Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 170


__ADS_3

Mas devan menghampiriku dan memeluk tubuhku lembut


"Udah udah jangan nangis, Angelo baik baik aja kamu jangan nangis lagi" bujuknya padaku


"Apa kata dokter? " tanya mas devan


"Angelo cuma demam biasa, soal bentol bentol di tubuhnya dokter bilang Angelo ada alergi sama kedelai. Mungkin karena alerginya itu jadi dia demam" jelasku


"Kedelai? Tapi bukannya di rumah jarang ada makanan atau jenis lain yang berasal dari kedelai? " tanya mas devan tiba tiba


Aku berpikir sejenak, Benar juga apa kata mas devan, di rumah hampir tidak ada kedelai lalu Angelo dapet makan kedelai dari mana?


"Iya ya mas, Angelo makan kedelai dari mana? " tanyaku kembali


"Ya udah jangan di pikirin, nanti mas yang akan cari tau kamu istirahat aja" pinta mas Devan


"Enggak mas,, sebaiknya mas pulang mandi makan, mas pasti capek habis kerja kesini juga kayaknya tadi lari maraton" senyumku kilas


"Hm enggak sayang, mana mungkin mas ninggalin istri dan anak mas ini di rumah sakit? Mas mandi sini aja biar Rio yang siapin semuanya" ujarnya santai


"Eh Ray gimana mas? " tanyaku tiba tiba


"Ray tadi di jemput mama sayang, mas udah nelfon mama tadi jadi sementara Ray di jaga mama"

__ADS_1


"Hmm makasih ya mas"


"Untuk apa makasih? Ray dan Angelo anak kita, dan kamu istri mas.. Sudah tanggung jawab mas menjaga dan mengurus kalian" ucapnya lembut yang membuatku semakin meleleh di buatnya


"Sudah sudah, mandi sana mas bau" pintaku karena merasa malu dengan kalimat yang mas Devan lontarkan tadi


"Iya iya deeeeh"


***


"Maa,, maa" panggilnya parau yang membuatku tersentak dari tidur


"Sayang? Ada apa nak? " tanyaku lembut


"Maa"


"Lapel ma"


"Makan bubur ya sayang" ucapku dengan mengambil bubur yang sempat bi inah bawa


Angelo menghabiskan bubur semangkuk, melihatnya yang kembali berselera makan membuat hatiku sedikit tenang


Mas Devan baru kembali dari rapat di kantor, awalnya mas Devan hendak membatalkan rapatnya namun aku melarangnya karena kondisi Angelo yang sudah lebih baik dan lagi aku tau rapat itu sangat penting untuk perusahaan Mas Devan

__ADS_1


"Sayang? " panggilnya dan bergegas mendekat ke arah Angelo


"Ada yang sakit? Pusing? Atau apa nak? " tanyanya penuh khawatir dan Angelo hanya menggeleng


"Angelo udah gak papa mas" ucapku menenangkan


"Mas udah makan? " tanyaku kembali


"Belum sayang, mas gak nafsu" ucapnya lesu karena semalaman Mas Devan terjaga untuk menjagaku dan Angelo


"Aku suruh bibi bawa makanan ke sini ya? Mas mandi dulu " pintaku dan mas devan hanya melangkah menuju kamar mandi


Angelo tertidur kembali dan aku menyiapkan baju ganti mas devan yang di bawa oleh joko tak lupa sebelumnya aku menghubungi rumah untuk membawakan makanan


Mas Devan terlihat lebih segar setelah selesai mandi, setelah mengenakan bajunya mas devan masih sibuk dengan laptopnya di atas sofa kamar VVIP ini


"Maas,, masih kerja? " tanyaku yang sengaja duduk di sebelah mas devan


"Iya sayang"


"Hmm mas istirahat gih, kerjanya di lanjutin nanti" pintaku


"Nanggung tinggal dikit sayang" fokusnya pada laptop

__ADS_1


"Maasss,, kamu gak mau kan buat aku khawatir? " tanyaku dan mas devan langsung menutup laptopnya dan menghadap ke arahku


"Iya cintaku,, kenapa? " tanyanya kembali yang membuatku kesal


__ADS_2