
Aku terbangun karena suara alarm ku lirik jam menunjukkan pukul 4.30 pagi
aku bergegas untuk mandi dan menunaikan ibadah sholat subuh
Setelah semuanya selesai ku tarik koper kecil yang sudah aku siapkan tadi malam
saat nenuruni tangga dapat ku lihat mas devan dan Angel sedang sarapan, terlihat begitu harmonis hubungan mereka
tak mau berlama lama aku segera melanjutkan langkah kakiku menuruni tangga dan mengabaikan mereka berdua
"Sa kamu mau kemana? " tanya mas devan yang sudah menarik tanganku
"Pergi"
"Pergi kemana? "
"Ke tempat yang seharusnya, yang jelas bukan disini"
"Enggak sa, kamu enggak bisa pergi"
"Mas apa lagi yang kamu mau? Angel sudah kembali dan kamu ngelarang aku buat pergi? Jangan egois kamu"
__ADS_1
Aku menghempaskan tangan mas devan dan segera menarik koperku kembali namun langkah kaki ku terhenti begitu ku lihat seseorang di pintu masuk
"Kamu mau kemana sa? "
"Dya harus pergi kak" ucapku serak karena sudah menangis
Kak danisha yang baru datang langsung melirik horor ke arah Angel
"Sebelum kamu keluar dari rumah ini kamu ikut kakak dulu, kalian juga" ucap kak danisha tegas pada mas devan dan Angel
Kami duduk di ruang tamu, dapat ku lihat angel tertunduk takut begitupun mas devan
"Kamu tau kenapa kakak pagi-pagi sudah disini? " kak danisha memulai obrolan dengan memberikan pertanyaan untuk mas devan yang mendapat gelengan kepala dari mas devan
"Kak maksud nya apa? "
"Angel kamu memilih menjelaskan pada adikku atau aku yang akan menjelaskannya? "
Angel hanya menunduk dan diam, kemana sikap angkuhnya yang ku lihat semalam?
sedangkan aku hanya bingung
__ADS_1
"Kamu tau van, dari awal kakak tidak setuju kamu menikah dengan perempuan ini karena kakak tau dia itu hanya mau harta keluarga kita"
"Dan apa kamu tau alasan perempuan ini pergi ninggalin kamu? karena dia sudah menemukan mangsa yang lebih kaya dari keluarga kita. Sebelum dia pergi kakak bahkan pernah memberikan penawaran dia akan bertahan denganmu atau pergi dengan mangsa barunya dan kakak akan memberinya 1 miliyar, dan kakak yakin kamu tau jawabannya"
Aku dan mas devan kaget tidak menyangka
"Alasan dia kembali karena dia sudah di buang oleh selingkuhannya bahkan sekarang dia sedang hamil. Kakak yakin dia kesini karena ingin menjebakmu agar mengakui anak yang sedang di kandungnya menjadi anakmu" ucap sini kak danisha
"Apaaa? Tidak mungkin kak, kakak pasti salah"
Mas devan bahkan disaat sepeti ini kamu masih membelanya, apa kamu sebegitu cintanya pada angel?
"Kakak tau kamu tidak akan percaya, makanya kakak sudah membawa dokter kemari. Bik inah panggil dokter di luar"
Titah kak danisha
"Enggak van, enggak,,, kamu harus percaya padaku. Kakak kamu mau menfitnahku karena dia tidak menyukaiku" bela angel yang sudah menangis
Dapat ku lihat mas devan sedang menenangkan angel dengan sabar
Aku sudah bertekad apapun hasilnya pagi ini aku akan tetap pergi, untuk apa aku hidup dengan orang yang tidak mencintaiku
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya
Di bantu dukungannya