Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 103


__ADS_3

Tepat setelah makan siang aku tidak melihat keberadaan mas devan dan lagi setelah makan siang aku langsung menuju dapur


Mas devan ini kemana sih, apa di ruang kerja ya? Tadi minta buatin cheese cake sekarang malah ilang


Ku coba cari di ruang kerja tapi kosong, di halaman belakang, di ruang keluarga, ruang tamu, bahkan di kamar juga tidak ada


"Bii,, liat mas devan gak? " tanyaku pada bi inah yang sedang menyapu


"Tadi bibi liat tuan masuk ke kamar tuan muda Ray nyonya"


Huuh pasti dia gangguin anaknya yang lagi tidur, bener bener mas devan ini anaknya tidur di gangguin entar pas anaknya bangun nangis teriak teriak cari aku


Hmm tunggu aja paling bentar lagi udah teriak manggil namaku


Akupun duduk di ruang keluarga menyalakan TV menonton acara talkshow


Baru sekitar lima menit aku duduk


"Sayaaang,,,,,, sayaaanngg" teriak mas devan dari lantai dua


Tuh kaan, palingan udah nangis anaknya


Akupun berdiri berjalan santai menuju kamar Ray dan melihat mas devan sudah menggendong Ray hendak menuruni tangga


"Sayang ini Ray nangis" ucapnya sedangkan aku berjalan santai menuju kamar Ray dan mas devan mengikuti dari belakang dengan masih menggendong Ray

__ADS_1


Akupun duduk di tempat tidur di kamar Ray dan mengambil alih Ray dari gendongan mas devan dan mulai menenangkannya agar kembali tertidur


Setelah Ray tertidur aku pun menarik mas devan keluar dari kamar tersebut


"Mbak rani, tolong jaga Ray ya takutnya bangun" perintahku


"Iya nyonya"


Aku menarik mas devan masuk ke kamar dan menyuruhnya duduk di sofa


"Mas kamu istirahat aja ya" pintaku


"Kenapa emang nya sayang? "


Huh mas ini ya gak paham apa aku suruh tidur biar gak ganggu Ray yang lagi tidur tau sendiri Ray kalau udah nangis susah di tenangin


"Hmm tapi kan aku mau main sama Ray sayang"


"Iyaaa, mainnya entar kalau Ray udah bangun jangan pas tidur sayang"


"Hmm ya udah deh" pasrahnya dengan raut wajah yang kecewa


"Mas, gimana kalau kita ke bali nyusulin mama? " saranku mengalihkan topik awal


"Boleh sih, lagian Ray udah boleh naik pesawat juga"

__ADS_1


"Bener yaaa, mas urus aja kapan bisa cuti"


"Iya sayaaaang" ucapnya dengan mencubit pipiku


"Eh mas, tadi cheese cake nya udah jadi ayo kita makan"


"Ayo"


***


"Selamat datang papa" sambutku dan Ray pada mas devan yang baru pulang kerja


Mas devan pun tersenyum bahagia melihat di sambut oleh ku dan Ray


"Sayang papa mandi dulu ya"


Akupun duduk di halaman belakang dengan menggendong Ray seraya mengajak Ray untuk berkomunikasi. Ray yang sudah berumur 5 bulan pun memberikan respon yang bagus seperti ia paham apa yang sedang aku utarakan


"Sayaang" panggil mas devan yang sudah terlihat lebih fresh


Mas devan pun duduk di sebelahku dan mengambil alih Ray dari pangkuanku tak lupa mas devan memberikan kecupan singkat di pipiku


"Uuh jagoan papa udah makin gede ya? "


Hanya di balas senyuman manis oleh Ray yang sedang berdiri di pangkuannya

__ADS_1


Makasih atas dukungan selama ini readers


__ADS_2