
" iya mas, aku percaya sama kamu. Tapi inget ya, jangan pernah salah gunakan kepercayaan aku" balasku dengan senyum manisku
Yang sebenarnya itu adalah sebuah ultimatum yang ku berikan pada mas bagas
Ku lihat mas bagas sedikit gugup namun tidak begitu ku hiraukan
Kami mengobrol seperti biasa tanpa ada rasa canggung sedikitpun
***
Se minggu setelah kejadian itu mas bagas cuti dan pulang ke surabaya yang tujuannya adalah malang, ya mas bagas asli malang tapi dulu bekerja di bandara surabaya
" koq mas cuti enggak bilang-bilang? "
Tanyaku saat kami makan siang bersama
" iya maaf sa, mas mendadak cutinya. Nenek mas sakit"
" sakit apa mas? Kapan mas di hubungi untuk pulang? "
"Ya sakit karna udah tua aja sih sa"
" hmm ya udah titip salam sama keluarga mas ya, semoga nenek juga cepet sembuh"
Ucapku
Setelahnya aku pergi membayar makan siang kami, eiiits jangan salah kami selalu bergantian untuk membayar makanan saat kami makan bersama
Setelah itu mas bagas mengantarku pulang karena ia harus kembali ke kost untuk packing baju yang akan di bawa ke malang
__ADS_1
***
Aku mengantar mas bagas ke bandara, pesawat mas bagas berangkat pukul 9 pagi ia menaiki airline lain
Mas bagas hanya membawa bagasi cabin bersamanya
Begitu pesawat yang di tumpangi mas bagas lepas landas aku pun kembali ke kost, tapi entah kenapa aku merasa sedikit ada yang aneh dengan mas bagas
Sesampainya di kost aku langsung bersiap untuk berangkat kerja
**
Aku bekerja seperti biasa tapi rasanya ada yang kurang mungkin karena tidak ada mas bagas disini
Drrrttt drrt
“Mas sudah sampai surabaya sa, ini udah ketemu sama yang jemput”
“ iya mas, mas hati-hati jangan lupa makan sholat dan titip salam untuk keluarga mas”
“Iya, kamu juga jangan lupa. Jaga kesehatan dan jangan sampai mas dengar kamu sakit karena mas akan marah”
Hanya aku baca pesan tersebut, dan kembali ku tuntaskan pekerjaanku
**
Sudah satu minggu tapi mas bagas belum juga kembali
Ku ketik pesan di Hp ku dan ku kirim kepada mas bagas
__ADS_1
“ maas, kamu kapan baliknya? “
Sudah sekitar 5 menit pesan itu masuk tapi tidak ada balasan, selama mas bagas di malang dia tidak pernah membalas pesanku dengan cepat bahkan mas bagas tidak pernah menelfon ku.
Mungkin mas bagas sibuk dengan keluarganya
Itulah yang terus ku pikirkan, ku coba untuk selalu berfikir positif tentang mas bagas walaupun perasaan dan pikiranku selalu merasa ada yang aneh.
Ku putuskan untuk menonton TV karena memang sudah lelah jika harus tidur terus, tiba-tiba
Drrt drrt
Ku lihat notifikasi di layar Hp ku, pesan balasan dari mas bagas dan seketika mataku melirik jam mas bagas membalas pesanku
1 jam, mas bagas butuh 1 jam untuk membalas pesanku? Sudahlaah
**
Hari ini mas bagas kembali dan aku menunggunya di kedatangan setengah jam sebelum pesawatnya landing.
Ku lihat mas bagas berjalan dari kejauhan dengan menarik kopernya, ku berikan senyum manisku untuk menyambut kembalinya mas bagas.
“ kamu dari tadi sa? “
Buat para readers jangan bosan-bosan bacanya ya
Dan janga lupa like nya
Makasih
__ADS_1