Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 100


__ADS_3

Yeaaaayyyyyyy


Akhirnya Episode 100


Semoga readers makin suka dan tolong dukungannya yaaaaaaaaa


"Mas kamu kasih nama apa jagoan kita? "


Mas devan terlihat berpikir sejenak lalu


"Hm nama jagoan kita Raykana Anggara Putra"


Aku hanya tersenyum dan mengangguk begitu pun dengan mama hanya mengangguk tanda setuju


"Devan kamu kasi Ray ke sandya dulu biar di susuin" perintah mama


"Ray? " tanyaku dan mas devan bersamaan


"Iyaa, Raykana Anggara Putra jadi mama panggilannya Ray"


"Owwh" kembali aku dan mas devan menjawab bersamaan


Mas devan menyerahkan Ray kepadaku dan langsung aku memberinya asi


***


Usia Ray sudah memasuki usia 2 bulan, semenjak adanya Ray di rumah ini mas devan sering pulang tepat waktu sekalipun harus lembur pasti mas devan akan lembur di rumah karena bisa menemaniku dan Ray


"Sayaang papa pulang" teriaknya dari pintu depan yang langsung tertangkap indra pendengaranku di ruang keluarga


Sayang, tuh denger papa udah pulang pasti langsung pengen cium kamu entar

__ADS_1


"Sayaang, kalian disini? Sini peluk papa"


Ucapnya dengan merentangkan tangan hendak memeluk kami


"Eiits stoop, sayang kamu baru pulang kerja keringetan, kena debu, dll sebaiknya mandi dulu, kalau sudah bersih baru boleh main sama Ray"


Perintahku pada mas devan yang cemberut karena mendapat penolakan dariku


"Hmm iya iya mama yang crewet tapi cantik"


Aku hanya tersenyum melihat sikap mas devan yang kadang imuut seperti ini, sikapnya yang sangat posesif kepada Ray dan bahkan melupakan aku karena asik bermain bersama Ray


***


"Sayang, Ray mana" tanyanya padaku setelah mencium keningku lembut


"Di kamar sayang, lagi tidur"


"Hmm besok kan weekend mas puas puasin gih main sama Ray"


Mas devan hanya mengangguk


"Ayo makan mas, aku udah laper" ajakku


Aku dan mas devan makan malam berdua karena mama sudah kembali seminggu yang lalu, sebenarnya mama pergi ke bali untuk mengurus restoran dan usaha lain disana dan kemungkinan akan tinggal agak lama disana


Mama menemaniku mengurus segala keperluan Ray setelah kelahirannya karena aku sengaja meminta bantuan mama untuk mengajariku mengurus bayi


Setelah acara makan malam berdua yang cukup romantis mas devan mengajakku untuk menonton di kamar karena takut Ray akan menangis saat terbangun


"Sayang, udah lama ya kita enggak duduk romantis berdua nonton tv kayak gini" ucapnya yang tengah duduk di atas tempat tidur dengan merangkul pinggangku

__ADS_1


"Iya"


"Sayang" panggilnya manja


"Hmm"


"Udah boleh belum ya"


"Apanya? " tanyaku bingung


"Buat adek untuk Ray"


Seketika tanganku refleks memukul paha mas devan


"sayang" bisiknya di telingaku yang membuat tubuhku langsung merinding di buatnya


Mas devan sudah mulai menjelajahi leherku dan tangannya yang mulai bermain kemana mana


Kasian juga di fikir karena mas devan sudah puasa selama dua bulan ini dengan alasan tidak tega melihatku yang kadang lelah mengurus Ray


"maas"


Panggilku karena tangan mas devan yang satunya sudah berhasil membuka pengait bra ku


"Hmm panggil sayang dong" bisiknya kembali


Hembusan nafas mas devan di telingaku benar benar membuatku merinding


ku tangkup kedua pipi mas devan menghadap ke arahku dan ku cium lembut bibirnya


"Sayang langsung inti aja ya" pintanya

__ADS_1


Namun baru akan membuka bajuku tangan mas devan terhenti karena...


__ADS_2