
Namun tiba-tiba laki-laki itu menatapku sangat lekat membuat **kudukku berdiri
Dan
" ekspresi wajahmu berubah tidak seperti biasanya, lagi bahagia? " tanya laki-laki itu padaku
" enggak koq pak biasa saja "
" kamu sudah makan? "
Kenapa lagi ini orang
" sudah pak, maaf pak bisa saya pergi sekarang? Pasti staff gate nunggu dokumennya " jawabku berbohong
" hm iya boleh "
Segera aku pergi karena tidak mau berlama-lama disana
Orang itu membuatku risih, aku memutuskan membantu staff di gate
Setelah kembali ke ruangan aku dan teman-teman sedikit kaget dengan kehadiran seseorang disana dia berdiri bersandar di bagian jendela kaca.
***
Disini aku sekarang di sebuah warung nasi kedatangan domestik, awalnya orang yang sedang duduk di depanku ini mengajakku makan di restoran keberangkatan inter tapi aku menolaknya karena aku tau makanan disana mahal.
Entah apa yang di inginkan orang ini sebenarnya sehingga dia mengajakku makan dengan alasan ada urusan denganku.
Permintaannya membuat teman-teman inter menatapku dengan tatapan yang tidak bisa di artikan
" Refan " ucapnya
__ADS_1
Dan itu membuatku bingung namun tak lama dia melanjutkan ucapannya
" namaku Refan, kamu? "
" sandya "
" sa, kamu mau enggak temenan sama aku? "
Lagi-lagi pertanyaanya membuatku bingung
" kenapa? " tanyaku menyelidik
" ya enggak apa, cuma pengen temenan aja. Gak boleh? " tanyanya kembali padaku
" hmm boleh pak "
"Jangan panggil pak, kita kan sudah jadi teman" dengan senyum yang menurutku sangat tampan
Refan hanya membalas dengan anggukan kepala
" tapi kenapa kakak tiba-tiba ingin berteman denganku? Pasti ada alasannya kan? " tanyaku selidik karena masih sangat penasaran
" ya enggak apa-apa, menurutku kamu orangnya asik "
Setelahnya kami hanya mengobrol santai dan makan ayam bakar yang tadi saya pesan.
Setelah selesai makan aku memutuskan pulang dan kak refan kembali bekerja.
***
Sampai di kost aku langsung membersihkan diri, shalat dan merebahkan tubuh di atas kasur. Tiba-tiba saja hp ku bergetar menunjukkan notification pesan masuk.
__ADS_1
" sa, lain kali kita makan bareng lagi mau enggak? " pesan masuk dari kak refan
Karena tadi kami sempat bertukar nomer, alasannya siapa tau butuh bantuanku untuk checkin tiket pesawat entahlah karena aku sudah ingin cepat-cepat pulang ku berikan saja nomerku
" tergantung kak, aku lagi males apa enggak. Kalau lagi males aku gak mau" balasku padanya
" yaah jangan males dong, ya ya ya? Mau laaah "
Bujuknya padaku
" hmm gak janji kaaak, ya liat kondisi nanti lah " Kesalku pada kak refan yang terus merengek
" ya udah aku anggep setuju aja deh, nanti aku hubungi lagi ya "
Iiiissh apaan sih ini orang, aneh banget
Gerutuku sendiri, tidak mau di ganggu aku matikan Hp ku dan segera kutarik selimut untuk tidur.
Hari ini sangat melelahkan malas sekali kalau masih ada yang menggangu waktu istirahatku.
Tidak butuh waktu lama aku sudah terlelap di mimpi indahku.
**Guys mau curhat sedikit nih
Tadi itu aku ketik ceritanya terlalu semangat kali ya sampek gak liat* gitu
Taunya pas sadar aku udah ketik ceritanya sampek 1026 kata, huuuft
Tapi aku bagi jadi 2 episode ya guys.
Buat temen-temen jangan lupa like ya
__ADS_1
Di bantu dukungannya supaya aku makin rajin nulis ceritanya, ok sampai ketemu di episode selanjutnya**