
Setelah keluar ruangan imigrasi segera ku hirup oksigen dalam-dalam, karna rasanya otakku kekurangan asupan oksigen selama di dalam sana.
Segera ku berlari kembali ke ruangan dan ku lihat petugas checkin yang ku suruh standby tadi sudah menunggu disana.
" ini dokumenya langsung di bawa aja" sambil menyerahkan dokumen padanya
" iya mbak makasih " dan kemudian berlari meninggalkan ku
Kerja di internasional memang harus siap lari-larian karna jarak gate yang sangat jauh dari tempat checkin counter dan kita harus mengejar waktu agar pesawat tidak delay.
Ku duduk di kursi ruangan dengan bersender pada senderan kursi ku buang nafas kasar dan kulirik jam di tanganku menunjukkan pukul 21.45 kembali ku buang nafas kasar.
Pesawat tinggal satu aja yang belum berangkat tapi kan schedulenya entar jam 00.30 masih lamaa, terus entar aku pulang jam berapa coba? Entar kalau di jalan ketemu anjing gimana?
Aku laper lagi, beli dimana coba jam segini
Apa pakek gr*bfood aja ya?
Ucapku dengan hanya menatap lemari dokumen dan tanpa sadar di luar jendela ruangan sedang berdiri seseorang menatapku sambil tersenyum.
Karna menunggu lama ku putuskan untuk tidur dulu dan tak lupa aku mengirim pesan pada salah satu petugas on duty yang sedang di gate. Aku memintanya untuk membangunkanku jika akan open checkin counter, setelah mengirim pesan ku pejamkan mataku yang sangat berat ini.
***
__ADS_1
" mbaak,, mbaaak,,, bangun mbak ayo open checkin " dengan terus mengguncang-guncang tubuhku
Aku yang merasa ada yang mengguncang tubuhku segera ku buka mataku, ku kerjapkan berkali-kali dan kulihat seseorang berdiri di sampingku
" mbak bangun, ini udah jam open checkin" ucapnya
" oh iya iya, makasih ya"
Setelah staff itu pergi segera ku masukkan sandi komputer dan mulai menyelesaikan semuanya.
***
Setelah pesawat terakhir lepas landas aku langsung bergegas pulang, rasanya tubuh ini remuk se remuk remuknya.
Segera aku masuk kamar mandi untuk membersihkan diri setelah selesai tak lupa aku meminum vit. C untuk menjaga daya tahan tubuhku. Ku lihat aya sudah tidur nyenyak dan akupun berbaring di sebelah aya.
***
Sudah seminggu aku di inter dan besok adalah hari bebasku rasanya sangat tidak sabar ingin segera menghabiskan waktu di dunia mimpi.
Huuft membayangkan saja sudah sangat senang, mungkin karna ini hari terakhir aku membantu di internasional sehingga membuatku sangat bersemangat untuk segera menyelesaikan semua pekerjaa.
Dan sepertinya hari ini nasibku sangat baik, aku tidak perlu pulang subuh karena dua penerbangan terakhir no operational yang artinya aku bisa pulang cepat.
__ADS_1
Secara udah 6 hari terakhir aku hampir 24 jam di bandara dalam seharinya.
Memang melelahkan sekali bukan.
Ok semangat, dokumen terakhir yang harus di serahkan ke imigrasi. Setelahnya langsung pulang dan tidur. YES semangaaat
Ucapku menyemangati diri sendiri
ku ketuk pintu tersebut dengan masih tersenyum dan setelah ku buka pintu tersebut hanya ada satu orang di dalamnya.
Laki-laki sombong itu, tapi kuberanikan diri untuk menyerahkan dokument tersebut.
Kulihat dia memeriksa dokumen tersebut dengan seksama tapi dia sesekali melirikku dan itu membuatku sangat risih.
Kenapa lama sekali sih, biasanya enggak lama gini
Pikirku tapi tidak membuatku kesal karna di otakku terus terngiang Libur libur
Namun tiba-tiba laki-laki itu menatapku sangat lekat membuat **kudukku berdiri
Daan......
Ok lanjut next aja ya
__ADS_1
Jangan lupa like nyaaa