Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 3


__ADS_3

Setelah menempuh perjalan kurang lebih 15 menit, aku dan indira sampai di sebuah cafe pinggir jalan.


Sesaat mataku menyapu setiap sudut cafe tersebut dan tanpa sadar mengikuti langkah indira masuk ke dalam cafe.


"Sa, bagus kan cafenya? Ini cafe baru buka bulan lalu gitu"


"Hmmm iya bagus, apalagi ada live musik gitu" dengan mata masih melihat ruangan remang cafe tersebut


"Cafe ini cocok buat pasangan kekasih ra" tuturku kembali


"Iya bener, pokoknya buat nongkrong juga enak banget ya. Lain kali kita ajak temen-temen yang lain buat nongkrong disini yaa? "


"Yaa kalo schedule kerja kita memungkinkan"


"Sa, kamu pesen cappucino kan? "


Dan hanya aku jawab dengan anggukan


Kami ngobrol dengan santai, sesekali tertawa sesekali serius dan tanpa sadar..


"Permisii" sapanya


Seketika aku dan indira menoleh melihat ke sumber suara


"Sandya bukan? " tanya pria muda dengan tinggi kurang lebih 171 tersebut

__ADS_1


"Yaa? " jawabku dengan setengah kebingungan


Pria tersebut menarik kursi di sebelahku tanpa di persilahkan


"Masih inget aku enggak? "Tanyanya lagi


"Siapa ya? " tanyaku dan melirik indira sedangkan indira hanya menaikkan kedua bahunya


"Ini aku Andre, dulu kita pernah ketemu di surabaya. Aku yang ngekost di sebelah kost kamu di surabaya" tuturnya


Akupun memutar otak dan mulai mengingatnya


"Ooh mas andre toh, apa kabar? "


"Iya mas, Alhamdullilah dapet rezeki kerjanya disini, oh iya ini kenalain temen saya indira"


Merekapun memperkenalkan diri satu sama lain, yang awalnya aku hanya berdua bersama indira sekarang jadi bertiga dengan mas andre karna teman janji mas andre tidak jadi datang.


Kami terus mengobrol dan bahkan bertukar nomer telefon dan yang lebih mengagetkan bahwa mas Andre ternyata juga bekerja di bandara tapi di bagian kedatangan international, dia bekerja sebagai petugas Bea dan cukai.


Kami mengobrol sampai lupa waktu, jam menunjukkan pukul 22.45 dan kami memutuskan untuk pulang. Di perjalanan indira terus mengoceh tentang mas Andre, dia terus menyuruhku untuk mendekati mas andre tapi aku pribadi rasanya masih enggan untuk memikirkan hal itu.


Sesampainya di kostn aku langsung merebahkan tubuhku di tempat tidur, mata ini rasanya sangat berat tapi sebelum benar-benar terlelap aku mendengar notifikasi handphoneku berbunyi, tanganku refleks mengambil hp di sebelahku dan mataku langsung terbuka, pekerjaanku yang di mewajibkan selalu standby dengan Hp membuatku selalu refleks jika mendengar notifikasi


Sejenak aku menyipitkan mataku dan berpikir sejenak

__ADS_1


"Sudah sampai kost? Sudah tidur? "


"Belum, kenapa mas? " tanyaku bingung


"Enggak papa, cuma pengen chat kamu aja. Ya sudah tidur gih udah malem, mimpi indah ya"


" iya mas makasih, mas juga" pikirku aneh tapi tidak terlalu memperdulikan ucapan mas andre di pesan.


Yaaa, mas andre yang mengirimiku pesan


Aku kembali tidur karna merasa sangat lelah


Aku mengerjapkan mata saat alarm hpku berbunyi, aku bangun dan masuk ke kamar mandi untuk bersiap-siap sholat subuh.


Keluar kamar mandi aku melihat aya yang baru pulang kerja, terlihat wajahnya sangat lelah.


" baru pulang kamu? Udah makan? " tanyaku


Aya hanya menggeleng, dia selalu kelaparan disaat pulang kerja.


Akupun melanjutkan sholat subuh, setelah selesai sholat ku lihat aya keluar kamar mandi, dia terlihat lebih segar dan tidak ada wajah mengantuknya yang kulihat tadi


"Saa, tadi temenku yang kost di belakang parkir bandara bilang kalau ada grebek...


Tunggu next yaaaa...

__ADS_1


__ADS_2