Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 131


__ADS_3

Setelah menemui kak danisha aku memutuskan untuk membawa Ray jalan-jalan


"Sayang, sebelum pulang kamu ada tempat yang mau di datengin enggak? Ke mall gitu? Atau kemana? " tanyaku pada Ray yang duduk anteng di sampingku


"Emm Ray mau ke taman yang waktu itu ma" pintanya


"Ya udah kita ke sana ya,bams kita ke taman yang waktu itu" pintaku


"Iya nyonya"


***


"Sayang koq kamu suka banget sama taman ini? Bukannya taman dekat rumah kita lebih bagus? " tanyaku


"Ray lebih suka disini ma, soalnya sepi gak terlalu bising jadi enak buat nenangin diri" jelasnya dengan memainkan Laptop yang ia bawa kemana mana itu


Apa dia bilang? Nenangin diri? Bocah kayak dia emang punya beban apa sih? Jadi penasaran


Gerutuku dalam hati


"Walaupun Ray masih kecil, tapi kan bukan berarti Ray gak ada beban ma,,, ray itu mikirin masa depan Ray dan lagi kalau tempat kayak gini bagus cari inspirasi" jelasnya lagi se akan bisa membaca pikiranku


"Ya ampun sayang, kamu itu masih kecil kamu gak usah mikirin hal hal terlalu berat, mending kamu main aja deh sama anak kecil yang lain" pintaku


"Ini Ray lagi main ma" jelasnya lagi memperlihatkan deretan angka tak jelas di layar laptopnya yang membuatku mendengus kesal karena tak paham


"Oh iya ma, kemaren mama buatin Ray tabungan anak kan? " tanyanya tiba-tiba, tumben kemaren mamanya ini di marahi karena dia tidak mau punya tabungan anak


"Kenapa sayang? " tanyaku

__ADS_1


"Boleh minta nomer rekeningnya enggak? Itu atas nama ku dengan wali mama kan? " tanyanya lagi


"Iya Ray, buat apa nomer rekening? Tabungan kamu itu cuma bisa di isi gak bisa di ambil loh sebelum kamu usia 17 tahun" jelasku lagi


"Buat nabung ma, lagian Ray gak mau ambil uangnya koq"


Akupun memberikan nomer rekening tersebut pada Ray


"Ok selesai" serunya


"Apanya? " tanyaku bingung belum sempat ray menjawab tiba tiba muncul seseorang yang ku kenal


"Hi Ray" panggilnya


"Hi Om,, om kesini lagi? " tanyanya antusias, tumben sekali Ray langsung melontarkan pertanyaan untuk orang yang baru ia temui dua kali ini biasanya dia cuek walaupun sudah kenal berbulan bulan


"Lagi selesain sesuatu om, ya udah Ray mau main dulu ya" pamitnya dengan membawa laptopnya itu lagi


"Hi sa, aku duduk ya" pintanya


Gimana nih? Kalau mas devan tau aku ketemu Ardi bisa bisa cemburu lagi tapi kan ardi gak ada salah, ya udah lah


"Eh iya silahkan"


"Sa, koq kamu gak ke cafe hari ini? "


"Owh aku abis nemuin seseorang, makanya enggak kesana" jelasku


"Owh gitu, kamu biasanya tiap hari di cafe? "

__ADS_1


"Enggak sih, itu cafe mertua dan kebetulan mertua lagi ngurus yang di luar kota makanya aku bantu urus yang disini"


"Hm gitu, kamu suka bunga gak? " tanyanya tiba-tiba


"Bunga? " tanyaku mengulang


"Iyaa, bunga mawar"


"Suka, kenapa? " tanyaku bingung


Tiba-tiba.....


.


.


.


**Tiba-tiba aja lah pokoknya


Yang gak sabar devan jadi bucin siapa nih?


Biar gak sandya aja yg bucin


Iya kaaan


Jangan lupa likenya ya supaya makin semangat nulisnya maaf banyak tipo karena ngetik pakek Hp ini jadi harap maklum yaa


Makasih sudah mampir**

__ADS_1


__ADS_2