
Selamat membaca
Jangan Lupa Like nya yaaaa
Biar aku tuh semangat nulisnya
Ucapan Lili masih terus terngiang-ngiang di telingaku rasanya otakku terlanjur menyimpan kata-kata itu ke dalam otakku.
Bohong jika aku tidak sedih tapi aku mencoba merubah suasana hatiku.
Tanpa aku sadari semua karyawan yang duty pagi sudah berkumpul. Sudah kebiasaan jika sebelum memulai pekerjaan kita akan mengadakan brefing dan berdoa bersama.
"saa, ada gosip tentang kamu yang sudah menyebar di domestik. Katanya kamu waktu perbantuan ke inter udah ngantongin duit 5jt hasil main bagasi dan jual seat ke penumpang"
Itulah ucapan lili yang tidak mau hilang dari pikiranku
Haaaah? 5jt
5jt dari hongkong, yang ada kerja rodi aku bahkan sampai merangkap makan siang dan malam atau bahkan pagi dan siang aku rangkap jadi satu.
Mungkin libur kemaren aku udah belanja foya-foya ngabisin duit 5jt. Sialan itu orang, segitu bencinya dia sama aku sampek gak ada hentinya fitnah aku terus.
Dumelku dalam hati dan seketika aku kaget karna teman-teman sudah akan bubar
__ADS_1
Bahkan aku gak baca doa, gak denger apa yang di brefing tadi.
Setelahnya aku kembali masuk ke ruangan, membuka komputer dan mulai mengecek pembukuan flight hari ini.
" sa, kamu tau siapa yang nyebarin itu ke temen-temen? " tanya lili yang memang sangat kepo dengan semua urusan orang
" Tauu" jawabku santai tanpa mengalihkan pandangan mataku dari komputer
" siaapa coba? Aku udah tau loh " tantangnya padaku
"Mbak sarah kan? "
" loh koq kamu udah tau? "
" iiih gak nyangka deh, padahal kalau aku liat ya dia itu kalau ngomong sama kamu maniiis banget, senyum juga, gak ada tuh tanda-tanda bencinya sama kamu. Tapi ternyata nusuk dari belakang, iiih ngeri " tuturnya dengan mengankat kedua bahu dan memeluk diri sendiri
Seketika ku alihkan pandanganku pada lili dan ku hentikan jari-jariku mengetik di keyboard.
" lii,, denger ya orang yang selalu tersenyum kepada kita bukan berarti dia menyukai kita dan orang yang selalu cemberut, cuek, marah kepada kita juga belum tentu mereka membenci kita" ucapku dengan segera membalik tubuhku pada posisi semua
" iya sa kamu bener "
Tanpa aku sadari ternyata dari tadi ada mata yang terus memperhatikan kami, mungkin karna aku terlalu sibuk dengan pikiranku sendiri sampai tidak menyadari.
__ADS_1
" gimana pembukuan hari ini? " tanyanya dengan suara sedikit berat yang seketika membuatku kaget dengan kehadiran orang asing di depanku
Ku lirik Lili dengan maksud bertanya siapa orang itu, lili yang sadar langsung berbisik kepadaku.
Dia penggantinya pak evan, supervisor yang baru pindahan dari surabay
Begitu sadar aku langsung mengambil kertas pembukuan yang tadi aku tulis dan ku serahkan kepadanya.
Begitu beliau selesai memeriksa, supervisor baru itu mengembalikannya padaku dan pergi meninggalkan ruanga.
" Li, sejak kapan dia ( supervisor baru) duduk disitu? " tanyaku bingung
" ya barengan kita yang masuk sini lah, tadi pak bagas di belakangku"
" oh namanya pak bagas? "
" iya, emang kamu gak baca di group? " tanyanya kembali
Aku hanya menggeleng dan nyengir, memang aku gak buka group chat selama libur.
Ternyata yang di katakan fitri bener, fitri bilang kalau supervisor baruku itu......
Next ya sayaang jangan lupa Like nya
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘