawan Kim Seowon , sementara dia akan pergi ke istana untuk menangkap bangsawan yang terlibat dalam jual beli budak .


#


Ratu Dae Hwa kini sedang berhadap hadapan dengan putra kesayangannya , pangeran hajong.


"Pangeran kendalikan diri mu "


"Bisakah ibu membatalkam dekret itu untuk ku " Tanya nya


"Apa tentang Non Moon lagi ? pangeran air dan miyak tidak akan pernah bisa bersatu , ibu tidak perlu menjelaskan hal ini lagi pada mu " Ratu sungguh tak menyangka putranya akan jadi sekeras ini hanya karna wanita.


Buk buk buk


Suara langka kaki yang begitu tergesa gesa menuju kediaman pribadi ratu, begitu pintu terbuka bangsawan Dae jin segera duduk.

__ADS_1


"Kakak ada apa ? " Tanya Ratu saat melihat kekhawatiran di wajah kakaknya


"Ratu "


"Kakak ada apa ? Kenapa kakak begitu tegang ? " Tanya Ratu saat melihat ekspresi kakaknya yang begitu tegang


"Sesuatu telah terjadi "


Di halaman istana Chanso menggiring para penjahat dan membawa budak budak itu bertepatan dengan para bangsawan yang baru saja keluar dari pertemuan di istana.


Para bangsawan merasa terkejut , ada apa ini sampai Tuan Chanso datang membawa para gelandangan . Namun dari sekian bangsawan ada seorang yang wajahnya tampak pucat saat melihat orang orang yang sedang di ikat tanganya itu.


Mendengar adanya keributan raja yang baru akan kembali ke kediamanya segera berjalan ke tempat itu dengan tergesa gesa.


"Yang mulia tibaaaaa " Teriak kasim han memberitahukan kedatangan yang mulia raja


Semua orang segera menyingkir untuk memberi jalan pada raja.


"panglima Chanso apa yang terjadi ? Kenapa kau membawa mereka kemari ? " Tanya Raja


"Yang mulia hamba datang untuk menyerahkan para penjahat , mereka telah melakukan kejahatan besar dengan menahan rakyat jelata kemudian di jual sebagai budak " Mendengar itu para bangsawan menjadi riuh , ini bukanlah masalah sepele.


Beberapa prajurit mendorong orang orang yang tanganya terikat itu agat berlutut di hadapan Raja.


"Yang mulia kami membawa mereka sebagai bukti "


"yang mulia mereka sudah menyiksa kami mohon berikan keadilan pada kami yang mulia " Teriak para rakyat jelata itu dwngan wajah penuh kesedihan.


Dari beberapa orang di sana masih terlihat baju yang terkoyak dan ada bercak darah bekas cambukan yang ada di tubuh mereka.


Rakyat jelata ini terdiri dari berbagai usia ada yang masih remaja , ada juga yang sudah di usia matang .


Raja terenyuh saat melihat penderitaan rakyatnya ini.


Tapi kenapa Tuan Chanso yang menangani dan menangkap para penjahat ? Kenapa tidak di serahkan pada biro kepolisian ?


Meski jabatanya sebagai panglima belum di cabut tapi jabatan ini hanyalah sebuah nama , karena saat ini Panglima Tae Gwa lah yang memegang kendali kekuasaan sesungguhnya.


"Ada apa ini "

__ADS_1


"benarkah itu ? Ini kejahatan besar"


"Bagaimana dia bisa menanganinya ? Dimana biro kepolisian ? Kenapa sampai tidak tau masalah ini "


mereka terus bertanya tanya , Raja juga terkejut dengan tindakan orang kepercayaan permaisurinya ini .


"Chanso jelaskan pada ku ? Kenapa kau bisa menangani masalah ini ? " Tanya Raja


"Yang mulia hamba terpaksa melakukan penyelidikan ini sendiri tanpa memberitahu biro kepolisian karena pemimpin mereka juga ikut terlibat dalam kejahatan ini , selain itu salah satu anggota partai kiri juga terlibat " Ucap Chanso


"Omong kosong apa ini ? " Kata Panglima Tae Gwa yang tidak terima chanso menyebut anggota partainya bersekongkol dalam kejahatan


Apa maksud semua ini ? Apa permaisuri sedang mencoba mengalihkan isu agar mereka tidak fokus dengan pernikahan pangeran Seong jun dan Nona Moon Geoung.


Isu pernikahan ini memang cukup menghawatirkan , ini juga merupakan ulah dari partai kiri agar mengacaukannya dan berharap bisa menambahkan wanita dari kalangan mereka agar bisa menjadi selir pangeran seong jun , mereka masih belum menyerah.


Apakah karena itu permaisuri merencanakan semua ini untuk mengalihkan isu ?Taktik yang bagus , tapi apakah benar ada anggota partainya yang terlibat ? Kenapa dia tidak tau masalah sebesar ini .


"Siapa yang Tuan Chanso maksud ? Tuan , Kau tidak bisa menuduh orang tanpa bukti atau tindakan anda ini bisa di anggap kejahatan jika sampai menuduh tanpa bukti " Kim Seowon mulai memerankan aktingnya sebagai anggota partai kiri.


"Segera tangkap penjahat itu " Teriak Tuan Chanso pada prajurit yang di bawanya sementara dia menyerahkan beberapa buku sebagai barang bukti kejahatan pada Raja.


Prajurit ini tanpa di duga berjalan ke arah mentri keuangan negara , yaitu bangsawan Park Yun Sik .


"Apa yang kalian lakukan ?lepaskan aku ? " Teriaknya , dia masih tidak tau jika Tian Chanso telah menemukan bukti buktinya mengingat barang barang itu ia simpan dengan sangat rapi di tempat yang hanya dia yang tau.


Raja segera membuka kumpulan lembaran bukti yang sudah di susun menjadi buku itu , disana ada sederet bukti tindak kejahatan mentri keuangan Negara.


Raja menjadi sangat murka apalagi disana juga terdapat nama nama yang juga ikut terlibat , salah satunya adalah pemimpin dari biro kepolisian .


"Yang mulia hamba tidak ada hubunganya dengan masalah ini " Teriaknya lagi


"Diam !! Prajurit bawa dia dan semuanorang yang terlibat ke tempat introgasi sekarang . Aku memberikan kuasa pada panglima chanso untuk menyelesaikan masalah ini.


Kata kata Raja bagaikan petir di siang bolong ,apakah tuduhan ini memang benar ? Partai kiri menjadi gusar karena masalah ini melibatkan anggota mereka.


Dan lagi dia adalah Bangsawan Park yun sik ? Astaga bencana apa ini ?


#

__ADS_1


"Kakak apa yang kau katakan barusan ? "


__ADS_2