Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 4


__ADS_3

"Saa, tadi temenku yang kost di belakang parkir bandara bilang kalau ada grebek" tutur aya padaku


"Apaaaa...... " mulutku masih menganga di buatnya


"Kapaan? Terus temenmu itu gimana? " tanyaku kembali


"Ya dia sembunyi katanya, untungnya pecalang gak dobrak pintu kostnnya"


"Haduuh mana kipem ku udah mati lagi" sambil menatap langit-langit atap kostn


Seketika pikiranku tidak tenang,,,


Kalau besok buat kipemnya gak bakal langsung jadi, terus besok malam pasti gak bisa tidur deh gara-gara takut pecalang


Kata-kata itu lah yang terus berputar-putar di otakku sampai tanpa sadar aku tertidur kembali.


***


Pukul 14.05 aku sudah mulai bersiap-siap untuk berangkat kerja.


Cuaca sangat panas aku memutuskan untuk melakukan ritual make up begitu sampai di kantor karna kalau memakai make up dari kost bisa di pastikan makeupnya akan luntur karna keringat.


Sesampainya di kantor


Kulihat pembukuan penumpang yang langsung membuatku menghembuskan nafas kasar, bagaimana tidak semua penerbangan isinya full, bahkan ada sekitar 3 extra flight hari ini yang mana Satu pesawat berkapasitas 215 penumpang.


Mungkin karna akan menjelang tahun baru jadi ada tambahan penerbangan.

__ADS_1


Yang menjadi masalah adalah saat pesawat yang mengangkut 450 penumpang di turunkan, maka akan membuat semua petugas kelimpungan sedangkan tidak ada perubahan jadwal penerbangan


dimana jadwal antara satu pesawat dengan yang lain hanya berkisar 45 sampai 60 menit.


Pesawat tersebut di operasikan untuk domestik hanya di hari-hari libur besar seperti menjelang tahun baru.


Tepukan di pundak pak Evan membuyarkan lamunanku


"Sa, coba cek di group. Ada anak checkin buat masalah kamu cek siapa yang punya sign in itu " ucapnya sambil pergi keluar ruangan


Tanganku otomatis mengambil Hp dan membaca group chat, setelah mengetahui titik permasalahannya aku langsung menelfon seseorang dan tidak butuh waktu lama orang di seberang mengangkat telefonku.


"Selesaikan antrian checkin countermu, setelah itu cepat kemari"


Langsung aku akhiri sebelum orang diseberang sana menjawab


"Iya mbak? "Tanyanya


"Kamu tau kenapa saya panggil kesini? "


"I.. Iya mbak"


"Ok, jelaskan" lirikku sedikit


"Maaf mbak, ini salah saya" dengan terus menundukkan wajahnya


"Kamu tau standart operational perusahaan? Kamu tau apa saja yang boleh dan tidak untuk dimuat di barang yang masuk bagasi? " tanyaku dengan nada yang meninggi

__ADS_1


"..... "


" kesalahan ini bukan hanya satu atau dua kali kamu lakukan, sudah empat kali. Apa lagi alasan kamu sekarang? Bukan hanya bagasi kamu juga salah memberikan boarding pas penumpang. Kamu ada masalah? " suaraku melemah


" enggak mbak" dengan masih menunduk


"Yakin? Lalu kenapa? " desakku lagi


" maaf mbak, saya teledor" jawabnya


"Huuh, maaf gak menyelesaikan masalah. Yang saya tau ini masalah dari tadi siang dan kamu gak ada niat buat mengurusnya. Bahkan orang lain yang gak salah yang harus capek-capek cari kamu, minta bantu pak evan minta bantu pak dani sedangkan Kamu kemana? " teriakku menahan kesal


"Saya bingung bak harus gimana? "


"Bingung? Kamu punya mulut, kamu bisa tanya leadermu kamu bisa minta solusi bukan diem-diem aja. Aku tanya leadermu tadi dia nyari kamu, dan temen-temenmu yang lain bilang kamu istirahat 1 jam setengah, makan dimana kamu sampek 1 jam setengah? "


"...... "


"Sekarang kamu cari leadermu, selesaikan masalah ini secepatnya jangan sampai masalah ini sampai ke pusat" perintahku


..


Pecalang : Pecalang sendiri bisa dikatakan polisi adat Bali. Seperti halnya polisi atau satpam, pecalang juga bertugas menjaga ketertiban, keamanan dan juga kerap mengawasi kelancaran acara adat.


Kipem : kartu identitas penduduk musiman.


Bisa di bilang bagi warga yang bukan penduduk bali asli harus memiliki kipem, di bandingkan KTP malah lebih di cari kipem jika mengurus hal-hal lain yang menbutuhkan kartu identitas.

__ADS_1


__ADS_2