Adakah Sedikit Cinta Untukku

Adakah Sedikit Cinta Untukku
Episode 109


__ADS_3

"Kamu istirahat aja, ray mau sama papa kan? Paa,,, paa,,, ayo sayang bilang paaaapaa"


Perintahnya namun respon ray malah membuatnya cemberut


Maaaa,,, maa


Maaa,, maaa


Celoteh ray di depan mas devan


"Pokoknya kamu harus deket terus sama papa ya, ayo sayang bilang paaapaa"


Ternyata mas devan cemburu??


Ya Tuhaan mas devan ini ada ada aja


Aku langsung meninggalkan ruang **** ray dan memutuskan untuk mandi sholat dan menyiapkan sarapan


***


Setelah selesai menyiapkan sarapan akupun memanggil mas devan dan mama untuk sarapan bersama, suasana sarapan pagi ini begitu hangat


“Sayang kamu udah hubungi teman teman kamu? “ tanya mas devan yang masih mengunyah makanan


“Hm udah mas, mereka libur 2 hari lagi”


“Loh emang mau kemana sayang? “Kini mama yang bertanya padaku


“Dya mau ketemu temen temen ma kangen”

__ADS_1


“Owh, mama sudah selesai sarapan mama main sama Ray dulu ya”


Mama langsung pergi menuju ruang keluarga karena memang Ray di bawa kesana oleh asisten rumah tangga mama yang belum tau siapa namanya hihi


“mas udah siapin kan buat acaranya? “ tanyaku


“Udah koq, kamu mau acara gimana? “ balik tanya mas devan


“ya yang biasa aja, kan Cuma acara makan makan sayang”


“tenang aja, semua udah di urus Rio koq”


“rio disini? “ tanyaku bingung


“enggak, dia di jakarta”


Huft mas devan ini memang yaaa,, mungkin dia gak bisa hidup tanpa adanya Rio sang asisten serba bisa itu


***


“sayang ini pakek” perintah mas devan menyerahkan sebuah kotak padaku


“Apa ini? “ tanyaku dengan membolak balik kotak tersebut


“Udah buka aja terus pakek ya, dandan yang cantik”


Aku pun berlenggang masuk ke kamar mandi dan membuka kotak yang mas devan berikan tadi


Gaun? Bagus banget, tapi buat apa? Kan Cuma acara makan makan biasa, sudahlah dari pada mas devan ngambek mendingan pakek aja lah

__ADS_1


Aku pun memakai baju pemberian mas devan tersebut


, aku terus memperhatikan penampilanku di depan cermin kamar mandi


Dress tanpa lengan berwarna cream itu sangat pas di tubuhku


Aku keluar dari kamar mandi dan tidak menemukan keberadaan mas devan, setelah mengoleskan bedak tipis di wajah akupun menuju ruang keluarga untuk mencari mas devan dan Ray tapi mereka juga tidak ada disana


"Nyonya maaf, tuan menunggu nyonya di mobil" ucap bi ida yang baru keluar dari dapur


"Iya makasih bi,, oh iya mama mana? "


"Nyonya tadi keluar pagi pagi katanya ada kerjaan"


"Makasih bi" ucapku pada ART mama itu yang berasal dari banyuwangi


Setelah sampai di ambang pintu ku lihat mas devan sedang menggendong jagoan kecilku, mereka memakai pakaian senada jas hitam dan dasi kupu-kupu


Uuuh lucu banget anakku


Pujiku dalam hati


Sesaat kemudian pandanganku dan mas devan bertemu, entah kenapa rasanya hatiku seperti deg deg an mendapat tatapan seperti itu, ku coba menetralkan perasaan yang entah sudah tak karuan, ku berikan senyuman termanis untuk mas devan dan bayi imutku itu seraya menghampiri mereka



"Maas,,, maaas" panggilku dengan melambaikan tangan di depan wajah mas devan melihat tidak ada respon ku pegang lengan mas devan hingga ia sedikit tersentak


"Eh,, eh iya,, kenapa? " ucapnya gagap

__ADS_1


"Mas kenapa sih melamun gitu? " tanyaku


"Enggak sayang, aku kaget aja liat bidadari di depanku ini" gombalnya padaku dengan melingkarkan tangan yang satu lagi di pinggangku sedangkan tangan yang lain menggendong Ray


__ADS_2