The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)

The King Of Love Kingdom(Perjalanan Cinta Sejati)
sedikit keraguan


__ADS_3

"Zaraaa " Pangeran Seong Jun terbangun dengan sedikit berteriak dengan tangan yang terulur ke depan seakan ingin menggapai sesuatu .


Tampak buliran buliran keringat yang membasahi dahinya, ternyata ini hanya mimpi . Huh meski ini hanya mimpi tapi terasa begitu nyata baginya.


Pangeran tak kuasa menahan perasaannya yang campur aduk tak menentu , pertanda apa ini . kenapa ia harus di hadapkan dengan hal yang membuatnya tidak berdaya.


Sebenarnya ia masih ragu untuk menikahi nona Moon Geoung karena dia memang tidak mencintai gadis itu , meski dia tau bahwa moon Geong benar telah mencintainya sejak lama .


Namun ibunya terus memberikan dorongan agar ia mau menikah lagi karena demi kebaikan bersama, agar tidak ada yang mendesaknya lagi untuk menikahi gadis gadis yang di sodorkan pada ratu .


Pernikahan ini memang pilihan mereka satu satunya , meski sebenarnya pangeran Seong Jun tidak perduli dengan semua pendapat orang tentang kehidupannya namun lagi lagi ini juga mempengaruhi masa depan sang putra.


Semakin di fikirkan semakin membuat kepalanya pusing dan dia juga bertambah kesal pula , kenapa ia tidak lahir sebagai rakyat biasa saja . Semua akan lebih baik jika begitu


"Arghh sial , Zara apa yang harus aku lakukan. Maafkan aku "Ucap pangeran begitu lirih


Ia merasa tidak bisa memenuhi sumpahnya untuk menjadikan Zara satu satunya wanita di dalam hidupnya , entahlah pangeran sungguh merasa tak berdaya saat ini .


Pangeran lalu menutup wajahnya dengan ke dua tangan ,ia tampak sedikit frustasi setelah mengalami mimpi ini . Kenapa mimpinya kali ini begitu menyesakkan dada.


Mendengar ada suara yang sedikit berisik akhirnya mengganggu tidur pangeran ji hun ,ia mula bergerak gerak sambil menangis.


Pangeran Seong Jun segera bangkit dan meraih putranya untuk di gendong.


"Apakah ayah sudah membangun kan mu , maafkan ayah " Pangeran perlahan menepuk nepuk punggung putranya agar tenang dan kembali tidur.


Pangeran Ji hun mulai merasa nyaman lalu menguap kecil ,matanya kembali kuyu hingga kembali terlelap .


⚡🌪️


Pangeran Seong Jun ke ni sedang berjalan menuju ruangan raja memenuhi undangannya tadi malam.


Saat ini dia sudah tidak lagi menutupi kewarasannya, jika dulu orang akan menyingkir saat melihatnya namun kini justru banyak orang yang menyapanya ketika berpapasan.

__ADS_1


Para dayang yang tak sengaja bertemu dengan pangeran Seong Jun di jalan tidak bisa menyembunyikan kekaguman mereka saat melihat paras rupawan putra sulung raja itu.


tidak berbeda juga dengan dayang yang hanya bisa melihatnya dari jauh pun tak akan melewatkan pemandangan menarik ini.


Sebagian dari mereka memang baru melihat perubahan pangeran Seong Jun , dan ternyata desas desus yang beredar tentang betapa rupawanya pangeran Seong Jun memang bukan hanya isapan jempol belaka. Ini nyata


Para Dayang tampak tersenyum malu malu seraya meremas pakaiannya , hal ini membuat dayang senior sampai menegur dayang dayang yang telah melupakan tugas mereka.


"Astaga pangeran Seong Jun terlihat sangat tampan " Ucap seorang dayang muda setelah mereka tak sengaja berpapasan dengan pangeran


"Ah aku mau meleleh " Ucap dayang lain yang menambahkan


"Ekhm.... Ekhmm "Seorang dayang senior mencoba menyadarkan dua dayang yang masih saja memperhatikan punggung pangeran yang semakin menjauh hingga tak terlihat lagi


"Ekhmm " Dayang senior itu mencoba menepuk bahu juniornya karena di abaikan


"Sshhh " Bukanya menyahut dayang muda itu justru menepis tangan orang yang ada di belakangnya


"Ekhmmm " Ia lalu berdehem lebih keras untuk mencoba menarik perhatian dua gadis itu lagi


"Ih mengganggu sa jaa . " Belum selesai berbicara mereka sudah di sambut pelototan tajam dayang senior yang tampak menyeramkan.


"Nyo nyonya "Ucap keduanya gugup karena mulai merasa takut


" Kenapa masih disini ? Cepat pergi dan lanjutkan pekerjaan kalian " Omel dayang senior itu tanpa mau mendengarkan alasan dua dayang muda karena sudah tau dengan jelas apa penyebabnya


Tidak mau mendengar ceramah lebih banyak lagi mereka berdua segera membungkuk dan melarikan diri dari sana , jika tidak entah berapa lama mereka akan mendengar Omelan dayang senior yang lumayan galak itu.


"Pangeran Seong Jun dari dulu memang selalu rupawan hahhh bahkan sekarang jauh lebih tampan p" Bukanya pergi dayang senior malah ikut tersenyum senyum ke arah perginya pangeran Seong Jun tadi .


Dayang lain yang melihatnya senyum senyum sendiri menjadi heran dan merasa aneh, Menyadari tatapan mereka itu ia segera menampilkan wajah datarnya lagi .


"Apa yang kalian lihat ! " Tegurnya pada beberapa dayang muda itu

__ADS_1


"t t tidak nyonya "Ucap mereka hampir bersamaan lalu semakin mempercepat langkah agar bisa segera pergi dari tempat ini.


Dayang senior itu menekuk wajahnya karena kesal lalu pergi dari sana untuk kembali melaksanakan tugasnya.


Ternyata sama saja ,tidak senior tidak junior mereka sama sama terkesima wajah pangeran Seong Jun.


💢


Raja mempersilahkan pengeran Seong Jun untuk duduk di kursi yang masih kosong , di sana juga ada adiknya pangeran Ji Yoong.


"Salam kakak "


"HMmm " Jawabnya singkat , meski pangeran ji Yoong sekarang telah menjadi putra mahkota tapi ia tetap menyapa kakaknya yang sangat dia sayangi dan kagumi.


Andai saja kakaknya bersedia tentu ia akan dengan sukarela melepaskan gelar itu .


"Pangeran ayah ingin membicarakan tentang kejadian semalam " Ucap Raja memulai pembicaraan


Putra mahkota Ji Yoong yang semalam memang berada di luar istana karena ada tugas di luar dan harus menginap jad belum mengetahui kekacauan semalam , dia baru saja sampai untuk melaporkan tugas yang di berikan raja.


"Jika yang mulia raja meminta ku untuk mengembalikan chorong ke istana Surya maka maaf hamba tidak bisa melakukan itu "Ucap pangeran Seong Jun bahkan sebelum Raja mengemukakan pendapatnya


Mereka kemudian membicarakan masalah chorong dengan serius , ketika mengetahui berita itu maka pangeran Ji Yong tidak bisa tidak terkejut. Kakaknya benar benar tidak biasa sampai menjadikan seekor singa sebagai tunggangannya.


Raja yang mencoba membujuk putranya untuk mengandangkan singa itu akhirnya tidak bisa berbuat apa apa karena keyakinan pangeran Seong Jun.


Pangeran berjanji akan mengawasi sendiri dan menjamin jika chorong tidak akan membuat keributan lagi .


"Besok adalah hari pernikahan mu , ayah harap kau bisa memperlakukan istri mu dengan baik " Ucap Raja mengingatkan


Besok adalah hari pernikahan pangeran Seong Jun dan Nona Moon Geoung young , jangan sampai putranya datang terlambat seperti pesta pertunangannya beberapa hari yang lalu.


Mendengar itu pangeran Seong Jun hanya diam , sejujurnya dia masih memikirkan mimpinya semalam dan hatinya kembali goyah . Jika boleh dia tentu ingin membatalkannya saja.

__ADS_1


"Kakak " ucap pangeran Ji Yong ketika Melihat' kakak laki-lakinya justru melamun , kakaknya seperti sedang memikirkan sesuatu yang lain.


"Kak "


__ADS_2