Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 24


__ADS_3

Jangan lupa like nya ya


22.05


" sa, bisa kita ketemu? "


22.31


"Besok aku jemput ya? "


23.01


" habis asar aku jemput kamu ya, enggak jauh koq cuma ke pantai double six"


Membaca pesan itu membuatku mengerutkan kening, apa coba maksudnya


Dia ngajak ketemu tapi koq maksa


" enggak bisa kak, maaf "


Belum sempat aku menyimpan Hpku


Ku dengar notif chat berbunyi


"Mau lah sa, pokoknya aku jemput kamu ke kostn nanti. Aku tungguin kamu pokoknya di depan kost"


Aku benar-benar kesal di buatnya.


Rencana di hari liburku yang kedua ini adalah..


Aku tidak punya rencana


Aku hanya ingin menghabiskan waktu di kostn sambil nonton tv, kulihat perutku yang semakin membuncit karna selalu tidur setelah makan.

__ADS_1


Biarlah aku tidak peduli yang penting hati senang.


Ku ambil telefon dan ku sambungkan video call pada adikku, sudah lama aku tidak video call biasanya hanya menelfon biasa.


Kulihat adikku yang semakin besar dan nenekku yang semakin terlihat keriput di wajahnya.


Rasanya ingin sekali pulang karna begitu rindunya aku pada mereka, tapi biaya tiket pesawat tidaklah murah belum lagi biaya tranportasi di perjalanan. Aku pernah memperhitungkan segalanya dari biaya makan dan lain-lain dan aku harus merogoh kocek sekitar 3jt an dan itu hanya untuk biaya tranportasi di jalan.


Huuffttt


Ku buang kasar nafasku setelah panggilan video itu berakhir.


***


Tok tok tok


Aya yang saat itu sedang ingin ke kamar mandi langsung membalik tubuhnya menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.


Ku dengar samar-samar aya berbicara dengan tamu tersebut dan setelahnya ia menutup pintu kembali.


" siapa? "


" kalau gak salah orang imigrasi deh, soalnya kalau gak salah lagi aku pernah liat dia di inter "


Sontak penuturan aya membuatku kaget dan langsung menuju pintu untuk memastikan


"Loh kakak beneran kesini? " tanyaku meyakinkan


"Iyaa, kan aku udah infoin kamu. Koq kamu belum siap sih? Sana cepetan siap-siap "


Dengan tanganya mendorongku masuk ke kamar kost dan menutup kembali pintunya.


Aku masih mematung di balik pintu hingga kembali terdengar suara kak refan.

__ADS_1


" saa buruan jangan lama-lamaa" teriaknya dari luar


Aku langsung bersiap-siap untuk pergi bahkan aku gak sempet untuk mandi


" sa, kamu jadian sama dia? " tanya aya


" haahh? Enggak lah. Kenapa emang ay? "


" ya enggak papa, cuma kamu tau kan rumor orang imigrasi itu apa? "


" iyaa mereka sombong, genit, tua, atau playboy" tuturku pada aya


" ya udah ay aku pergi ya" pamitku


"Hm ya udah, hati-hati kamu"


Aku segera keluar menemui kak refan yang sedang duduk di motornya.


Tak butuh waktu lama motor sudah terparkir di area pantai, aku hanya mengikuti kak refan dari belakang.


" mau duduk dimana? " tanyanya yang tiba-tiba berhenti dan berbalik ke arahku


" terserah kakak aja lah, tapi bukannya full ya? " sambil mataku melirik ke penjuru arah



" ada koq ayoo" ajaknya padaku


Kami hanya duduk dan mengobrol se adanya di temani es kelapa muda.


Banyak hal yang kak refan ceritakan padaku mengenai dirinya seperti dia berasal dari bandung, tugas di bali baru satu tahun, dia rish dengan atasan yang selalu memerintah se enaknya dan masih banyak lagi.


Orang ini kayak cewek aja kalau udah cerita.

__ADS_1


Pikirku......


__ADS_2