
"Ray, kamu harus jaga mama kalau papa lagi kerja" pinta mas devan
"Iya pa, Ray janji pa"
"Bi inah, tolong pindah barang barang saya dan nyonya ke kamar bawah" perintah mas devan
"Baik tuan"
"Sayang, kamu istirahat aja ya atau kamu mau sesuatu? Kamu bilang aja ke mama kalau suami kamu gak bisa nurutin kemauan mu" ucap mama melirik mas devan
"Mama koq ngomong gitu? " tanya mas devan memelas
"Enggak ada ma,, dya gak butuh apa apa koq, oh iya mama menginap disini saja" pintaku
"Mama memang niat nya begitu sayang"
"Bi tolong siapkan kamar mama ya" pintaku dan kini bi siti yang mengiyakan
Setelah puas mengobrol kami makan malam bersama dan kembali mengobrol di ruang keluarga membahas tentang tadi siang mengenai jessica
"Sayang maaf ya soal tadi siang" ucap mas devan seraya merangkulku yang duduk di sampingnya
"Hm iya mas" ucapku lembut
"Devan, mama gak mau denger lagi kamu meninggikan suaramu pad istrimu dan jangan pernah coba coba mengulanginya" tegas mama
"Iya ma, devan minta maaf"
"Sayang ini sudah malam, kalian sebaiknya istirahat" pinta mama
"Iya ma, kalau gitu kami ke kamar dulu ya,,, mama juga istirahat jangan kemaleman" ucapku
"Iya sayang, good night"
__ADS_1
"Good night ma" ucapku dan mas devan bersamaan
***
Ku coba membuka mata perlahan karena suara berisik yang ku dengar
"Mas,,, " panggilku
"Sayang koq udah bangun? Tidur aja lagi kalau masih ngantuk" pinta mas devan yang sudah duduk di sampingku seraya mengelus lembut rambutku
"Emm,,, gak ngantuk lagi koq" ucapku yang sudah duduk
"Hm ya udah sekarang kamu mau apa? Mau mandi? " tanyanya padaku
"Enggak, aku gak mau mandi"
"Lalu? "
"Gak mau mandi dulu? "
"Enggak, aku cuci muka sama gosok gigi aja mas" ucapku dan berlalu meninggalkan mas devan yang masih duduk di tempat tidur
Setelah selesai sarapan aku pergi ke ruang keluarga, duduk menonton tv dengan cemilan di tangan sedangkan mas devan sudah berangkat kerja
"Sayang" sapa mama yang ikut duduk di sofa yang sama
"Iya kenapa ma? "
"mama harus pulang, soalnya ada masalah di cabang bandung jadi mama harus kesana" ucapnya
"Asisten mama? " tanyaku kembali
"Dia sedang mengurus yang di malang sayang" jelasnya
__ADS_1
"Hm baiklah, hati hati maa,,, maaf dya gak bisa nganterin" ucapku
"Iya sayang, kamu harus jaga kesehatan dan keselamatan" pinta mama
"Baik ma, terimakasih"
Setelah kepergian mama aku hanya menonton tv di temani Ray yang sibuk dengan laptopnya sendiri
"Oh sayang, mama mau ke kantor papa" ucapku pada ray
"Untuk apa ma? "
"Gak tau, mama cuma ingin pergi kesana,,,,, jokoo" teriakku
"Iya nyonya, ada apa? " tanya joko yang berlari dari pintu depan
"Antar saya ke kantor tuan" ucapku dan berlalu menuju pintu keluar
"Tapi nyonya? " ucapnya terhenti memperhatikan penampilanku yang memang aneh,, baju tidur berwarna biru polkadot dan rambut yang hanya di cepol simple
"kenapa? " tanyaku
"Eh tidak ada nyonya, mari saya antar" ucapnya
"Loh Ray mau kemana? " tanyaku karena tanpa sadar ia sudah mengekor di belakangku
"Ray mau ikut mama ke kantor papa" ucapnya polos
"Kamu disini saja sayang, tidak perlu ikut mama" pintaku
"Hm baiklah,, paman joko tolong jaga mama"
"Baik tuan muda"
__ADS_1