
Setelah acara makan malam berdua yang hanya ada keheningan aku dan mas devan duduk berdua di halaman belakang seraya mengobrol
"Mas koq tumben pulang malem? "
"Hm iya di kantor lagi banyak kerjaan" jelasnya lesu
"Pasti capek ya" pijitku pada kepala mas devan yang berada di pangkuanku
"Sayang" panggil mas devan yang langsung menatapku dengan posisi yang masih tiduran di pangkuanku
"Hmm"
Mas devan meletakkan satu tanganku di dadanya dan mencium telapak tanganku yang lain dengan lembut
"Memang benar, mas sangat beruntung memiliki istri seperti kamu" mendengar itu aku sedikit mengernyitkan dahi merasa seperti tidak asing dengan kalimat itu
"Mas rela mengorbankan apapun di dunia ini asalkan kamu tetap berada di sisi mas" lanjutnya karena aku hanya diam
"Sayang, kalau kamu mau sesuatu kamu bisa minta sama mas atau kamu mau lakuin apapun mas gak akan masalah asal kamu tidak pergi dari hidup mas" tuturnya kembali dengan menciumi tanganku tanpa henti
Mas devan kenapa sih? Koq aneh
"Hm mas tenang aja, aku gak akan kemana mana koq"
"Makasih sayang, ayo kita istirahat ini udah malem" ajaknya yang sudah berdiri di depanku
__ADS_1
Aku pun mengiyakan karena memang ini sudah larut malam dari tadi gak sadar keasikan ngobrol
***
"Mas bangun udah siang nanti kamu telat kerjanya" kesalku karena mas devan tidak mau beranjak dari tempat tidur
"Maas buruan deh, ya udah kalau gak mau bangun aku tinggal aja" kesalku
"Sayang tunggu, aku udah bangun koq kamu jangan tinggalin aku" pintanya dan sudah berdiri dari tempat tidur
Apa sih mas devan ini, orang aku mau tinggal ke dapur
Akupun berlalu ke meja makan setelah mas devan masuk ke kamar mandi dan tak berapa lama mas devan sudah menyusul di belakangku
Jangan bilang mandinya cuma 5 menit lagi? Ada apa sih sama mas devan?
"Mas koq bajunya gitu? Gak kerja? " tanyaku karena mas devan hanya memakai pakaian kaos santai
"Mas ambil cuti hari ini soalnya mau ajak kalian jalan jalan"
"Haaaa? "
"Ray mau kan? " tanyanya pada ray
"Mauu pa, Ray mau jalan jalan ke zoo"
__ADS_1
"Ok hari ini kita ke Zoo"
"Yeaay" girang Ray dengan senyuman super manisnya
Ya ampun Ray bisa bersikap manja gini? Selama ini kalau sama mamanya ini dia kenapa selalu bersikap dewasa?
Kami pun menghabiskan waktu bersama seharian ini dari melihat aneka jenis hewan di kebun binatang, ke pantai hingga saat ini kami berada di salah satu mall
" pa,ma, ray mau ke toilet sama paman bambang ya"
"Enggak sama papa aja? " tanya mas devan
"Enggak pa,, papa jagain mama aja disini" jelasnya yang membuatku terharu
"Ya udah hati hati sayang"
Aku dan mas devan duduk di salah satu tempat makan sambil menunggu Ray kembali hingga Hp mas devan bergetar menandakan pesan masuk
mas devan membacanya dan langsung tersenyum membuatku penasaran, menyadari itu mas devan memberikan ponselnya padaku menunjukkan isi pesan tersebut dan aku pun menganga tak percaya
Percaya enggak percaya enggak
Tunggu deh
Jangan Lupa like ya
__ADS_1
Nanti makin seru koq
Semoga readers suka ya maaf kalau banyak tipo dan lain-lain