
"Iya cintaku,, kenapa? " tanyanya kembali yang membuatku kesal
"Mas istirahat aja di sana" tunjukku pada bed di sebelah Angelo tidur,, tempat tidur yang memang di sediakan untuk keluarga pasien
"Ya udah iya mas istirahat, kamu jangan capek capek ya,,, kalau kamu ngantuk langsung tidur aja di sebelah mas" ucapnya dengan mengedipkan sebelah mata
"Iya ya udah buruan tidur" pintaku dan mas devan pun berjalan ke arah kasur
Setelah mas devan tidur beberapa menit, joko datang membawa dua rantang berisi makan siang untukku dan mas devan
"Makasih ya joko, oh iya tolong sekalian bawa baju kotor ini pulang ya"
"Iya nyonya, saya permisi" pamitnya
Melihat mas devan yang sedang tidur nyanyak membuatku tidak tega untuk membangunkannya
"Maa" panggilnya
"Iya nak, kenapa? " tanyaku
"Ndelo mau pulaang" ucapnya yang ku balas senyuman lembut
"Sayang, kamu harus sehat dulu baru boleh pulang yaa, kakak juga pasti di rumah nungguin Angelo pulang" jelasku lembut dan Angelo hanya mengangguk
"Oh iya mama lupa, kemarin Angelo makan apa aja sayang? " tanyaku dan Angelo terlihat berpikir sejenak
"Ndelo makan ayam, yoti, nashhii,tayul, telul, teyuus emmmm ndelo di kaci cucu cama del" jelasnya panjang lebar
"Susu? " tanyaku bingung
__ADS_1
"Cucu dalem botak ma" jelasnya pede
"KOTAK sayang bukan Botak" ucapku membenarkan
"Iya BOTAK" ulangnya namun tetap salah
"ya sudah iya"
Aku menghubungi monic untuk menanyakan soal susu yang kemarin adel berikan pada Angelo, dan benar saja ternyata itu susu kedelai
"Sa, kamu koq gak kasih kabar dari kemarin? " tanyanya padaku
"Maaf ya nic,, soalnya kemaren udah gak sempet mikir apa apa lagi" jelasku
"ya udah, gimana keadaan Angelo sekarang? " tanya monic kembali
"Angelo udah sehat aunty, del mana? " tanyanya semangat
"Iya aunty"
"Pinteeer"
"Monic kapan dateng? " tanya mas devan yang baru bangun tidur
"Baru aja van"
"Sayang cuci muka terus makan dulu, biar aku siapin" Ucapku pada mas devan
"Sa aku pulang dulu ya, kasian adel di rumahmu sendirian"
__ADS_1
"Iya, makasih ya nic"
"Sama sama" jawabnya di ambang pintu
"Sayang mau makan pakek lauk apa? " tanyaku pada mas devan yang baru keluar dari kamar mandi
"Hm apa aja lah sayang, gak nafsu soalnya"
Aku pun mengambilkan mas devan nasi, capcay, dan ayam goreng
"Ini makan dulu" ucapku menyajikan nasi lengkap dengan lauk di atas piring
"Suapin" manjanya padaku namun karena tidak mau terlalu ambil pusing akhirnya aku pun mengambil piring yang tadi ku hidangkan dan segera ku suapi mas devan
"Papa jadi anak bayi" celetuk Angelo yang dari tadi memperhatikan kami
Aku hanya tertawa mengejek kepada mas devan sedangkan orang yang di ejek malah senyum jahil dan langsung memelukku
"Mama kan punya papa jadi bebas dong" balasnya pada Angelo
"Mama unya ndelo ama tak lay" protesnya
"Ih kata siapa?? Mama itu punya papa, Angelo sama kak Ray cuma pinjam jadi nanti harus balikin mama ke papa" balasnya seperti anak kecil tak mau kalah
"Mama unya ndeloooo,,, mama unya ndeloo" teriaknya dengan menangis membuatku memukul lengan mas devan yang melingkar di perutku
.
.
__ADS_1
.
Jangan Lupa like nya