
"Sayang" panggil mas devan
"Hm kenapa mas? " tanyaku tanpa mengalihkan pandangan dari acara televisi
"Gimana kalau kita jalan jalan? " tanyanya
"Kemana? "
"Luar negri mungkin? " usul mas devan
"Enggak deh,, kalau dalam negri aku mau " jawabku
"Sayang, kenapa kamu gak pernah mau kalau aku ajak jalan jalan ke luar negeri? " tanya mas devan yang sudah tidur di pangkuanku
"Hmm enggak tau mas,, aku tuh pengennya jalan jalan di indonesia, kan banyak tempat bagus yang belum kita datengin" jelasku
"Tapi bukannya seru jalan jalan ke luar negeri? Kamu juga bisa post foto foto di tempat tempat bagus di negara negara berbeda"
"Hm iya mas, tapi aku tuh pengen tau aja tempat tempat wisata di indonesia, dari pada kita keluar negeri mending mengenal wisata di negara sendiri dulu.. Masih banyak tempat wisata yang belum kita kunjungi kan? " ucapku mengelus lembut rambut mas devan yang masih setia tidur di pangkuanku
"Iya deh sayang"
***
Hari ini mas devan bekerja seperti biasa sedangkan Ray pulang lebih awal dari sekolah sehingga aku berencana mengajak ray, angelo, monic dan adel untuk jalan jalan
__ADS_1
"Halo monic" panggilku begitu panggilan telefon tersebut tersambung
"Iya sa, kenapa? "
"Bosen nih di rumah, gimana kalau kita bawa anak anak jalan? " saranku
"Hmm kemana tapi? "
"Aku juga gak tau, kamu kesini aja deh dulu entar kita pikirin bareng"
"Ya udah bentar ya, tunggu aku"
"iyaaaa" segera ku matikan sambungan telefon tersebut
Sekitar tiga puluh menit monic datang membawa adel dan berbagai kresek tentengan penuh
"Makanan, cemilan, macem macem lah"
"Buat apa? "
"Piknik, kita pergi piknik aja pasti seru"
"Oh iyaaa,,, di kompleks kan ada taman baru tuh kita kesana aja" usulku yang langsung di iyakan oleh monic
Aku dan monic mengajak anak anak untuk bermain di taman, para ibu siap menyiapkan makanan yang sudah di bawa dari rumah sedangkan anak anak sudah sibuk bermain
__ADS_1
kalau Ray jangan di tanya, dia sedang sibuk membaca buku di salah satu kursi taman yang sepi
Itupun karena ku paksa untuk ikut karena awalnya Ray menolak untuk pergi bersama ke taman, kami juga membawa dua asisten rumah tangga karena takutnya kewalahan mengurus anak anak di tempat terbuka seperti ini
"Angelo, adell, jangan main jauh jauh" teriakku melengking seperti sedang di hutan
"Suara cempreng mu itu sa,,, gak bisa apa di ganti" ledek monic
"Ya elah, kalau bisa udah tak ganti suaraku biar merdu kayak judika" jawabku cuek
"Judika kan cowok,, suaramu entar berubah jadi cowok dong hahahaha" gelak monic menggelegar
"Halah kamu nic,,, kamu bilang suaraku cempreng, nah itu ketawamu udah kayak gledek hahah"
Hiks hiks hiks
Terdengar samar suara tangisan angelo yang membuatku langsung menoleh, benar saja angelo sudah di gendong bi ila (ART junior di rumah)
"Loh angelo kenapa bi" panikku yang segera berdiri mengambil alih angelo dari gendongan bi ila
"Tuan muda jatuh nyonya, tadi hampir ketabrak mobil disana" tunjuknya
"Bibi gimana sih, koq di kasih main jauh jauh" omelku
"Maaf nyonya, tadi tuan muda lari jadi bibi kejar "
__ADS_1
"Maaf maaf mbak, saya tadi gak liat anaknya yang tiba tiba mau nyebrang" ucap suara laki laki dari sebelahku berdiri, segera ku alihkan pandanganku karena merasa tidak asing dengan suaranya
"Sandya? "