Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 118


__ADS_3

"Hmmm sate aja deh"


"Ya udah sate 1 porsi, lontong sayur satu, minumnya teh anget semua ya mas" ucap mas devan pada pelayan yang terlihat masih cukup muda


"Eeh tunggu,, satenya 2 porsi ya tapi gak usah pakek lontong" pintaku


"Baik tunggu sebentar ya"


"Sayang koq gak pakek lontong nanti kamu laper lagi" protes mas devan


"Enggak, 2 porsi sate itu udah bisa buat aku kenyang"


Tapi saat kami sedang menunggu pesanan tiba-tiba sebuah tangan menepuk bahuku pelan dan sontak membuatku menoleh


"Beneran kamu saa,, ya ampun akhirnya ketemu kamu lagi"


"Riaaann? Duduk sini" pintaku menepuk kursi sebelah kiriku


"Tumben kamu makan disini? "


"Iya tadi kebetulan lewat"


"Sok tau banget kalau kita baru pertama kesini" dengus kesal mas devan


"Ya tau lah orang hampir tiap hari aku makan disini" balas rian dengan senyuman jahilnya


"Rian kamu kemana aja sih udah lama gak ketemu, terakhir ketemu pas dulu aku kabur ke bali kan? " tanyaku antusia


"Iya sa, abis itu aku ada kerjaan di luar negri jadi yaa gitu lah, dan lagi hp ku ilang makanya aku gak bisa hubungi kamu" jelasnya

__ADS_1


"Ya ampun kasian banget"


"Gak usah hubungi juga gak apa, bagus malah" kembali mas devan memotong percakapan kami yang langsung mendapat pelototan mata dariku


"Kamu kerjaanya di luar negeri mana? "


"Di korea sa"


"Apaa? Korea? Ketemu oppaku gak? Kamu tau dimana mereka tinggal? Apa kamu juga ketemu idol yang lain? Ya ampun tau gitu aku ikut" wajahku yang tadi senang berubah seolah sedih


"Oppa siapa? " rian pun terlihat bingung


"iih EXO, ketemu gak? "


"Kamu suka K-pop sa? " tanyanya balik


"Udah bukan lagi, malah dia sampek beli 9 hamster dengan nama semua member exo bahkan aku sampek hafal nama mereka, mungkin kalau aku gak larang rumahku udah kayak jualan poster foto exo exo itu.. " kembali mas devan bersuara yang membuat rian tertawa


"enggak ketemu sa" dengan masih tertawa


"Kalau group lain ketemu? BTS gitu? "


Rian hanya menggeleng


"Em masak gak ada ketemu sih? Nyebelin deh" sungutku kesal


Ternyata selama perdebatanku dan rian mas devan terlihat sangat tidak bersahabat, wajahnya terlihat sangat kesal tapi tidak ku perdulikan karena sate pesananku sudah datang


Begitu makanan habis kami pun mengobrol santai mas devan dan rian terlihat begitu akrab

__ADS_1


"Tunggu, kalian udah kenal lama ya? " tanyaku


Rian hanya mengangguk


"Sejak kapan? "


"Sejak SMP" jawab rian


"Haaa? Tapi koq kalian kayak gak kenal gitu saat dulu ketemu" tanyaku penasaran


"Ya emang Devan ini marah sama aku karena salah paham"


"Itu bukan salah paham" bantah mas devan


"Emang salah paham soal apa? " tanyaku kembali ada rian


"Salah paham soal...


"Eh sayang kamu gak mau nambah lagi satenya? " potong mas devan sebelum Rian menyelesaikan kalimatnya


"Enggak aku udah kenyang"


"Eh sa aku boleh minta pendapatmu gak? " tanya rian


"Soal? "


"Gini,, perusahaan yang di korea mau luncurin produk jaket dan baju baju pokoknya produk fashion lah, nah aku lagi bingung milih modelnya aku tunjukin fotonya ya ke kamu"


Aku hanya mengangguk dan Rian pun memperlihatkan sederetan foto pria yang tamvannya kebangetan

__ADS_1


"Sayang jangan terlalu deket gitu dong" tegur mas devan


"Kalau jauh gak liat maas" mas devan hanya cemberut aku tau dia cemburu tapi biarlah sekali kali aku kerjain aja


__ADS_2