Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 137


__ADS_3

Namun segera ku lepas pelukan mas devan begitu menyadari


"Maas, ini udah jam 9 loh kamu gak ke kantor? "


"Hm mas mau ke kantor tapi mas gak mau jauh dari kamu" manjanya padaku


"Maass,,, kalau aku ikut kamu ke kantor yang ada kamu gak bakalan konsen kerja" tolakku halus


"Tapi sayang... "


"Maas,,, sana gih berangkat kerja"


"Hari ini kamu mau kemana? " tanyanya kembali


"Hmm kayaknya di rumah mau nyoba resep kue baru" jelasku lagi


"Ya udah kalau gitu, tapi jangan keluar rumah ya kalau butuh apa apa suruh bi inah yang belanja" pintanya lagi yang membuatku benar benar bingung dengan sikap mas devan


"Hmm iya iya,, udah sana berangkat masak bos telat itu bukan contoh yang bagus" tegurku


"Iya sayang, cup" sekilas mas devan mencium pipiku sebelum ia pergi


Sudah sekitar satu minggu berlalu dari kedatangan Ardi ke rumah dan mas devan belum mengizinkanku ataupun Ray keluar dari rumah entah sebenarnya apa yang mas devan sembunyikan dariku


"Mas" panggilku pada mas devan yang masih mengatur nafas di sebelahku

__ADS_1


"Hmm"


"Apa besok aku boleh keluar rumah? " tanyaku hanya untuk memancing apa yang mas devan sembunyikan


"Enggak" jawabnya yang sudah berdiri hendak ke kamar mandi namun segera ku tahan lengan mas devan


"Kenapa? "


"Di luar gak aman buat kamu"


"Apanya yang gak aman? Biasanya juga aku keluar tapi sekarang kenapa tiba tiba mas larang aku dan Ray keluar rumah? " emosiku karena mendengar jawaban mas devan yang selalu sama saat aku bertanya alasan tidak memperbolehkan aku keluar


"Sayang, mas gak mau kamu kenapa napa itu aja! "


"Iyaa tapi siapa yang mau celakain aku dan Ray? "


"Kenapa cuma diam? Kalau mas gak mau jelasin kebenarannya aku bakal tetap keluar rumah" tegasku yang langsung meninggalkan mas devan yang masih diam seribu bahasa


Mas devan itu kenapa sih? Sebenernya apa yang dia sembunyiin sih?


Huuuuhhhh berendam di air hangat memang yang terbaik


Aku disini ajalah, males ketemu mas devan kalau kayak gini


Gerutuku sendiri

__ADS_1


***


Aku dan mas devan masih tetap dalam mode diam jika bertemu, sudah sekitar dua hari namun belum ada dari kami yang ingin memulai lebih dulu untuk mengobrol dan lainnya


Seperti pagi ini aku hanya menyalami mas devan sebelum berangkat kerja tanpa kalimat apapun


"Sayang, raay" panggilku


"Iya ma"


"Mama ke cafe dulu ya, Ray mau ikut atau di rumah aja? " tanyaku mensejajarkan tinggi dengan ray


"Ray hari ini mau ke rumah nenek, kan nenek datang hari ini ma"


"Hm ya udah kamu tunggu mama di rumah nenek ya" elusku pada rambut ray


Aku pun mengendarai mobil sendiri menuju cafe, awalnya bams ingin mengantarku namun aku menolaknya dan lagi bukannya di belakang mobilku sudah ada mobil bodyguard yang mas devan pekerjakan untuk menjagaku


Sebentar lagi aku akan sampai di cafe hanya perlu melewati persimpangan namun tiba tiba tanpa aku duga ada sebuah mobil melaju dari arah samping dan menabrak mobilku dengan sangat keras seketika pandanganku terasa kabur, kepalaku rasanya sangat sakit sekali dan tiba tiba gelap....


Jangan Lupa like dan komen nya


Maaf jika banyak tipo


Semoga readers suka ceritanya

__ADS_1


Maaf jika banyak tipo


Makasih


__ADS_2