
"Maaf maaf mbak, saya tadi gak liat anaknya yang tiba tiba mau nyebrang" ucap suara laki laki dari sebelahku berdiri, segera ku alihkan pandanganku karena merasa tidak asing dengan suaranya
"Sandya? "
"Kak Refan? "
Panggil kami bersamaan dan langsung membuat kami tergelak bersama
"Kak Refan ngapain disini? " tanyaku
"Dulu kan kakak pernah bilang mau pindah ke jakarta, tapi dari dulu nyari nyari gak pernah ketemu,,, eh sekarang malah ketemu disini" ujarnya
"Oh iya kenalin ini temen aku Monic, Monic ini kak Refan yang pernah aku ceritain ke kamu"
"Oh ini yang namanya kak Refan, senang bisa bertemu kakak" ucap monic menyalami kak refan
"Senang juga bertemu denganmu, by the way emang Sandya ini cerita apa soal aku? " tanyanya menyelidik
"Banyaak, yang jelek jelek tapi" ucapku menggoda
"Kamu tuh ya, oh iya ini anak kamu yang keberapa? " tanyanya sambil bermain dengan angelo
"Yang ke dua" jawabku singkat
"Hi ganteng, kenalin nama om refan kamu namanya siapa? "
"Nama saya ndelo om"
__ADS_1
"Haa? " bingung kak Refan mendengarnya
"Angelo kak" jelasku tersenyum
"Oh Angelooo, oh iya Angelo maafin om ya tadi om gak hati hati, apa masih sakit?" tanyanya pada Angelo
"Ndak om, udah ndak takit... Maapin ndelo yaa, tadi ndelo ndak liat kili anan"
"Enggak apa apa anak pinter, tapi lain kali harus lebih hati hati ya, kasian mama nya kalau Angelo enggak hati hati" nasehat kak refan pada Angelo
"Oh ini Ray ya? " tanya kak Refan saat melihat Ray mendekat ke arah kami
"Iya, om siapa? " tanyanya
"Om ini temen deket mama kamu, dulu kita pernah ketemu loh di bali tapi kamu masih bayi" jelas kak Refan sambil berjongkok di depan Ray
"Ma laper" tuturnya tiba tiba
"Ya ampun sayang maaf maaf,, ayo ayo kita makan semua, ayo kak sekalian ikut kita makan" ajakku
"Eh gak usah sa,, aku gak mau ganggu waktu kalian" sungkannya padaku
"Ih gak perlu sungkan gitu udah ayoo" ajakku menarik paksa kak refan
Kami makan bersama di atas rerumputan taman yang sebelumnya sudah di alasi tikar menikmati suasana alam dengan berbagai macam hidanga
Setelah selesai makan ART memilih pulang terlebih dahulu untuk membawa piring kotor ataupun peralatan lainnya sedangkan aku, monic, kak refan dan anak anak masih setia menikmati taman yang tidak terlalu ramai ini
__ADS_1
monic sibuk bermain bersama anak anak sedangkan aku dan kak Refan duduk berdua menyaksikan anak anak bermain kejar kejaran
"Kak Refan sudah lama di jakarta? " tanyaku memulai percakapan
"Hmm ya lumayan, sebulan setelah pertemuan kita di bali waktu itu" jelasnya
"Waah udah lama berarti ya, disini tinggal sama istri? " tanyaku
"Iya, lagi hamil sekarang"
"Selamat ya kak, udah berapa bulan? " tanyaku antusias
"Udah jalan 5 bulan sa, tapi dia suka cemburuan aku kadang sampek kewalahan" curhatnya
"Ya berarti kan istrinya kakak cinta banget sama kakak"
"Ya sebenernya kalau cemburu biasa gak masalah sa, tapi ini kelewatan cemburunya"
"Mungkin efek hamil kak" belaku kembali
"Hmm baru nikah dulu dia juga cemburunya sama"
"Mm masak sih kak? " tanyaku penasaran
"Iya, kamu tau dulu sebulan setelah nikah masak dia cemburu sama......
Jangan Lupa likenya
__ADS_1
Makasih semuaaa