
Hai teman teman pembaca yang budiman
Tolong bantu like nya yaaaa
Di bantu juga sarannya
Jika tidak suka akan cerita saya tolong jangan di hina dan maaf banyak tipo karena saya ngetiknya pakek Hp bukan laptop
Terimakasih buat yang dukung selama ini
Mendapat pujian dari mas devan seketika wajahku bersemu malu dan mas devan yang menyadari itu ia langsung mencium pipiku lembut
"Ayoo" ajaknya membukakan pintu mobil untukku
Aku hanya tersenyum membalas ajakan mas devan, mobil pun meninggalkan area rumah mama di sepanjang perjalanan menuju tempat acara mas devan terus mengenggam tanganku sedangkan ia sibuk mengajak Ray mengobrol
Mobil memasuki kawasan hotel dan berhenti tepat di depan pintu utama, mas devan keluar terlebih dahulu dan setelahnya membukakan pintu untukku seraya kembali menggenggam tanganku kembali
Mas devan membuatku kaget saat kami sampai di ruangan yang aku kira hanya ruangan makan saja tapi ternyata ruangan ini di sulap sangat mewah dengan tulisan
__ADS_1
**Happy birthday my wife**
Seketika aku menutup mulutku tak percaya, air mata haru pun meluncur tanpa pamit saat teman teman yang aku undang untuk acara makan bersama sudah berkumpul di dalam ruangan tersebut dengan menyanyikan lagu ulang tahun untukku
"Selamat ulang tahun bidadariku" ucapnya dengan menyerahkan sebuket bunga untukku
Air mataku pun kembali mengalir indah di pipiku tak kuasa menahan kebahagian yang Tuhan berikan
"Makasih sayang" ucapku dan mas devan pun melepaskan pelukan kami
"Enggak sayang, harusnya aku yang bilang makasih karena kamu bersedia menjadi bagian dalam hidupku, menjadi energi hidup untukku, makasih atas semua cinta kebahagiaan dan segala kesabaranmu menghadapi suamimu yang jauh dari sempurna ini" tuturnya dengan mengusap pelan jejak air mata di pipiku
"Ayo dong tiup lilinnya, make a wish dulu tapi" sorak teman temanku yang sudah memegang kue ulang tahun berbagai macam model
Aku pun meniup lilin satu persatu dari beberapa kue ulang tahun, setelah acara tiup lilin dan potong kue selesai tiba tiba mama datang menggendong Ray
__ADS_1
"Sayang selamat ulang tahun ya, semoga panjang umur, sehat selalu, pokoknya doa mama semua yang terbaik buat kamu" harap mama dengan masih memelukku
"Amiiin, makasih maa"
Ku lepas pelukan mama dan mengambil alih ray untuk di perkenalkan pada teman temanku, ray mendapat banyak pujian dari teman teman karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan
"Sasa" panggil seseorang yang tidak asing dari arah belakang
Ku balik tubuhku menghadap padanya dan benar saja dia adalah mas bagas dan dewi yang sekarang sudah menjadi istrinya entah kapan mereka menikah karena aku tak di undang dan tak berharap mendapatkannya
"Hi mas, mbak dewi,, sudah lama tidak berjumpa" senyumku tulus sedangkan dewi hanya menampilkan wajah tak senang
"Selamat ulang tahun sa, ini dari kami" dengan menyodorkan bingkisan padaku
"Terimakasih banyak, harusnya kalian tidak perlu repot cukup berikan saja doa untukku" jelasku dengan mengambil bingkisan yang mas bagas sodorkan dan memberikannya pada pelayan untuk di gabung dengan kado yang lain
"Ini anak kamu sa? Lucu banget namanya siapa? " tanya mas bagas dengan mengelus pipi Ray lembut
"Nama saya Ray Om" ucapku menirukan suara anak kecil
__ADS_1
Dewi menatapku dengan tatapan marah tapi aku tak memperdulikannya hingga....