Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 86


__ADS_3

Sebenarnya yang mas devan katakan ada benarnya tapi bukan hanya itu yang aku inginkan


Aku juga ingin mas devan membujukku pulang karena dia mencintaiku bukan karena alasan yang lain


"Saa? " guncang mas devan pada tanganku yang masih di genggamnya


"Haa" responku yang kaget


"Kamu pulang bareng mas ya? "


Saat ini yang aku fikirkan adalah keluarga indira, aku enggak mau mas devan mempersulit mereka tapi....


Kembali ku perhatikan keluarga indira satu persatu seakan meyakinkan pilihan yang akan ku pilih dan akhirnya aku mengangguk pertanda menyetujui ajakan mas devan


Biarlah jika memang aku harus kembali menderita yang penting keluarga indira tidak dalam masalah karena membantuku


Pikirku saat itu


Indira membantuku mengambil koper dan mengemas barang barang ku yang berada di kamarnya.


Sebelum pergi aku berpamitan pada bapak ibu dan indira, ku peluk mereka satu persatu rasanya enggan untuk meninggalkan keluarga ini tapi aku juga tidak mau membebani mereka terlalu lama


Mas devan menuntunku masuk ke dalam mobilnya dan membawa koperku, perlahan mobil mas devan menjauh dari rumah indira dan menuju jalan raya


Selama di perjalanan mas devan terus bertanya tentang keinginanku mengenai makanan bahkan mas devan banyak menawari berbagai jenis pilihan makanan atau sebagainya tapi aku hanya diam tidak merespon


Entahlah rasanya aku begitu lelah sangat lelah hingga tanpa sadar aku pun tertidur di perjalanan menuju entah kemana mas devan akan membawaku

__ADS_1


***


Ku kerjapkan mataku perlahan dan ku rasakan sebuah tangan tepat berada di atas perutku seperti sedang memeluk


Ku lirik seseorang yang tidur di sampingku yang ternyata mas devan, ku coba menyingkirkan tangan kekar mas devan dan segera ku ubah posisiku menjadi duduk


Tadi aku di jemput paksa mas devan terus kayaknya aku ketiduran di mobil sekarang koq udah di sini? Apa mungkin mas devan yang angkat aku kesini? Aah sudahlah


Aku terus berdebat dengan pikiranku sendiri dan kembali perhatianku teralih pada ruangan yang sedang ku tempati


Dimana ini?


Karena pergerakan yang ku lakukan membuat mas devan juga terbangun dari tidurnya


"Kamu udah bangun sa? " tanya mas devan yang langsung duduk


"Kamu butuh sesuatu? Apa kamu mau makan sesuatu? " tanyanya kembali dengan memegang lengan kananku


"..... "


"Ya udah kamu istirahat aja dulu biar mas masak makan malam buat kita ya"


***


"Saa, ayo makan. Mas sudah siapin di meja makan"


Aku berdiri dan menuju meja makan

__ADS_1


sesampainya di sana aku begitu kaget karena begitu banyak jenis makanan terhidang di atas meja


Mas devan menarik salah satu kursi dan mempersilahkan ku untuk duduk tapi sebelum bok*ngku mendarat di kursi tiba-tiba perutku terasa seperti di aduk aduk


Segera ku tutup mulut dan hidungku karena merasa mual


"Ittuu.. Itu cepat singkirkan" tunjukku pada sup ayam yang baru saja mas devan masak


"Kamu kenapa sa? " tanya mas devan bingun


"Cepat singkirkaaaan" bentakku


mas devan segera membawa sup ayam itu ke dapur entah untuk di simpan atau di buang


ku lihat mas devan kembali dengan penuh khawatir


"Sa, udah aku singkirin sekarang kamu makan ya? " bujuknya dan aku pun duduk kembali


"Kamu mau makan apa sa? Biar aku ambilin "


"Aku gak mau makan ini"


"Haaa? "


Tunggu nextnya ya guys


Jangan lupa likenya dong

__ADS_1


Makasiiiiih


__ADS_2