Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 173


__ADS_3

Saat ini Ray sudah kelas tiga SMA sebentar lagi akan menjalani ujian kelulusan, Ray memutuskan untuk melanjutkan kuliah di amerika dan tinggal bersama sepupunya disana, Ray akan menggantikan papa nya meneruskan perusahaan keluarga dan untuk sifatnya masih sama tidak berubah cuek, dingin, irit bicara, malas senyum


Sedangkan Angelo masih kelas dua SMP, sifatnya yang dulu menggemaskan berubah drastis kini sifatnya sebelas dua belas dengan kakaknya namun sifatnya itu akan berubah menjadi manja jika bersamaku


Dan untuk cita citanya ia ingin menjadi dokter yang berarti nanti akan mengurus Rumah Sakit keluarga


Dan untuk anak ketiga ku dan mas Devan bernama Maura Anggara Putra


Maura saat ini sudah kelas tiga Sekolah Dasar, kelakuannya yang selalu membuat kakaknya jengkel itu terkadang membuatku geleng geleng kepala


Monic dan Steve memili dua anak yang pertama Adel dan yang kedua Abela, mereka masih sering main kerumah kadang aku dan keluarga yang bertamu ke rumah mereka


Untuk kak Refan dan istrinya, mereka sudah lama bercerai karena sifat istri kak Refan yang sangat keterlaluan membuat kak Refan memilih bercerai dan kini kak Refan menikah kembali dengan mantan kekasihnya dulu sewaktu di denpasar karena tanpa sengaja mereka bertemu kembali di jakarta


Kak Refan memiliki seorang putra dari pernikahannya yang ke dua, sedangkan anak bersama mantan istrinya kak Refan tidak bertanggung jawab karena ternyata anak itu hasil perselingkuhannya dengan orang lain


Saat keluarga sedang duduk santai di ruang keluarga


"Kak, Maura cantik tidak? " tanyanya pada Ray


"Cantik"


"Kak, bener Maura cantik? " kini ia ganti bertanya pada Angelo


"Iya cantik banget"


"Hm di sekolah kak Ray ada yang lebih cantik dari aku tidak? "


"Tidak"


"Kalau kak Angelo? "

__ADS_1


"Hmm di sekolah kakak cantik cantik semua ceweknya" jawab Angelo sengaja menjahili adik perempuannya itu


"Mana cantik sama Maura? "


"Hmm kayaknya cantikan temen kakak deh? "


"Gak mungkin" balas maura


"Loh koq gak mungkin? "


"Kalau mereka lebih cantik dari maura berarti mereka ketebelen ngasih tepungnya"


"Haaa tepung? " kini Angelo yang bingung


"Iyaa,, mereka pasti sebelum berangkat pakej tepung satu karung"


"Maksudnya gimana sih dek? " tanya Angelo yang tambah bingung


"Berisiik" lempar Ray ke arah Angelo menggunakan bantal sofa


"Mama mama" panggilnya menghampiriku


"Mah, bukannya tepung itu buat bikin makanan ya? Kakak itu pakek tepung nanti jadi.... "


"Jadi makanaaannn, hahahahahah" ucap Angelo yang memotong pembicaraan kami


"Mama, maura gak mau pakek tepung nanti maura di makan" ucapnya polos yang sudah memeluk lenganku


"Maura kan gak pakek tepung sayang, maura pakeknya bedak" jelasku


"Kalau bedak berarti gak di makan ya ma"

__ADS_1


"Enggak sayang" belaiku pada rambutnya


"Nanti kakak makan kamuu" ledek Angelo


"Mama tuh liat kak Angelo, dia nakal" adunya padaku namun hanya ku berikan senyum karena tidak mendapat pembelaan dariku maura malah berlari ke arah papanya dan mengadu namun tetap sama


Terakhir ia mengadu pada Ray


"Kakaaaak,, kak angelo nakal" adunya pada Ray


"Sini" panggil Ray dan membisikkan sesuatu dan setelahnya terlihat maura tersenyum dan


"Mama, papa, kemaren kak Angelo pacaran di taman" teriaknya tiba tiba dan langsung mendapat pelototan mata dariku


"Enggak ma, adek bohong tuh.... Aku kemaren main gak pacaran"


"Angelo jangan bohong, kamu itu kan sudah sering mama kasih tau jangan pacaran dulu kamu masih kecil rajin belajar dulu bla bla bla bla bla bla bla bla" ceramahku yang entah sudah sampai mana


Maura terlihat sangat puas mendengar Angelo di ceramahi olehku dia hanya mengejek Angelo terus menerus sedangkan Ray tersenyum dan tetap fokus pada bukunya


"Sudah sudah sekarang kalian istirahat" perintah mas Devan yang langsung di ikuti oleh semua anak anak


Keluarga kami rasanya menjadi keluarga yang sangat harmonis, jarang sekali bertengkar karena setiap ada apapun yang mengganjal di pikiran kami selalu membahasnya bersama


Yang terpenting adalah komunikasi yang di jaga, saling percaya menghormati menghargai apapun jika itu benar


Sekian ya readers


Maaf nih kalau endingnya gini


InsyAllah next nulis cerita lain

__ADS_1


Makasih yaaaaaaa


__ADS_2