
Selamat datang kembali
Saat aku membuka pintu kamar kostku
" Loooh koq disini? " tanyaku bingung
" mau jemput kamu lah" jawabnya santai
Ku putar kembali ingatanku setelah beberapa saat aku baru ingat jika mas bagas memang berniat menjemputku
" eh iya lupa mas" jawabku dengan memperlihatkan sederet gigiku
" kamu emang pelupa banget ya, kalau aku enggak dateng lebih awal mungkin kamu udah jalan"
Aku hanya mengangguk tanda mengiyakan karena memang aku orang yang sangat pelupa
Tanpa menunggu lama segera aku naik di bagian belakang motor, motor mas bagas melaju pelan.
Tidak ada pembicaraan selama di perjalanan, kami hanya terus diam
Setelah mas bagas memarkir motornya kami berjalan beriringan menuju keberangkatan domestik tapi kami harus melalui kedatangan domestik terlebih dahulu
" aku mau mampir beli kopi dulu" ucapku dengan menunjul ind*maret
"Eh iya, aku juga mau beli kopi deh"
Setelah itu kami pun masuk ke ind*mare
Ku tekan mesin coffe maker tersebut
" mas mau kopi apa? " tanyaku pada mas bagas yang sedang memilih roti
__ADS_1
" kamu beli kopi apa? "
" aku cappucino"
" samain aja deh, sa kamu mau roti? "
Sambil mengangkat roti dan memperlihatkannya padaku
"Boleh deh, yang dorayaki ya"
Setelah selesai kami akhirnya keluar dengan memegang gelas kopi masing-masing dan tangan kiri ku menenteng kresek penuh entah apa saja itu isinya karena mas bagas yang membeli semuanya termasuk yang membayar nya.
Aku tidak menolak jika ada yang mau traktir
Hehehe
Setelah sampai di ruangan, ruangan itu terlihat menyeramkan karena sangaaat sepi.
***
Begitu teman-teman yang lain datang mereka langsung memojokkan aku karena mereka tau aku berangkat bareng mas bagas.
Tapi aku tidak terlalu memperdulikannya karena itu sudah biasa menurutku.
Setelah sholat subuh aku kembali berkutat pada komputer di depanku, hari ini tidak terlalu full mungkin gak akan terlalu capek
***
Mas bagas terus mengirimiku pesan tapi tidak sempat aku balas karena masih sibuk mengontrol group chat yang sedang ramai.
" selamat siaaang "
__ADS_1
sapa seseorang dari pintu masuk seketika Aku, lili, pak bagas, dan pak evan menengok ke arah pintu.
Kami pun segera memberikan senyum pada orang tersebut
" apa kabar sa? " tanyanya padaku
" alhamdulillah baik kak, kakak betah banget nih di inter? " tanyaku sedikit mengejek kepada kak rangga salah satu supervisor di inter
" betah apaan, malah kalau bisa mau balik ke domestik lagi. Eh kemaren kamu si inter ya? "
" iya kak, kemaren seminggu disana. Kakak cuti kata temen-temen"
"Iya nok, tau gitu aku gak cuti ya biar kerja bareng kamu lagi" dengan kekehan khasnya
"Owh iya gimana pak bagas? Betah disini? " tanyanya lagi yang ditujukan untuk pak bagas
" pasti betah rangga, baru sebentar udah CINLOK ( cinta lokasi) " jelas pak evan pada kak rangga
" oh yaaa??? Cinlok sama siapa pak? " antusias kak rangga dengan gosip itu
" itu sama yang si depanmu" jawab pak evan dengan mengarahkan pandangannya padaku
"Beneran saa? Kalian udah jadian? " tanya balik kak rangga padaku
" gak tau tuh si sandya, koq belum di terima-terima, mau jomblo terus kamu? " kembali pak evan menyambar pertanyaan kak rangga
"Eiits jangan salah pak, meskipun gak cantik-cantik amat tapi sandya ini banyak yang suka pak" jelas kak rangga
Aku sedikit bingung dengan kata-kata itu, entah itu pujian apa ledekan
Jangan lupa like guys
__ADS_1