Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 6


__ADS_3

Dan hari yang di janjikan pun tiba, aku terpaksa menerima ajakan mas andre karena merasa tidak enak hati melihat mas andre yang terus menerus membujukku.


MBG ( mall bali galery)


Disini kami sekarang sedang menikmati ice cream cone dan sesekali melihat orang berlalu lalang, kami duduk tanpa ada perbincangan


"Sa kayaknya filmnya udah mau mulai, kita langsung kesana aja ya" pinta mas andre


"Film? Bukannya mas mau belanja? Terus kapan beli tiketnya? " tanyaku Dengan wajah bingung


"Iya belanjanya entar aja ini kan masih siang, udah gak usah tanya-tanya lagi ayoo"


Aku hanya mengekori mas andre menuju bioskop dan jaraknya bisa dibilang lumayan membingungkan karna kami harus berjalan ke bagian belakang mall


Selama film berlangsung aku hanya diam saja, aku sengaja tidak membeli minum atau popcorn karna moodku sudah tidak baik begitu aku memasuki area bioskop.


Kesal, tepatnya perasaan itu yang aku rasakan bagaimana bisa mas andre mengajakku menonton film tanpa menanyakan pendapatku dan ternyata mas andre sudah memegang tiketnya.


*****


mas andre terus mendorong trolly kosong itu dan aku hanya mengikutinya seperti anak kecil yang ikut belanja orang tuanya, seketika mas andre membalikkan tubuhnya mendahadap padaku


"Kamu suka ngemil kan sa? "


"Emm iya mas"

__ADS_1


"Ya udah ayo..... "


Tanpa bertanya aku kembali mengikutinya


Kulihat dia banyak memasukka snack, coklat, dan makanan-makanan lainnya ke dalam keranjang. Setelah hampir penuh mas andre kembali mendorong trolly menuju area buah-buahan.


Dengan sedikit melirikku dia kembali bertanya


"Sa, kamu suka buah apa? "


"Buah naga"


"Tolong pilihin aku buah naga ya"


Akupun beranjak tanpa berniat bertanya, karena aku tidak tau seberapa banyak yang di inginkan mas andre aku hanya mengambil sekitar 5 buah dan menimbangnya.


Selesai belanja mas andre memintaku untuk menyimpan barang-barang belanjaannya di kostku terlebih dahulu, karena dia ingin mengajakku makan malam terlebih dahulu


Aku hanya mengiyakan tanpa bertanya lebih.


****


Pantai kuta


Kulirik jam di pergelangan tanganku menunjukkan sederet angka 20.59

__ADS_1


Seteleh selesai makan malam mas andre mengajakku menikmati desiran ombak di sini.


Suara ombak yang menyapu pantai begitu indah di dengar, kami hanya mengobrol sesekali melihat ke langit yang gelap tanpa bintang. Selama aku di tinggal disini, hampir tidak pernah rasanya aku melihat bintang.


Kami mengobrol tentang banyak hal, dari pertama kali bertemu sampai perjalanan masing-masing yang kami lalui sebelum akhirnya bertemu di kota ini.


Sesekali kami bernyanyi sambil menikmati suara ombak dan tiupan angin yang menerpa tubuh kami.


Aku tersentak begitu melihat jam di layar ponselku, aku membandingkan dengan jam di pergelangan tanganku. Benaar sekarang sudah larut, jam itu menunjukkan pukul 23.22


Aku buru-buru meminta mas andre untuk mengantarku pulang.


" entah kenapa aku merasa tenang disini, lain kali aku harus mengajak aya kesini" ucapku dalam hati


*****


" mas tunggu bentar ya, aku ambil barang-barangnya dulu" ucapku sambil turun dari motor maticnya


" enggak usah sa, itu belanjaan buat kamu koq"


"Haa? " alisku hampir menyatu dan mulutku masih menganga


"Iya itu semua buat kamu, aku sebenernya udah belanja sendiri buat keperluan aku kemaren. Aku sengaja ngajak kamu dengan alasan belanja supaya kamu mau keluar sama aku " ucapnya sambil tersenyum padaku


"Haaa? " lagi-lagi aku hanya menganga

__ADS_1


Mas andre hanya mengelus rambutku dan pergi meninggalkan area kostnku


Lanjut besok ya geys...........


__ADS_2