
Kriiing kriiing
Koq telefon udah bunyi aja pagi-pagi
Siapa yang nelfon ya?
Tapi langsung ku angkat panggilan tersebut
"Halo..? " tanya ku pelan
" selamat pagi sandyaaaa"
Dari suaranya yang genit sudah dapat aku tebak siapa penelfon di seberang sana, dia adalah anak tehnik yang bahkan aku tidak tau siapa namanya tapi aku tau wajahnya
"Iya kak kenapa? "
" kamu koq pagi banget datengnya? Udah makan? Mau dibeliin makanan? "
"Hm enggak kak makasih, koq tumben jam segini udah disini? " tanyaku balik
" hehe iya aku stndby disini"
" hari ini ada tehnik yang onboard enggak? "
" hmm ke china ada satu"
" domestik kaaak, kan aku di domestik kerjanya"
Seketika ku dengar gelak tawa dari seberang sana
"Hahaha iya ya, CGK jam 3 sore nanti sama ke WGP"
"Hm ok makasih, udah ya kak saya masih block seat ini"
" ya sudah, selamat bekerja ya. Semngaaaat"
__ADS_1
Tanpa menjawab nya ku tutup telefon tersebut, aku tidak terlalu meresponnya karena memang dia itu orang yang genit
Hampir semua anak checkin sudah di goda nya habis-habisan
Teman-teman mulai berdatangan begitu jam menunjukkan pukul 6.30
Sedangkan aku hanya duduk di meja dengan di temani segelas kopi hangat.
Indaaahnyaaaa pikirku
***
Pukul 9.02
" saa, hari ini rasanya sangat menenangkan ya" tanyanya padaku
" menenangkan gimana? " tanyaku balik
" iya, jam segini kan biasana adalah jam sibuk bahkan biasanya telefon di mejamu itu gak ada hentinya berdering dan hari ini dia begitu tenang tanpa berdering" jelasnya padaku
" iya Alhamdulillah yaaa, sesuatuuu" ucapku dengan meniru salah satu artis dalam negeri
Sedangkan pak bagas hanya tersenyum dari seberang sana dengan masih memperhatikan ku sedangkan aku pura-pura tidak mengetahuinya
Sejujurnya aku sangat risih dengan tatapan itu tapi mau gimana lagi aku pun tidak enak hati mau menegur pak bagas.
" sa, flight besok sudah kamu cek? " tanya pak evan padaku
" sudah pak, semua flight operate tapi tidak full besok saya cek lagi siapa tau ada tambahan pax" jelasku
"Hmm okok"
Hari ini benar-benar menyenangkan karena tidak terlalu sibuk, tiba-tiba hp ku bergetar menandakan pesan chat masuk
Ku buka pesan itu yang ternyata berasal dari pak bagas
__ADS_1
Untuk apa mengirim pesan kan dia duduk di depanku
" sa kamu nanti pulang bareng aku ya" tawarnya padaku
" tidak usah pak, saya sudah janjian sama teman di inter untuk pulang bareng" bohongku karena untuk menghindari pak bagas
" pak?? " balasnya singkat
" eh mas maksudnya, lupa"
" temen inter siapa? Yang kemarin jalan-jalan sama kamu sama reza? " tanyanya menyelidik
Pesan itu hanya ku baca tanpa berniat membalasnya karena menurutku aku tidak harus menjelaskannya
Ku lihat pak bagas hanya menatapku dengan raut wajah yang sepertinya sangat sebal karena tidak aku balas pesannya.
***
Saat jam makan siang aku lupa tidak membeli makanan sedangkan teman-teman checkin sudah selesai makan semua.
Tidak apa lah hanya menunggu 2 jam lagi kan pulang, nanti beli makan di jalan saja.
Pikirku kembali
Tidak berapa lama anak gate datang menghampiriku dan memberikan sebungkus nasi
" mbak ini nasinya" ujarnya dan meletakkan di mejaku
" nasi siapa ini? " tanyaku kembali dengan menenteng nasi tersebut
" nasinya mbak, tadi ada yang nitip saya suruh antar ke mbak. Saya permisi mbak"
Belum sempat aku jawab anak gate itu sudah pergi saja.
Siapa yang belikan nasi ya? Aku terus berpikir dan berpikir
__ADS_1
Apa jangan jangaan????
Ayooo siapa yang belikan nasiiiiii???