
Mata Juho telah menemukan apa yang kini tengah di carinnya , Zara tertidur di ayunan itu dengan memeluk buku .
Juho tersenyum karena istrinya begitu giat belajar bahasanya , ia jadi lebih berswmangat untuk segera membawanya pulang dan mengenalkannya pada ibunya , permaisuri Myung hee .
Juho mengelus rambut istrinya dengan penuh kasih sayang , hingga wanita itu sedikit melenguh karwna merasakan sentuhan itu .
" m m m m m , Ju ho . Kau sudah pulang ya ? maaf aku ketiduran " Suara parau Zara terdengar lirih namun Juho masih mendengarnya dengan jelas.
Zara membuka matanya perlahan dan tersenyum saat melihat suaminya kini sudah ada di depanya, Juho mengelus pipi Zara dan membuat wanita itu membalasnya dengan ikut mengeggam tangan kekar suaminya .
" Maaf karena sudah terlambat pulang , h h apa aku sudah menganggi tidur mu ? hm sepertinya istribku tercinta sudah belajar dengan keras . Aku jadi semakin mencintai mu kalau begini " Pipi Zara menjadi bersemu merah karwna mendengar ucapan manis dari suami nya
Juho segera mengendong Zara dan membawanya ke kamar .
" eh ... aku bisa jalan sendiri , .. " Zara terkejut saat tiba tiba Juho menggendongnya, ia langsung menggalungkan ke dua tangannya di leher Juho
" Benarkah ? jadi sudah tidak sakit lagi ? " Juho menatap istrinya dengan senyuman smirk penuh arti .
" Jangan bahas itu lagi " Zara jadi malu mendengar perkataan suaminya yang tentu saja sudah membuatnya malu karena secara tidak langsung sudah mengingatkan dirinya tentang kegiatan panas yang penuh dengan gelora bersama Juho.
Akhhhh fikiran Zara sepertinya sudah mulai di cemari dengan hal yang tidak tidak, hanya mengingatnya saja sudah membuat jantungnya berdetak tidak beraturan seperti irama musik yang bertalu talu .
Juho perlahan membaringkan tubuh Zara di tempat tidur , mata mereka sejenak bersitatap wajah mereka begitu dekat hingga Zara bisa menghirup nafas Juho .
Juho menggesekkan hidung mereka dengan lembut seraya memejamkan matanya.
" h hmm , baru sebentar saja jauh dari mu sepertinya aku sudah begitu merindukan mu Zara " Ucap juho perlahan
"Kau dari mana ? kenapa baru kembali "
__ADS_1
"Ada sedikit urusan di luar , hmn aku haus. " Juho menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Zara seraya menghirup arona tubuh istrinya yang membuatnya semakin candu .
" emh h h h h " Zara melenguh karwna merasakan geli , Juho mulai mengecup leher Zara dan sesekali menyesap nya dan memperbarui jejak kepemilikannya di sana
" Za ra . . . aku sangat merin du kan mu ... h h h " Juho masih bermain main di ceruk lehe r istrinya
" h h h ... " Zara benar benar menukmati apa yang kini di lakukan Juho padanya .
Juho kemudian menatap Wajah istrinya kemudian bangun dari posisinya yang menimpa Zara sedari tadi , ia kemudian menoleh ke meja yang tadi sempat di lihatnya .
Juho perlahan bangkit dan meninggalkan Zara yang tengah terbaring di tempat tidur , Zara kira malam ini akan berakhir seperti malam sebelumnya , tapi kenapa Juho malah pergi menjauh setelah berhasil membangkitkanbhas rat nya .
Juho terlihat meminum segelas air , dia sepertinya benar benar haus seperti yang ia katakan tadi . haus dalam artian yang sesungguhnya π
"( Ayolah Zara !! apa yang barusaja kau pikirkan . arghh ada apa dengan dirimu ) " Zara hanya bisa bergumam di dalam hati ,ia tentu malu sekali jika sampai Juho bisa mengetahui apa yang baru saja terlintas di fikirannya .
" Apa kau belum makan ? kau menungguku ? " Juho membuka penutup makanan dan melihat makanan itu masih utuh, Zara belum menyentuh makanan itu sama sekali
" Zara , kemarilah " Ucap Juho seraya melambaikan tangannya ke arah Zara
Perlahan Zara mulai bangun dari tempat tidur dan berjalan menghampiri suaminya tercinta .
" Ayo kita makan bersama , aku juga belum makan " Juho tersenyum , ia juga belum makan apapun . kenapa bisa kompak begini , astaga pengantin baru ini benar benar kompak rupanya .
" hm ... baik lah " Zara kemudian segera mencuci tangannya
Mereka kemudian makan bersama di tempat yang sama .
" A a... cepat buka mulut mu " Juho mulai menyuapi istrinya , romantis sekali.... Zara dengan malu malu memakan makanan dari tangan Juho .
__ADS_1
" Jangan suka melewatkan waktu makan mu. itu tidak baik , kau bisa sakit nanti "
" bagaimana dengan mu ,kau juga . Apa kau sengaja ingin menemani ku saat aku sakit ? "
" Aku ini pria , tentu saja itu sedikit berbeda sayang "
" ( sa yang.... umhhh ...apa aku boleh melelwh sekarang ...hmnnnn ) " Zara tersipu malu saat suaminya memanggilnya dengan sebutan
S A Y A N G.
" Kenapa ? tidak perlu malu wajarkan ? aku ini suami mu yang sangat mencintai istri ku ini .. ingat ??, cepat a a a kau harus makan yang banyak agar memiliki tenaga "
" Hmn... kau juga " Zara pun berinisiatif untuk ikut menyuapi suaminya yang tampan dan penuh pesona itu , Juho langsung membuka mulutnya dan memakan suapan Zara .
Akhirnya mereka jadi makan saling menyuapi satu sama lain, untung saja hanya ada mereka berdua di sana . Jika tidak tentu akan membuat orang yang melihatnya menjadi iri dengan keromantisa pasangan pengantin baru itu .
Setelah cukup dengan adegan suap suapan itu akhirnya mereka bisa menghabiskan hidangan di sana , perut kenyang dan hati senang .
Mereka kemudian membereskan sisanya bersama , setelah itu kemudian membersihkan tngan mereka yang kotor .
" Zara , kau tau . Di tempat ku cara makanbkita sedikit berbeda , kami menggunakan sendok dan sumpit saat makan . Tidak menggunakan tangan seperti tadi " Ucap Juho setelah mereka selesai bersih bersih .
"Benarkah ? "
" Makanan di sana juga sedikit berbeda " Juho dan Zara kini sudah duduk di atas ranjang mereka dan bersandar di sana
"Aku jadi ingin pergi kesana secepatnya , sepertinya menyenangkan karena pasti akan sangat berbeda dengan di sini , pakaian , makanan , bahasa ,orang orangnya " Zara manyandarkan kepalanya di dada bidang Juho .
" Tapi kau tidak perlu hawatir , aku tidak akan memaksa mu untuk melakukan apapun yang tidak kau sukai di sana . Aku sudah banyak belajar dari bibi Rupa , jadi aku bisa memasak apapun makanan dari tempat ini . Nanti aku akan memasakkan mu di sana jadi tidak perlu hawatir jika lidah mu tidak cocok dwngan makanan di tempat ku nanti ."
__ADS_1
ππ( asta ga babang juho.... bisa bisa istana jadi heboh saat tau seorang pangeran memasak makanan di dapur ... kak ceriyy bayangin aja kayaknya ngga sanggup ... akhhhh bener bener cuami iduamannnn.... hehehhehe... untung kak cery dah dapet atu yang moduel begituw wan..wwkwkwkwkw.... hayo reader... adakah yang sama dapet pak sumami macem ka cery..ππππ)
" Kenapa harus kau yang masak ?? itukan tugas ku ? jangan coba coba ya... bisa bisa orang nanti berfikir kalu aku ini istri yang tidak bisa melayani suami dengan baik, aku juga sudah banyak belajar dari bibi Rupa... nanti aku yang akan memasak untuk suami ku.... jadi jangan hawatir βΊβΊ"