
" sa kamu istirahat aja dulu"
"Hmm makasih ra, eh iya entar sore temenin aku ke pantai bisa? "
"Boleh, pantai mana? " dengan masih sibuk dengan Hp nya
"Kuta aja, aku lagi pengen makan burger disana"
"Ok, eh kamu mau eskrim enggak? Aku mau keluar beli es krim"
"Boleh, tapi aku pengen yang rasa strawbery ya"
"Koq tumben, bukannya biasanya kamu enggak suka eskrim rasa strawbery"
"Em gak tau juga tapi pengen aja makan itu"
"Ya udah aku pergi ya kamu tidur aja dulu"
Aku hanya mengangguk menanggapinya, kembali ku raih Hp di dalam tas untuk sekedar bermain game menghilangkan stress
Drrtt drrrttt
Siapa yang telefon? Nomer tidak di kenal
Angkat enggak ya?
Bodo ah biarin aja
Ku biarkan saja telefon itu mati dengan sendirinya, ku alihkan perhatianku pada kartun di TV yang terletak di kamar indira
__ADS_1
Drrrtttt Drrttt
Kak Danisha calling
"Iya halo kak"
"Sa, gimana kabar kamu? Baik kan? Sekarang dimana? "
" dya baik koq kak, ini lagi istirahat"
" iya kamu harus jaga kesehatan ya, jangan banyak pikiran terus rajin makan makanan yang bergizi supaya ponakan aku tumbuh sehat"
" kakak tau aku hamil? "
"Iya, tadi kakak hubungi mama. Kakak cerita soal kamu dan devan terus mama langsung ke rumah devan dan mama langsung nampar devan bahkan mama ancam devan tadi"
" ancam gimana kak? "
"Hmm kak, dya istirahat dulu ya? Dya capek"
Alasanku pada kak danisha
"Iya maaf ya sa, kakak ganggu kamu cepet istirahat bye"
Segera ku tutup panggilan telefon tersebut
Apa mas devan tadi nelfon dan nyariin aku karena takut sama mama? Bukan karena dia khawatir atau takut kehilangan aku?
Sandyaaa sandya, apa lagi sih yang masih kamu harapin dari mas devan? Udah tau dia gak pernah cinta sama kamu dan kamu malah mengharap dia akan mencarimu karena keinginannya sendiri? Huuuh
__ADS_1
Naak, maafin mama ya kalau mama enggak bisa kasih kamu keluarga yang utuh
Ucapku dengan mengelus perutku
Tidak mau terlalu larut aku memilih keluar dari kamar dan langsung bertemu indira yang hendak menghampiriku dengan membawa tentengan kresek penuh dengan eskrim
"Banyak banget ra kamu beli eskrim, buat ibu bapak juga ta? "
"Enggak"
"Lah terus? Kamu beli segini banyak buat apa? " tanyaku bingung sambil melihat isi kresek
"Buat ponakan aku"
"Haaah? "
"Iya buat ponakan aku di dalam kandungan kamu itu" tunjuknya pada perutku
"Ya ampun raaa,, kamu mau buat aku sakit perut dengan eskrim sebanyak ini? Aku enggak boleh banyak banyak juga kali makannya" jelasku dengab tertawa
"Iya ya? Ya udah aku bagi bagi aja deh sama indra"
"Iyaa, makasih ya. Oh iya ini berapa semua? "
"Enggak usah, itu duit bapak koq, hahahaha"
Indira pergi meninggalkan ku dengan masih tertawa sedangkan aku hanya menggelengkan kepala dengan tingkah indira
Akhirnya ku bagi eskrim eskrim itu kepada bapak ibu indra dan anak kostn yang ngekost di tempat bapak
__ADS_1
Ya memang di belakang rumah bapak ada sekitar 10 kostn yang kebanyakan di isi oleh orang-orang yang sudah bekerja dan anak anak kuliah