Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 128


__ADS_3

"Sayang" panggil mas devan yang entah sejak kapan bibirnya sudah menempel di bibirku


Dan tangan mas devan mengarahkan agar aku duduk di pangkuanya


******* lembut mas devan berikan padaku hingga tangannya sudah masuk kedalam kemeja yang ku kenakan, remasan lembut pun ia berikan pada ******


Ku lepas paksa ******* tersebut sebelum ada yang melihat dan segera ku kembali duduk di samping mas devan


"Udah jangan disini, nanti kalau ada yang lihat gimana? " omelku


"Sayang tanggung, udah mulai bangun si junior" tunjuknya


"Udah di rumah aja" pukulku di lengan mas devan dan tak berapa lama pintu rungan mas devan terbuka dan menampilkan sosok kecil yang terlihat kaget mendapatiku duduk manis di ruangan itu


"Mom, what are you doing? " tanyanya


" nothing " senyumku menyeringai


Mas devan kembali duduk di meja kerjanya dan ku ajak Ray memasuki kamar khusus yang berada di ruangan mas devan


"Sayang sini duduk" pintaku pada Ray dan ia hanya menurut


"Kamu dari mana? " tanyaku kembali


"Beli sesuatu" jawabnya dengan menunduk


"Beli apa sayang? " tanyaku lembut dan menggengam tangan mungilnya itu


"Emm beliiii,,, beliiii " ragunya

__ADS_1


"Beli apa? "


" beli burger ma" ucapnya pelan dan kuhembuskan nafas kasar


"Sayaang, liat mama sini" pintaku lembut namun ray se akan masih ragu menatapku


"Raay" panggilku lembut yang langsung membuatnya menatapku


ku tangkup wajah kecilnya itu dan ku tatap matanya lekat


"Sayang, kalau kamu pengen makan jungfood kamu bisa kasih tau mama, mama akan kasih asal tidak terlalu sering tapiiii apa yang kamu perbuat hari ini di kantor papa itu tidak baik, apa kamu mau lihat papa kesusahan? "


Ray menggeleng dan langsung kuberikan senyuman manisku kembali ku genggam tangan mungilnya itu


"Mama dan papa bangga karena Ray anak yang pintar tapi alangkah lebih baik jika ilmu yang Ray punya di gunakan untuk hal yang berguna juga, apa Ray paham? "


"Iya ma" dan langsung memelukku erat


"Janji ma,,, Ray minta maaf"


"Hm sekarang minta maaf sama papa, paman Rio, paman Bams" pintaku dan Ray hanya mengangguk


"Nah ayo sekarang temui papa" ajakku


Ku lihat mas devan sedang menatap laptopnya dengan serius dan ku perintahkan Ray untuk mendekatinya


"Paa" panggilnya imut dan mas devan langsung menoleh


"I'm sorry, Ray gak akan nakal lagi"

__ADS_1


Mas devan tersenyum dan langsung mengangkat tubuh Ray meletakkan di pangkuannya


"Papa maafin, asal jagoan papa ini gak akan ngulangin lagi"


"Janji pa" janjinya dengan mata berbinar


"Oh iya, ini bisa kamu balikin kan? Paman Rio gak bisa selesaiin" ucap mas devan


"Emang papa gak bisa selesain sendiri? "


"Papa cuma pengen liat aja jagoan papa ini nyelesaiinnya gimana"


"Enggak aah, papa kan bisa atasi jadi papa aja yang selesaiin aku mau pulang sama mama, ayo maa " ajaknya setelah turun dari pangkuan mas devan sedangkan aku hanya tertawa melihat ekspresi kesal mas devan


Aku dan Ray mampir ke sebuah taman sebelum akhirnya pulang kerumah sedangkan bams hanya menunggu di mobil


.


.


.


.


.


Jangan lupa like yaaa


Mohon dukungannya

__ADS_1


Maaf kalau banyak tipo karena saya ngetiknya di Hp langsung jadi harap maklum


Semoga readers suka ya


__ADS_2